Pelatihan Produksi Maggot Berbasis Limbah Organik sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kabupaten Takalar
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15332Diterbitkan:
2026-06-09Unduhan
Abstrak
Abstrak. Permasalahan sampah organik yang terus meningkat memerlukan solusi pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai agen biokonversi limbah organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai budidaya maggot berbasis limbah organik sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Takalar. Kegiatan dilaksanakan di PPLH Puntondo dengan melibatkan 19 peserta melalui metode penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung budidaya maggot. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pretest menunjukkan nilai rata-rata peserta sebesar 53,15 dengan kategori cukup, sedangkan hasil posttest meningkat menjadi 84,21 dengan kategori sangat baik. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode pelatihan partisipatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan sampah organik berbasis maggot. Selain itu, peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan karena budidaya maggot dinilai mudah diterapkan serta memiliki manfaat lingkungan dan nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan.
Kata Kunci:
maggot BSF, limbah organik, pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, pelatihan lingkungan.Referensi
Aini, N., Kusuma, R., & Fadilah, S. (2023). Peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat melalui pengelolaan sampah organik berbasis maggot BSF. Jurnal Lingkungan Berkelanjutan, 8(2), 88–97.
Fauzi, M., & Sari, N. (2022). Pemanfaatan Black Soldier Fly dalam pengolahan sampah organik berkelanjutan. Jurnal Lingkungan Tropis, 6(2), 115–123.
Fitriani, D., Wahyudi, A., & Ramadhan, M. (2022). Pemanfaatan maggot Black Soldier Fly sebagai solusi pengolahan limbah organik rumah tangga. Jurnal Teknologi Lingkungan Indonesia, 6(1), 45–53.
Hidayat, R., & Prasetyo, A. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya maggot berbasis limbah rumah tangga. Jurnal Pengabdian Indonesia, 4(1), 55–63.
Kim, C. H., Ryu, J. H., Lee, J., Ko, K., Lee, J., Park, K. Y., & Chung, H. (2021). Use of black soldier fly larvae for food waste treatment and energy production in Asian countries: A review. Processes, 9(1), 161. https://doi.org/10.3390/pr9010161
Marodiyah, I., Cahyana, A. S., & Nurmalasari, I. R. (2023). Empowering communities through household organic waste management: A case study in Kajartengguli Village, Indonesia. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 14(2), 1–9.
Missouri, R., Annafi, N., Lukman, L., & Khairunnas, K. (2023). Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat melalui pelatihan pengelolaan sampah. Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 91–101. https://doi.org/10.52266/taroa.v2i2.2617
Nurhayati, S., Rahmawati, D., & Akbar, M. (2021). Edukasi pengelolaan sampah organik melalui pelatihan budidaya maggot. Jurnal Abdimas Berkelanjutan, 3(2), 88–96.
Pratama, Y., Hendra, R., & Saputra, I. (2021). Pengaruh pelatihan pengelolaan sampah terhadap peningkatan partisipasi masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 120–128.
Rahman, A., Fitriani, L., & Yusuf, M. (2023). Pengembangan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah organik berbasis maggot BSF. Jurnal Inovasi Lingkungan, 7(1), 41–50.
Sahrani, I., Putra, R., & Kurniawan, D. (2024). Strategi pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat di Indonesia. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 9(1), 10–21.
Siregar, L., Utami, P., & Kurniawati, E. (2024). Pengembangan budidaya maggot berbasis ekonomi sirkular di masyarakat pesisir. Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 11–20.
Surendra, K. C., Olivier, R., Tomberlin, J. K., Jha, R., & Khanal, S. K. (2020). Bioconversion of organic wastes into biodiesel and animal feed via insect farming. Renewable Energy, 98, 197–202. https://doi.org/10.1016/j.renene.2016.03.022
Wulandari, R., Hasanah, U., & Mulyadi, A. (2023). Efektivitas edukasi lingkungan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah organik. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 7(2), 67–75.
Yuliana, N., Haris, A., & Sulaiman, F. (2023). Pelatihan budidaya maggot sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(3), 144–152.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sahrani U, Sitti Saenab, A.Afrinaramadhani Hatta, Salma Samputri, Putri Damayanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


