Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Komunitas Melalui Manajemen Bisnis Dan Inovasi Produk Olahan Singkong
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15417Diterbitkan:
2026-06-05Unduhan
Abstrak
Cassava is generally used as a snack or a substitute for rice, but it is usually processed using traditional methods because the community, particularly in rural areas, does not yet fully understand modern technology. This is reflected in a lack of creativity amongst the community, despite the existence of many cassava-based food products, as they are often unaware of the potential that can be developed from this commodity. There is a pressing need to process cassava into products with higher market value. The objective of this community service initiative is to educate the community so that untapped local potential can be optimised, particularly in ways that contribute to improving the welfare of farmers and agricultural workers. Therefore, it is necessary to develop cassava into various processed products that are long-lasting and have high economic value, such as cassava dodol, cassava sticks, cassava flour, and others, with more attractive packaging to reach a wider market network. The implementation method consists of several stages: identifying potential and issues, planning training programmes, conducting training outreach, carrying out training activities, and providing assistance to women’s groups under the auspices of the KUB Mule Angen. This activity was attended by members of the KUB Mule Angen group in Taman Sari Village, Gunung Sari Sub-district, West Lombok Regency. The results of this activity include
Kata Kunci:
Cassava Innovation Management Empowerment CommunityReferensi
Anwar, Suhardi M, Goso Goso , dan Adil Adil . “KKN-PPM Penguatan Ekonomi Desa Melalui BUMDES di Desa Poreang Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan.” RESON: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat 1, no. 1 (2017).
Chambers, Robert. “Asal Usul dan Praktik Penilaian Partisipatif Pedesaan.” Pembangunan Dunia 22, no. 7 (1994): 953-969.
Choliq , Abdul, Iqdatul Amalia, dan Qurrotun Aini. “ Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Pisang dan Singkong di Dusun Ledok KabupatenBanyuwangi .” NGARSA: Jurnal Pengabdian Berbasis Kearifan Lokal 1, no.2 (2021): 93–108.
Drucker, P. F. (1985). Innovation and entrepreneurship: Practice and principles. New York, NY: Harper & Row.
Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford: Oxford University Press.
Ernawati, Sri, M Badar, dan Teke Squard . “ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ini Pengolahan Singkong Sebagai Potensi Lokal di Desa Teke Kabupaten Bima.” Jurnal PEPADU 1, no.4 (2020): 523–528.
Food and Agriculture Organization. (2013). Save and grow: Cassava – A guide to sustainable production intensification. Rome: FAO.
Habib, Muhammad Alhada Fuadilah. “Kajian Teoritis Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif.” Jurnal Pariwisata Islami, Makanan Halal, Traveling Islami, dan Ekonomi Kreatif 1, no.2 (2021): 106–134.
Hamdan, Hamdan, Badar Ibnussabil, Mila Anjali, Nining Nurasih , Yesi Petricia, Lasmi Suciati, Abdul Holid, dan Isti Kharoh . “ Bangkitkan Ekonomi Masyarakat dengan Peningkatan Manajemen Usaha Masyarakat Pengrajin Makanan Singkong pada Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Abdimas Bina Bangsa 3, no. 1 (2022): 12–17.
Korten, D. C. (1987). Community management: Asian experience and perspectives. Kumarian Press.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Boston, MA: Pearson.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.
Mayoux, L. (2001). Tackling the down side: Social capital, women’s empowerment and micro-finance in Cameroon. Development and Change, 32(3), 435–464. https://doi.org/10.1111/1467-7660.00212
Porter, M. E. (1998). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. New York, NY: Free Press.
Sen, A. (1999). Development as freedom. New York, NY: Alfred A. Knopf.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston, MA: Pearson.
Uphoff, N. (1992). Local institutions and participation for sustainable development. Ithaca, NY: Cornell University Press.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Laila Wardani, Mukmin Suryatni, Muttaqillah, Wahyunadi, Hilmiati, Ni Putu Inten Nindya Paramitha

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


