Success of the Breeding Cattle Kadasan Program in Beririjarak Village, Wanasaba, East Lombok: A Second Evaluation After Two Years of Implementation
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15457Diterbitkan:
2026-05-30Unduhan
Abstrak
The breeding cattle kadasan program initiated by the Indonesian Ulema Council of West Nusa Tenggara Province (MUI-NTB) has been implemented for the past two years and needs to be evaluated to assess its progress and identify challenges encountered during its implementation. The evaluation was carried out through direct field observations at the cattle farming site, as well as interviews with farmers and local village officials. The results showed that the livestock farming activities have continued to operate well, as indicated by an increase in cattle population from 9 to 12 head. The housing facilities were found to be relatively good, more spacious, and well maintained, thereby supporting better animal health and management. Nevertheless, one case of calf mortality following parturition was reported. Overall, the cattle were in good health condition and exhibited satisfactory growth performance. In addition, farmers’ motivation and enthusiasm for cattle farming increased significantly, particularly after participating in training programs on silage production and organic fertilizer processing. Based on the evaluation findings, it can be concluded that the cattle kadasan program developed by MUI-NTB has been successfully implemented and shows strong potential to enhance both the welfare and farming capacity of local farmers.
Kata Kunci:
Community empowerment, breeding cattle, MUI-NTB, Beririjarak village.Referensi
Arikunto S, Jabar CSA. 2018. Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoretis Praktis bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Bumi Aksara, Jakarta.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2023. Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2023. Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta.
Lombard JE, Garry FB, Tomlinson SM, Garber LP. 2007. Impacts of dystocia on health and survival of dairy calves. Journal of Dairy Science. 90(4):1751–1760. https://doi.org/10.3168/jds.2006-295 (ScienceDirect)
Mardin H, Sumardjo, Sadono D, Tjitropranoto P. 2020. Pengaruh pemberdayaan peternak terhadap aksesibilitas sumber daya usaha peternakan sapi potong rakyat. Jurnal Penyuluhan. 16(1):120–132. https://doi.org/10.25015/16202028288
Mee JF. 2008. Prevalence and risk factors for dystocia in dairy cattle: A review. Veterinary Journal. 176(1):93–101. https://doi.org/10.1016/j.tvjl.2007.12.032 (scirp.org)
Nazir M. 2014. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Bogor. Tanpa DOI.
Nugroho A, Wibowo R, Prasetyo E. 2023. Evaluasi pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan peternakan sapi perah di Kampung Susu Lawu. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 8(2):101–110.
Sabaora M, Benu FL, Kune SJ. 2019. Strategi pengembangan usaha pembibitan sapi potong program pemberdayaan ekonomi rakyat (PERAK) di Kabupaten Ngada. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. 14(2):150–159. https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.2.150-159
Santosa U. 2004. Tatalaksana Pemeliharaan Ternak Sapi. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suharto E. 2017. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Refika Aditama, Bandung.
Toelihere MR. 1993. Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa, Bandung.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mohammad Hasil Tamzil, Hailuddin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


