Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Transfer Teknologi Sero Jaring Berbasis Partisipasi untuk Peningkatan Hasil Tangkapan Bibit Ikan Budidaya dan Domestikasi Nelayan Tradisional Desa Wawobungi, Konawe

Penulis

Abdul Muis Balubi , Syamsul Kamri , Ruslaini , Abdul Hamid , Bobby Afyudi , La Ode Muhammad Aslan , La Ode Aslin , Indrayani , Hasnia Arami , Asis Bujang , Arman Pariakan , Muhammad Manshur Taufiq

DOI:

10.29303/jpmpi.v9i2.15528

Diterbitkan:

2026-06-12

Unduhan

Abstrak

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan tradisional Desa Wawobungi, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe dalam membuat, memasang, dan mengoperasikan sero jaring sebagai alat tangkap pasif berbasis pasang surut untuk penyediaan bibit ikan budidaya dan domestikasi. Kegiatan dilaksanakan pada April-Juli 2023 melalui pendekatan transfer teknologi partisipatif berbasis aset lokal, meliputi survei lokasi, pemetaan jalur ruaya ikan, perancangan sero lima bagian, pelatihan konstruksi, pemasangan alat, serta monitoring komposisi hasil tangkapan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sero jaring dapat menangkap komoditas multispesies, antara lain kuwe, beronang, kerapu, napoleon, cumi-cumi, sotong, lele laut, selar, ikan terbang, dan julung-julung. Frekuensi tertinggi ditemukan pada cumi-cumi, kuwe, dan beronang lingkis, yang menunjukkan potensi sero sebagai sumber bibit alami dan pangan pesisir. Kegiatan ini memperlihatkan penguatan model pendampingan yang mengaitkan pemetaan lokasi ruaya, desain teknologi tepat guna, monitoring partisipatif, dan arahan hilirisasi menuju keramba serta akuakultur terpadu. Kegiatan ini memberi kontribusi terhadap penguatan ekonomi nelayan, pengurangan biaya operasi, peningkatan pengetahuan ekologis, dan perumusan model pemberdayaan perikanan pesisir yang dapat direplikasi secara kontekstual. Keywords: Sero jaring; nelayan tradisional; perikanan skala kecil; bibit ikan budidaya; domestikasi; Wawobungi

Kata Kunci:

Setnet adalah alat tangkap pasif yang dipasang menetap di perairan tertentu untuk menghadang pergerakan ikan, terutama mengikuti arus atau pasang surut. Dalam konteks lokal, istilah ini dapat merujuk pada sero jaring, yaitu alat tangkap yang memanfaatkan jalur ruaya atau pergerakan ikan secara alami. nelayan tradisional, yaitu nelayan yang umumnya menggunakan teknologi sederhana, perahu berukuran kecil, serta pengetahuan lokal dalam melakukan kegiatan penangkapan ikan. perikanan skala kecil, yaitu kegiatan perikanan yang dilakukan oleh nelayan lokal dengan modal, alat tangkap, dan jangkauan operasi yang relatif terbatas. Perikanan ini biasanya berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir. bibit ikan budidaya, yaitu ikan berukuran kecil atau benih yang digunakan sebagai bahan awal dalam kegiatan budidaya perikanan, seperti di tambak, kolam, atau keramba jaring apung. domestikasi, yaitu proses penyesuaian organisme liar agar dapat dipelihara, dikembangkan, dan dibudidayakan dalam lingkungan terkontrol. Dalam perikanan, domestikasi bertujuan agar spesies ikan tertentu dapat dibudidayakan secara berkelanjutan. Wawobungi merujuk pada Desa Wawobungi, lokasi kegiatan atau wilayah kajian yang berada di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Dalam kata kunci, istilah ini menunjukkan konteks geografis penelitian atau pengabdian masyarakat.

Referensi

Abangan, A. S., Burgi, K., Mehault, S., Deroine, M., Kopp, D., & Faillettaz, R. (2024). Assessment of sustainable baits for passive fishing gears through automatic fish behavior recognition. Scientific Reports, 14, 13110. https://doi.org/10.1038/s41598-024-63929-5

Abdillah, L., & Afriandi, F. (2023). Mapping local potential of coastal communities to support sustainable empowerment. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(3). https://doi.org/10.23887/jish.v12i3.66181

Basurto, X., Gutierrez, N. L., Franz, N., et al. (2025). Illuminating the multidimensional contributions of small-scale fisheries. Nature, 637, 875-884. https://doi.org/10.1038/s41586-024-08448-z

Fontoura, L., Maina, J., Stow, A., et al. (2024). Mainstreaming connectivity science in community-based fisheries management. Nature Sustainability, 7, 1566-1573. https://doi.org/10.1038/s41893-024-01443-2

Ghosh, A. K., Hasanuzzaman, A. F. M., Islam, S. S., et al. (2025). Integrated multi-trophic aquaculture (IMTA): Enhancing growth, production, immunological responses, and environmental management in aquaculture. Aquaculture International, 33, 336. https://doi.org/10.1007/s10499-025-02021-9

Mansfield, E. J., Micheli, F., Fujita, R., et al. (2024). Anticipating trade-offs and promoting synergies between small-scale fisheries and aquaculture. npj Ocean Sustainability, 3, 1. https://doi.org/10.1038/s44183-023-00035-5

Reis-Filho, J. A., Ramos-Filho, F., Castello, L., & Giarrizzo, T. (2023). I fish, therefore I monitor: Participatory monitoring to assess inland small-scale fisheries. Environmental Management, 72, 540-557. https://doi.org/10.1007/s00267-023-01819-8

South, J., Coan, S., Woodward, J., Bagnall, A.-M., & Rippon, S. (2024). Asset Based Community Development: Co-designing an asset-based evaluation study for community research. SAGE Open, 14(2), 1-12. https://doi.org/10.1177/21582440241240836

Tang, Y., Ju, C., Mei, R., Zhao, L., Liu, J., Yang, Y., Guo, X., Su, C., Cheng, Y., & Liu, Q. (2024). Exploring the optimal integrated multi-trophic aquaculture patterns benefiting culture animals and natural water environment. Aquaculture, 592, 741011. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2024.741011

Virdin, J., Basurto, X., Nico, G., et al. (2023). Fishing for subsistence constitutes a livelihood safety net for populations dependent on aquatic foods around the world. Nature Food, 4, 874-885. https://doi.org/10.1038/s43016-023-00844-4

Biografi Penulis

Syamsul Kamri, Universitas Halu Oleo

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Balubi, A. M., Kamri, S., Ruslaini, Abdul Hamid, Bobby Afyudi, La Ode Muhammad Aslan, … Muhammad Manshur Taufiq. (2026). Transfer Teknologi Sero Jaring Berbasis Partisipasi untuk Peningkatan Hasil Tangkapan Bibit Ikan Budidaya dan Domestikasi Nelayan Tradisional Desa Wawobungi, Konawe. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 9(2), 866–875. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v9i2.15528