Program Harmonisasi Kehidupan Relegi Dengan Penebaran Benih Ikan dan Penanaman Pohon Dalam Implementasi SDGs Di Pura Mayure Lombok
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15342Diterbitkan:
2026-05-22Unduhan
Abstrak
Program Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk mengaplikasikan hasil analisis dari bentuk harmonisasi kehidupan religius di Pura Mayura Lombok dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Pura Mayura sebagai salah satu warisan budaya dan pusat aktivitas keagamaan umat Hindu di Lombok memiliki nilai-nilai harmonisasi yang tercermin dalam hubungan manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan manusia dengan lingkungan (palemahan). Dalam melaksanakan pengabdian yang digunakan pendekatan langsung secara fenomenologi ke objek pengabdian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta aktivitas yang lintas agama di Pura Mayura. Pura Mayura dijantung Kota Mataram menjadi bukti adanya moderasi dan harmonisasi bukti langsung dengan penanaman pohon lintas agama yang dilakukan sebagai wujud bhakti ekoteologi berdampak pada lingkungan hidup dan kesejahteraan bersama. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa praktik keagamaan di Pura Mayura telah mencerminkan implementasi nilai SDGs , khususnya pada aspek (13) penanganan perubahan iklim, aspek (14) air serta aspek (15) ekosistem daratan, hal ini sudah terlaksana dengan penebaran ikan dan penanaman pohon.
Kata Kunci:
Pura Mayura; SDGs,; penebaran ikan; penanaman pohonReferensi
Armini, N. N. (2025). “Harmonisasi Kehidupan Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Lombok.” Jurnal Media dan Religi, 6(1), 20–35.
Hidayat, M. (2021). “Komunikasi Budaya dalam Membangun Solidaritas Sosial Masyarakat Multikultural.” Jurnal Sosiologi Nusantara, 7(3), 66–78.
Lestari, P. A. (2022). “Pelestarian Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif SDGs.” Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 5(2), 50–61.
Dewi, N. L. S. A. R., Ni Putu Sasmika Dewi, Ni Komang Wiasti, I Wayan Wirata, Suci Raditya Yadnya, & Yadnya, M. S. (2025). Program Interaksi Sosial Umat Beragama Islam dan Hindu di Kawasan Pantai Loang Baloq Perwujudan Keharmonisan Dalam Keragaman: The Social Interaction Program of Muslims and Hindus in the Loang Baloq Beach Area is the Realization of Harmony in Diversity. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(3), 860–863. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i3.12754
Profil Wisata Budaya Pura Mayura Lombok. Mataram: Disbud NTB.
Putra, I. G. N. (2022). “Nilai Harmoni Sosial dalam Konsep Tri Hita Karana di Era Modernisasi.” Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 30–42.
Sinar N.L, Yadnya M.S, Sumerta I.W, K Kariyad, NPS Budhawati, Yudhiarsana, 2023 ”Program Peningkatan Toleransi Sosial Kemanusiaan Sesuai Kegiatan Pelaksanaan Komunikasi Dalam Konteks Keagamaan Di Dusun Lendang Guar Timur, Desa Kedaro, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat” Jurnal Abdi Insani , Volume 10, Nomor 3, September 2023, PP 1307-1316.
Suryani, N. K. (2024). “Peran Tempat Ibadah dalam Penguatan Harmoni Sosial dan Pariwisata Budaya.” Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 9(1), 15–28.
Pura Mayura. Dinas Kebudayaan NTB. (2023).
Sustainable Development. Rahman, A. (2023). “Implementasi SDGs dalam Pelestarian Budaya Lokal di Indonesia.” Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 8(2), 45–57.
UNESCO. (2024). Culture and Sustainable Development Report. Paris: UNESCO Publishing.
Wijaya, D. P. (2023). “Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya dan Nilai Religius.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 10(2), 72–84.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, I Wayan Wirata, I Made Ardika Yasa, Nanang Sutrisno, Made Wahyu Mahendra, Made Sutha Yadnya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


