Teh Herbal Celup ‘SerJa’ Produk Inovatif Peningkat Imunitas di Desa Sei Balai Kabupaten Batu Bara
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15228Diterbitkan:
2026-06-15Unduhan
Abstrak
Minuman teh herbal terbuat dari bahan-bahan alami yang baik untuk kesehatan tubuh. Biasanya, teh herbal terbuat dari rempah-rempah atau bagian tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, atau umbi. Dipercaya memiliki manfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, berkat senyawa aktif yang ada di dalam tanaman herbal. Salah satu cara baru untuk menggunakan bahan alami ini adalah dengan membuat teh herbal standar, yaitu dalam bentuk teh celup. Dipilih karena lebih praktis, higienis, dan mudah dikonsumsi oleh umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat teh celup SerJa terhadap kesehatan dan peranannya dalam meningkatkan imunitas tubuh komunitas sekitar. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan partisipatif dan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan. Masyarakat Desa Sei Balai, khususnya ibu-ibu PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga), terlibat dalam penelitian ini. Konsumsi teh celup herbal SerJa dan edukasi tentang manfaatnya merupakan variabel independen dalam penelitian ini. Pengetahuan masyarakat dan persepsi tentang peningkatan imunitas tubuh merupakan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan pembuatan teh herbal celup SerJa mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat dari kategori kurang menjadi baik, serta memberikan dampak positif berupa pemanfaatan potensi lokal jahe dan sereh sebagai minuman peningkat imunitas sekaligus peluang pemberdayaan ekonomi ibu-ibu PEKKA di Desa Sei Balai. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa teh herbal celup SerJa tidak hanya berperan sebagai minuman peningkat imunitas, tetapi juga mampu meningkatkan pengetahuan serta memberdayakan ibu-ibu PEKKA di Desa Sei Balai.
Kata Kunci:
Teh herbal, Sereh, Jahe, Teh celupReferensi
Aditya, S., Mulyani, E., Rahim, A. R., Widiharti, W., & Sukaris, S. (2024). Pembuatan Minuman Teh Herbal ”Jelang Tea” Sebagai Inspirasi Produk Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Kampung Siba Klasik Dan Sebagai Peningkat Immunitas Tubuh. DedikasiMU : Journal of Community Service, 6(1), 87. https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v6i1.7495
Ahnafani, M. N., Nasiroh, N., Aulia, N., Lestari, N. L. M., Ngongo, M., & Hakim, A. R. (2024). Jahe (Zingiber Officinale): Tinjauan Fitokimia, Farmakologi, Dan Toksikologi. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(10), 1992–1998. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i10.15945
Aini, D. M., Antari, G. Y., & Ratnasari, B. D. (2025). Nanopartikel Herbal: Keunggulan Jahe Dan Pegagan Untuk Sistem Imun. https://repository.nuansafajarcemerlang.com/publications/591591/nanopartikel-herbal-keunggulan-jahe-dan-pegagan-untuk-sistem-imun
Anita Anita, Rini Lidia Tamba, Shen Shen Panggabean, Eunike Shine Sitohang, Ramdazani Ramdazani, Nurhidayah Nurhidayah, Febrian Josua Panjaitan, Stevani Trio Saputra, Hasudungan Gultom, Rizal Soekarno Putra, Ario Senjaya, Rusmelia Rusmelia, Lefi Ayarai, Putri Putri, & Inul Gacici. (2024). Pemanfaatan Rebusan Serai dalam Pengobatan Tradisional untuk Nyeri Kaki di Posyandu Desa Manen Kaleka Tahun 2024. Calory Journal : Medical Laboratory Journal, 2(3), 95–103. https://doi.org/10.57213/caloryjournal.v2i3.366
Arief, I., Farmasi, A., Pontianak, Y., & Masykuroh, A. (2025). Sosialisasi tentang Manfaat Tanaman Herbal Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh di Kecamatan Sungai Kakap Desa Pal IX Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. June 2024.
Fauziah, Nur, R., & Indah Kurniasih, K. (2025). Pelatihan Pembuatan Serbuk Poliherbal Kombinasi Rimpang Jahe, Kunyit Dan Serai Di Desa Windujaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 4 (2), 83–89.
Ita Fatkhur Romadhoni, Any Sutiadiningsih, Niken Purwidiani, Lilis Sulandari, & Ila Huda. (2023). Analisis Kualitas Teh Celup Herbal Sebagai Minuman Fungsional. JINGLER : Jurnal Teknik Pengolahan Pertanian, 1(2), 09–17. https://doi.org/10.59061/jingler.v1i2.539
Manullang, L. M., & Susanti, R. (2022). Nusantara Hasana Journal. Nusantara Hasana Journal, 2(2), 2–7. http://nusantarahasanajournal.com/index.php/nhj/article/download/392/258
Mariani, L., Faradilla, R. H. F., Rejeki, S., & ... (2024). Pelatihan Pengolahan Sereh Menjadi Teh Celup Dan Pepaya Menjadi Selai Serta Pengemasannya Di Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari Sulawesi …. Indonesian Journal …, 6, 16–20. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1818
Nurviana, V., & Ruswanto, R. (2022). Sosialisasi Herbal Sebagai Imunomodulator Melalui Media Sosial dalam Rangka KKN Prodi Farmasi Stikes Bakti Tunas Husada. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(4), 1107–1115. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i4.4896
Suhesti, I., Kustini, H., & Antari, E. D. (2021). Penggunaan Teh Serai Jahe Sebagai Penambah Daya Tahan Tubuh Menggunakan Daun Stevia Sebagai Pemanis Alami. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 325–330. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.1155
Syaputri, E. R., Selaras, G. H., & Farma, S. A. (2021). Manfaat Tanaman Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Obat obatan Tradisional (Traditional Medicine). Prosiding SEMNAS BIO 2021, 1, 579–586.
Wulandari, N., & Syahrul, S. (2022). Pembuatan Minuman Herbal Yang Berkhasiat Untuk Mengatasi Masalah Pencernaan (Detoks Tubuh). Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum, 3(1), 35–39. https://doi.org/10.47065/jrespro.v3i1.2858
Yessi Rahayu, Evy Eryta, Sabrina Hayati, Goldha Faroliu Peadutu, Putri Wulandini, Attachira Br. Ritonga, Cheesa Prisilla Ronald, Oriza Sativa, Muhammad Arief Mustaqim, & Egis Feby Asyaroh. (2025). Edukasi Pemanfaatan Tanaman Serai sebagai Tanaman Herbal Rumah Tangga untuk Anti Inflamasi di Posyandu Pucuk Rebung Kuntum Bersusun. Jurnal Nusantara Berbakti, 3(1), 101–109. https://doi.org/10.59024/jnb.v3i1.548
Yunisari, Y. D., & Sholikah, L. P. (2023). Pelatihan Pembuatan Teh Celup Rimpang sebagai Obat Herbal di Desa Sumberagung-Ngantang. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat 2023, SNPM-2023, 202–210.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rita Destini, Syahrul Bakti Harahap, Imel Aulia Cania, Wina Oktaviana, Nazwa Aulia, Grace Sisca Putri Manurung, Ahmad Dhani Solin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


