Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Limbah Organik dan Anorganik melalui Teknologi Biopori dan Pemanfaatan Sampah Plastik sebagai Media Tanam di Desa Kembang Karang Daya Lombok Timur
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15629Diterbitkan:
2026-06-12Unduhan
Abstrak
The issue of organic and inorganic waste remains a major challenge in Kembang Karang Daya Village, East Lombok Regency. Most residents do not yet sort their waste at the source, so organic and plastic waste is still disposed of or burned directly. This community service activity aims to improve the community’s knowledge and skills in source-based waste management through the application of biopore technology and the use of plastic waste as a growing medium for seedlings. The methods employed included an initial survey, outreach, training, technology transfer, mentoring, and activity evaluation. The activity involved the residents of Kembang Karang Daya Village, focusing on converting kitchen waste into compost through biopore infiltration holes and utilizing used plastic bottles as growing media for horticultural plants. The results of the activity demonstrated an increase in participants’ understanding of waste sorting and household waste management. The community was able to independently create and operate biopore holes and utilize plastic waste as a productive growing medium. This activity contributed to reducing the volume of household waste, improving environmental quality, and supporting the concepts of a circular economy and sustainable agriculture at the village level
Kata Kunci:
biopores compost plastic waste growing medium community empowermentReferensi
Bariroh, M., Nisa, N. Q., Wulandari, V., Arido, Y. F., & Aziz, W. A. (2025). Pendampingan pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media tanam ramah lingkungan. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3). https://doi.org/10.30762/welfare.v3i3.2619
Chambers, R. (2017). Can we know better? Reflections for development. Practical Action Publishing.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem informasi pengelolaan sampah nasional. Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3.
Leiwakabessy, I. M., Syauta, N., Sapari, L., Penda, J., et al. (2026). Implementasi pemanfaatan botol plastik sebagai media tanam di SMP Negeri 9 Pulau Soop. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 19023–19027.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN): Capaian kinerja pengelolaan sampah Indonesia tahun 2023. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Prodyanatasari, A., & Fernanda, J. W. (2023). Pemanfaatan limbah plastik sebagai media tanam dalam upaya penanganan sampah anorganik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 2(2), 26–31. https://doi.org/10.58266/jpmb.v2i2.72
Rahman, F., Marlanda, A., Buhaiqi, R., Hasrah, O., Hayati, S., & Uza, R. V. (2025). Penerapan biopori sebagai solusi ramah lingkungan dalam mengatasi genangan air dan limbah organik di Desa Lueng Jawa Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(5), 1194–1203.
Saloko, S., Nursan, M., Amalia, R., & Sopiandi, S. (2021). Pemanfaatan limbah plastik sebagai media tanam dengan metode vertikultur hidroponik untuk memaksimalkan fungsi pekarangan di Desa Pringgabaya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 1–4.
United Nations. (2023). The Sustainable Development Goals report 2023: Special edition. United Nations. https://unstats.un.org/sdgs/report/2023/
Wulandari, M., Bela, S., Augusta, B., et al. (2025). Pemanfaatan sampah botol plastik bekas sebagai media tanam (pot) pada masyarakat di RT 17 Kelurahan Pematang Gubernur. Jurnal Gotong Royong, 2(2).
Zainal, A., Dominicus, D., & Tjahjana, D. P. (2015). Penerapan teknologi biopori untuk meningkatkan ketersediaan air tanah serta mengurangi sampah organik. Jurnal SEMAR, 9(2), 53–63.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Endang Purnama Dewi, Sirajuddin Haji Abdullah, Joko Sumarsono, Asih Priyati, Reza Kusuma Nurrohman, Sapitri Mustika Sari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


