Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Desa Koto Benai Kabupaten Kuantan Singingi
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15028Diterbitkan:
2026-05-05Unduhan
Abstrak
Desa Koto Benai yang sudah memiliki banyak potensi dan peluang untuk dikembangkan. Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan agar masyarakat Desa Koto Benai dapat mengembangkan produk lokal yang ada di desa ini agar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke desa tersebut Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian berdasarkan masalah prioritas mitra maka akan dilaksanakan kegiatan berupa: Survey, Pelatihan, dan Pendampingan Pelaksanaan Program Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Produk lokal di Desa Koto Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan metode ceramah dan praktek langsung. Alat ukur ketercapaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah minimal 50% peserta pelatihan mengalami peningkatan pemahanan mengenai manfaatnya dalam pengembangan produk lokal yang diukur melalui pre test dan post tes diberikan sebelum dan setelah pemberian materi. Berdasarkan hasil kegiatan ini masyarakat Desa Koto Benai dapat mengambangkan potensi-potensi melalui produk olahan lokal daerah yang dimilki dengan mengemas seluruh produk-produk melalui kemasan-kemasan yang menarik. Serta masyarakat dapat meningkatkan nilai jual terhadap produk yang telah dihasilkan.
Kata Kunci:
Daya tarik Ekonomi kreatif Kemasan Nilai tambah WisatawanReferensi
Endah, K. 2020. Menggali potensi desa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1): 1–10.
Kurniawan, R. 2021. Pemberdayaan masyarakat berbasis industri kreatif melalui pengolahan bahan pangan lokal. https://journal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/viewFile/44589/16616, diakses tanggal 26 April 2024.
Sari, R. 2020. Pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif berbasis potensi lokal di Desa Kediri Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Sifa, M. A., Ummah, A. E. N., dan Amalia, A. 2022. Pemberdayaan masyarakat melalui pengemasan dan pemasaran produk lokal (Jambu Mete dan Kawis) Desa Sembungin Kecamatan Bancar. Jurnal ADIMAS, 2(2): 1–11.
Sumiarsih, E., Kausar, K., dan Eddiwan, E. 2021. Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan potensi desa menuju daerah wisata mandiri di Desa Koto Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, 3: 316–323.
Zen, Z. H., Satriardi, S., Dermawan, D., Anggraini, D. A., Meirizha, S. N., dan Yul, F. A. 2017. Pelatihan desain kemasan produk UMKM di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Jurnal Pengabdian untuk Mu Negeri, 1(2): 12–15.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eni Sumiarsih, Adriman, Isma Mulyani, Ika Fitria Hasibuan, Syahnan Aly Lubis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


