Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Etnokimia Sasambo sebagai Inovasi Pembelajaran Kontekstual Pada Mahasiswa Pendidikan Kimia
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15493Diterbitkan:
2026-06-10Unduhan
Abstrak
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan kesiapan mahasiswa Pendidikan Kimia sebagai calon guru dalam mengembangkan media pembelajaran kimia berbasis etnokimia Sasambo. Kegiatan dilaksanakan pada mahasiswa Pendidikan Kimia semester II dan IV dengan jumlah peserta 55 mahasiswa. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta tindak lanjut keberlanjutan program. Materi pelatihan mencakup penguatan konsep etnokimia, pemetaan budaya lokal Sasambo ke konsep kimia, pemilihan jenis media, penyusunan alur isi media, dan pemanfaatan teknologi seperti Canva, video pembelajaran, augmented reality, serta QR code. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pretest dan posttest dengan skala empat kategori. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keseluruhan dari 2,34 pada pretest menjadi 3,40 pada posttest. Persentase respons positif mahasiswa juga meningkat dari 45,6% menjadi 95,8%. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, yaitu pemahaman etnokimia dan relevansi budaya, keterampilan pengembangan media, kreativitas dan inovasi pembelajaran, serta kesiapan calon guru. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan potensi budaya Sasambo menjadi media pembelajaran kimia yang kontekstual, kreatif, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Kegiatan ini menjadi bentuk penguatan kompetensi profesional calon guru kimia sekaligus mendukung pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber inovasi pembelajaran kimia.
Kata Kunci:
Etnokimia Sasambo; Media Pembelajaran Kimia; Kearifan Lokal; Pembelajaran Kontekstual; Calon Guru KimiaReferensi
Ariani, S., Hidayanti, E., Adiguna, S. P., & Supriadi. (2024). Pengembangan modul ajar larutan asam basa terintegrasi etnokimia berbasis augmented reality. Chemistry Education Practice, 7(1), 201-207. https://doi.org/10.29303/cep.v7i1.6083
Ariani S, Siahaan J, Rudyat L, Savalas T, Listantia N, Firmansyah D, et al. Etnokimia Pada Budaya
Sasambo Sebagai Sumber Proyek P5 Untuk Mata Pelajaran Kimia SMA Fase F. 2025;10:270–8.
Cahyani, V. P., & Fadly, D. (2024). Local wisdom in chemistry learning: A literature review on the ethnoscience approach, 7(3), 1262-1274.
Cahyani, Y., & Wahyudiati, D. (2023). Ethnochemistry: Exploring the potential of Samawa local wisdom as a source for learning chemistry. Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia, 11(4), 450-458. https://doi.org/10.33394/hjkk.v11i4.8402
Hidayatussani, H., Hadisaputra, S., & Al-Idrus, S. W. (2020). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis etnokimia terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI di MA Al-Aziziyah Putra Kapek Gunungsari. Chemistry Education Practice, 3(1), 34-40. https://doi.org/10.29303/cep.v3i1.1687
Junaidi E, Sudatha IGW, Suartama IK, Santosa MH. Ethnochemistry in Chemistry Learning : Insights from Indonesian Local Wisdom. J Pendidik MIPA. 2022;12(1):1–7.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. DIKTISAINTEK BERDAMPAK. Jakarta Pusat.2025.
Khery, Y., Rosma Indah, D., Aini, M., & Asma Nufida, B. (2020). Urgensi pengembangan pembelajaran kimia berbasis kearifan lokal dan kepariwisataan untuk menumbuhkan literasi sains siswa. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 6(3), 460-474. https://doi.org/10.33394/jk.v6i3.2718
Ningthias dyah P, Haris M, Ariani S, Ismira A, Loka NI. Sosialisasi E-Panduan Praktikum Kimia SMA Berbasis Etnokimia Sasambo Pada Guru SMA di Lombok Timur. J Pengabdi Inov Masy Indones.2025;4(2):279–85.
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2239-2253.
Silfianah, I., Adyana, H. D., & Wahyuni, T. S. (2024). A review of the integration of a socio scientific issues approach based on local wisdom in chemistry education (context of local wisdom in East Java). J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia), 9(2), 124-133. http://dx.doi.org/10.17977/um026v9i22024p124-133
Wahyudiati, D., & Fitriani, F. (2021). Etnokimia: Eksplorasi potensi kearifan lokal Sasak sebagai sumber belajar kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 5(2), 102-111. https://doi.org/10.23887/jpk.v5i2.38537
Yusuf, F. A. (2023). Meta-analysis: The influence of local wisdom-based learning media on the character of students in Indonesia. International Journal of Educational Methodology, 9(1), 237-248. https://doi.org/10.12973/ijem.9.1.237
Yuliarto, B. (2025). Panduan Kampus Berdampak. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dyah Puspitasari Ningthias, Suhaili, Nikita Putri, Aruna Akbar Zhafransyah, Sunniarti Ariani, Ermia Hidayanti, Nora Listantia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


