Penguatan Branding Desa Wisata Sawah Terasiring Melalui Strategi Promosi Digital Dan Pemasaran Berkelanjutan
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15415Diterbitkan:
2026-06-17Unduhan
Abstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berperan strategis dalam mendukung pembangunan desa, khususnya pada sektor pariwisata berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pendekatan partisipatif, yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Program kerja yang dilaksanakan meliputi pembangunan panggung spot foto, pembuatan plang TPQ, kegiatan mengajar mengaji di TPQ, gotong royong kebersihan lingkungan, serta senam mingguan bersama anak-anak desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembangunan panggung spot foto mampu memperkuat identitas visual Desa Mareje sebagai desa wisata berbasis alam dan pertanian, serta meningkatkan efektivitas promosi digital melalui media sosial Instagram dan TikTok. Selain itu, program sosial dan edukatif memberikan dampak positif terhadap penguatan kelembagaan TPQ, peningkatan partisipasi anak-anak dalam kegiatan keagamaan dan olahraga, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan kolaborasi sosial. Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini berkontribusi dalam mendorong pengembangan pariwisata desa yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan
Kata Kunci:
Kuliah Kerja Nyata, Desa Wisata, Sawah Terasering, Promosi Digital.Referensi
Arida, I. N. S. 2017. Pariwisata berkelanjutan. Cakra Press: Denpasar.
Buhalis, D. 2000. Marketing the competitive destination of the future. Tourism Management, 21(1), 97–116.
Fandatiar, G. 2015. Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. RajaGrafindo Persada: Jakarta.
Goodwin, H., dan Santilli, R. 2009. Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper No. 11. ICRT: Leeds.
Pitana, I. G., dan Putra, I. N. D. 2010. Pengantar ilmu pariwisata. Andi: Yogyakarta.
Susanto, A., dan Nugroho, S. 2019. Pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi destinasi wisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(2), 85–96.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 2012.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nora Listantia, Muhammad Diaz Naufal Akhdiyat, Arif Rahman, Bening Sagita Lestari, Riska Ageng Pangestu, Zaura Fatilla, Risa Nadia Astuti, Putri Handayani, Khairul Wajdi, Beni Nasriadi, Fitri Aliyah, Karoluslina, Sartika Hijriati, M. Gunawan Supiarmo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


