Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Lahan Pekarangan di Desa Gunungsari Kabuapten Lombok Barat
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i1.14720Diterbitkan:
2026-03-07Unduhan
Abstrak
Gunungsari Village, West Lombok Regency, possesses significant agricultural potential; however, household yard utilization remains suboptimal. This community service program aimed to enhance community capacity through training and mentoring in vegetable, mushroom, and catfish cultivation based on household yard optimization. The program applied an andragogical and participatory approach emphasizing 85% practical activities. Results indicate improved knowledge and technical skills in vertical farming, hydroponics, aquaponics, and small-scale catfish cultivation. The program strengthened household food security, reduced food expenditure, and created additional income opportunities. The integrated yard-based cultivation model demonstrates strong potential for sustainability and replication in similar rural contexts.
Kata Kunci:
Cultivation empowerment food security YardReferensi
Food and Agriculture Organization. (2018). Building resilience for food security and nutrition. FAO.
Food and Agriculture Organization. (2019). The state of food security and nutrition in the world 2019: Safeguarding against economic slowdowns and downturns. FAO.
Food and Agriculture Organization. (2020). The state of world fisheries and aquaculture 2020: Sustainability in action. FAO.
Food and Agriculture Organization. (2021). Transforming food systems for food security, improved nutrition and affordable healthy diets for all. FAO.
Goddek, S., Joyce, A., Kotzen, B., & Burnell, G. M. (Eds.). (2019). Aquaponics food production systems: Combined aquaculture and hydroponic production technologies for the future. Springer.
Herforth, A., Bai, Y., Venkat, A., Mahrt, K., Ebel, A., & Masters, W. A. (2020). Cost and affordability of healthy diets across and within countries. The Lancet Global Health, 8(1), e59–e69. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(19)30447-4
Hidayat, R., Nugroho, E., & Latif, M. (2020). Peningkatan keterampilan budidaya ikan lele melalui pelatihan berbasis praktik lapangan. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 4(2), 85–92.
Isman, M. B. (2020). Botanical insecticides in the twenty-first century—Fulfilling their promise? Annual Review of Entomology, 65, 233–249. https://doi.org/10.1146/annurev-ento-011019-025010
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Kurniawan, A., & Lestari, S. (2022). Manajemen usaha agribisnis skala rumah tangga berbasis pekarangan. Jurnal Agribisnis dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 45–53.
Pretty, J., & Bharucha, Z. P. (2015). Integrated pest management for sustainable intensification of agriculture in Asia and Africa. Insects, 6(1), 152–182. https://doi.org/10.3390/insects6010152
Putri, D. A., & Wulandari, R. (2019). Efektivitas sistem vertikultur dalam optimalisasi lahan pekarangan. Jurnal Hortikultura Tropika, 3(2), 101–108.
Reganold, J. P., & Wachter, J. M. (2016). Organic agriculture in the twenty-first century. Nature Plants, 2, 15221. https://doi.org/10.1038/nplants.2015.221
Suryani, N., Prasetyo, A., & Rahmawati, D. (2021). Efektivitas pelatihan partisipatif dalam peningkatan kompetensi budidaya sayuran. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 120–129.
UNESCO. (2016). Strategy for technical and vocational education and training (TVET) 2016–2021. UNESCO.
World Bank. (2020). Reversals of fortune: Poverty and shared prosperity 2020. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1602-4
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Yamin, Khairuddin, I Wayan Mertha, Andra Ade Riyanto, Ade Andriyan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


