Inovasi Pembuatan Silase dari Limbah Pertanian sebagai Pakan Ternak Di Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.15316Diterbitkan:
2026-09-10Unduhan
Abstrak
The main issue faced by cattle farmers in Kading Village, Tanete Riaja District, Barru Regency is the limited availability of fresh green fodder, especially during the dry season. This shortage leads to reduced weight gain and compromised livestock health. Meanwhile, the area produces a large amount of agricultural waste, including approximately 20,742 tons of rice straw per year, which has the potential to be utilized as animal feed in the form of silage. This condition motivated the community service team from Hasanuddin University to carry out a farmer empowerment program in Kading Village through the innovation of silage production using locally available agricultural residues. The program employed counseling/discussion and practical/demonstration methods, involving active participation from the farmers. The goal was to introduce and train farmers to produce silage feed made from elephant grass and rice straw. The results showed high enthusiasm among participants. This was evidenced by an increase in the average score from the pre-test value of 1.44 (indicating limited knowledge/skills) before the counseling and training to 2.85 (indicating adequate knowledge/skills) after the sessions (post-test). Additionally, the silage produced met good quality standards, demonstrated by ideal physical characteristics and positive acceptance by the cattle without any signs of toxicity. In conclusion, this simple and low-cost silage technology not only provides an effective solution to address feed scarcity during the dry season but also has the potential to improve feed nutritional value, reduce production costs, and ultimately enhance sustainable livestock production in Kading Village.
Kata Kunci:
Agricultural waste, fermentation, Kading village, silageReferensi
Ali, N., Agustina, & Dahniar. (2019). Pemberian dedak yang difermentasi dengan Em4 sebagai pakan ayam broiler. Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1), 1–4.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Barru (BPS). (2025). Kabupaten Barru dalam Angka. In Barru Regency in Figures (Vol. 17).
Hajrawati, H., Said, M. I., Maruddin, F., Yuliati, F. N., Hakim, W., Hamsah, H., & Rasak, A. N. M. (2024). Pelatihan pembuatan bakso daging ayam afkir dengan penambahan antioksidan alami pada ibu rumah tangga di Kelurahan Padaidi, Kabupaten Pinrang. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(3), 487–496.
Hajrawati, H., Sonjaya, H., Syawal, S., Sahiruddin, S., Hamsah, H., & Razak, A. N. M. (2025). Pelatihan Pembuatan Nugget Ayam Dengan Penambahan Wortel Pada Guru Dan Orang Tua Siswa SDN 82 Patte ’ ne , Kabupaten Maros. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(3), 1154–1158.
Iinuma, R., Izzatiddieni, N. N., Zahra, B., Haidir, M. I., Ferusza, A. C., Assalamia, M. P., Pramudya, R. M., & Dasanto, B. D. (2024). Pemanfaatan rumput gajah dan jerami padi dalam pembuatan pakan alternatif di Desa Jerukwudel , Gunungkidul. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 6, 1–13.
Indrawirawan, Kusumastuti, T. A., Suwignyo, B., & Latief, M. F. (2023). Kajian potensi hasil sisa tanaman pertanian sebagai pakan ternak sapi potong di Kabupaten Barru. Jurnal Sains Dan Teknologi Industri Peternakan, 3(2), 18–25. https://doi.org/10.55678/jstip.v3i2.1103
Rukana, Harahap, A. E., & Fitra, D. (2014). Karakteristik fisik silase jerami jagung (Zea mays) dengan lama fermentasi dan level molases yang berbeda. Jurnal Peternakan, 11(2), 64–68.
Syarifuddin, Firmiaty, S., Azuz, F., Wati, Y., & Widaryanti. (2023). Pemanfaatan limbah industri dan pertanian sebagai pakan suplemen ternak sapi Bali untuk meningkatkan pendapatan peternak. Open Community Service Journal, 2(1), 42–48. https://doi.org/10.33292/ocsj.v2i1.27
Wibawanti, J. M. W., Utami, E. T. W., Fadhiliya, L., Miftahudin, A., Windasih, S., Hilmi, K. M., Rasmini, Trisyanti, V., Achmad, I. J. A., Baharudin, M., Mustajib, A. N., Priyanto, M., & Khasbiyana, M. (2023). Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak di Desa Tersidilor Kecamatan Pituruh Purworejo. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 2577–2581.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Syahriani Syahrir, Hajrawati Hajrawati, Fatma Maruddin, Zulkharnaim Zulkharnaim, Wardhani Hakim, Hamsah Hamsah, A. Nurul Mutiah Rasak

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


