Pemberdayaan UMKM Rengginang Kangkung di Kelurahan Panjisari
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.14984Diterbitkan:
2026-06-05Unduhan
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Salah satu bentuk inovasi UMKM di sektor pangan adalah pengembangan rengginang kangkung, yaitu camilan tradisional berbahan dasar beras ketan yang dipadukan dengan sayur kangkung. Artikel ini membahas secara komprehensif UMKM rengginang kangkung mulai dari latar belakang, proses produksi, analisis usaha, strategi pemasaran, hingga peluang dan tantangan pengembangannya. Artikel ini membahas secara komprehensif UMKM rengginang kangkung dengan mengkaji latar belakang pengembangan usaha, proses produksi yang masih bersifat tradisional, serta analisis usaha yang mencakup aspek biaya produksi dan potensi keuntungan. Selain itu, penelitian ini juga menguraikan strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM, baik melalui pemasaran konvensional maupun pemanfaatan media digital. Di samping peluang usaha yang cukup besar, pengembangan UMKM rengginang kangkung juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, ketergantungan pada kondisi cuaca dalam proses pengeringan, serta persaingan dengan produk sejenis. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan usaha dan inovasi yang berkelanjutan agar UMKM rengginang kangkung dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi terhadap perekonomian Masyarakat
Kata Kunci:
Rengginang kangkung UMKM inovasiReferensi
Astawan, M. (2019). Pangan fungsional untuk kesehatan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Badan Ketahanan Pangan. (2020). Diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Departemen Pertanian. (2018). Pengolahan hasil pertanian dan pengembangan produk pangan lokal. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian.
Hariyadi, P. (2017). Teknologi pangan: Prinsip dasar dan aplikasinya. Bogor: IPB Press.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2021). Pengembangan produk unggulan desa. Jakarta: Kemendes PDTT.
Winarno, F. G. (2008). Kimia pangan dan gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Yuliarti, N. (2016). Pangan sehat dan fungsional. Yogyakarta: Andi Offset.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman penyelenggaraan desa dan kelurahan sehat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2020). Strategi pengembangan UMKM dalam mendukung perekonomian nasional. Jakarta: Kemenkop UKM RI.
Putra, R. E., & Nugroho, S. (2017). Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis UMKM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, kendala, dan tantangan. Jakarta: LP3ES.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
World Health Organization. (2017). Healthy villages and communities: A framework for action. Geneva: World Health Organization.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hasyim, Rohani, I Dewa Made Alit Karyawan, I Dewa Gede Jaya Negara, I Wayan Yasa, Humairo Saidah, Dewandha Mas Agastya, I Wayan Suteja, Fera Fitri Salsabila, IAO Suwati Sideman, Ratna Yuniarti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


