Pemberdayaan Peternak Kambing Peranakan Etawa (PE) Melalui Integrasi Tanaman–Ternak untuk Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan di Desa Genggelang, Lombok Utara
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15456Diterbitkan:
2026-05-30Unduhan
Abstrak
Empowering Etawa crossbred (PE) goat farmers through crop-livestock integration is a sustainable strategy to increase productivity and income. This system synergizes the use of crop waste as feed and livestock manure as organic fertilizer, thereby increasing efficiency, reducing production costs, strengthening household economic resilience, and supporting the sustainability of the Genggelang Village agroecosystem, North Lombok. This community service program aims to: (1) increase the knowledge and skills of PE goat farmers through the implementation of a crop-Etawah crossbreed goat (PE) integration system, which is oriented towards increasing productivity and business efficiency, and strengthening group capacity; (2) provide hands-on practical examples and technical assistance in PE goat management, so that farmers not only understand the concept but are also able to implement it independently; (3) strengthen partnerships and build synergies between the Faculty of Agriculture, University of Mataram, and the farming community in the development and implementation of agricultural technology innovations. The method used was a community development approach based on adult learning, involving 15 farmer group members as participants. The results of the activity indicate that (1) there was an increase in the knowledge and skills of farmers through the implementation of a crop-Etawah crossbreed goat (PE) integration system, which is oriented towards increasing productivity and business efficiency. (2) This program can strengthen the group's managerial capacity in optimizing local potential, and (3) collaborative communication between academics and farmers/breeders in developing PE goat-based agriculture.
Kata Kunci:
Empowerment; integration; productivity; incomeReferensi
BPS NTB, 2023. Kecamatan Gangga Dalam Anggka 2023. BPS Provinsi NTB. Mataram
BPS NTB, 2024a. Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2024. BPS NTB Mataram.
BPS NTB, 2024b. Lombok Utara Dalam Angka 2024. BPS NTB Mataram
Chambers, R. (2017). Can we know better? Reflections for development. Practical Action Publishing.
Devendra, C. (2021). Integrated crop–livestock systems in smallholder farming in Asia. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences, 34(4), 489–500.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2023). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2023. Kementerian Pertanian RI.
Effendi, S., & Tukiran. (2014). Metode penelitian survei. LP3ES.
FAO. (2022). Agricultural extension and advisory services. FAO.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner (8th ed.). Routledge.
Food and Agriculture Organization. (2022). Agricultural extension and advisory services: At the frontline of the response to climate change. FAO.
Freeman, S., Eddy, S. L., McDonough, M., Smith, M. K., Okoroafor, N., Jordt, H., & Wenderoth, M. P. (2014). Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(23), 8410–8415. https://doi.org/10.1073/pnas.1319030111
Ikhwan, A. (2017). Dinamika pembelajaran adaptif dalam pendidikan orang dewasa. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 23–34.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Rencana strategis Kementerian Pertanian 2020–2024 (revisi). Kementerian Pertanian RI.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Michael, J. (2006). Where's the evidence that active learning works? Advances in Physiology Education, 30(4), 159–167. https://doi.org/10.1152/advan.00053.2006
OECD. (2021). Applying evaluation criteria thoughtfully. OECD Publishing
Rahayu, S., Sodiq, A., & Yuwono, P. (2021). Productivity performance of Peranakan Etawa dairy goats under smallholder management systems. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 26(2), 85–94.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Van den Ban, A. W., & Hawkins, H. S. (2019). Agricultural extension (3rd ed.). Wiley-Blackwell.
Sodiq, A., Yuwono, P., & Fauziyah, F. (2022). Effect of feeding management improvement on milk yield of dairy goats in smallholder farms. Tropical Animal Science Journal, 45(3), 345–353.
Sumarno, S., Haryanto, B., & Prasetyo, A. (2022). Model integrasi tanaman–ternak berbasis sumber daya lokal dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Jurnal Agro Ekonomi, 40(1), 1–15.
Thornton, P. K., & Herrero, M. (2020). Climate change impacts on livestock and livestock systems in developing countries. Animal Frontiers, 10(1), 27–33.
Van den Ban, A. W., & Hawkins, H. S. (2019). Agricultural extension (3rd ed.). Wiley-Blackwell.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 M. Yusuf, Aeko Fria Utama FR, Sab’ul Masani, IGN Aryawan Asasandi, Efendy, Muhammad Nursan, Taslim Sjah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


