Pemberdayaan Ibu Balita dalam Penatalaksanaan Diare dan Pencegahan Dehidrasi Berbasis Edukasi Kesehatan
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.15767Diterbitkan:
2026-06-25Unduhan
Abstrak
Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama akibat komplikasi dehidrasi. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai penatalaksanaan diare yang tepat, penggunaan oralit dan zinc, serta pengenalan tanda bahaya menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam penatalaksanaan diare dan pencegahan dehidrasi melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret 2026 di UPT Puskesmas Teladan, Kelurahan Teladan Barat, Kota Medan, dengan melibatkan 35 ibu balita sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pembuatan oralit, simulasi identifikasi tanda dehidrasi, serta evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Media edukasi yang digunakan berupa presentasi, leaflet, dan booklet. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 58,6 ± 12,4 pada pre-test menjadi 84,7 ± 9,8 pada post-test. Sebanyak 88,6% peserta mampu menjelaskan tanda-tanda dehidrasi dan 91,4% peserta mampu menyiapkan oralit dengan benar setelah kegiatan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu balita terkait penatalaksanaan diare dan pencegahan dehidrasi. Program edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan melalui kolaborasi dengan kader posyandu dan puskesmas untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam penanganan awal diare pada balita.
Kata Kunci:
Balita Dehidrasi Edukasi Kesehatan IbuReferensi
Das, J. K., Salam, R. A., & Bhutta, Z. A. (2014). Global burden of childhood diarrhea and interventions. Current Opinion in Infectious Diseases, 27(5), 451–458. https://doi.org/10.1097/QCO.0000000000000099
Farthing, M., Salam, M. A., Lindberg, G., Dite, P., Khalif, I., Salazar-Lindo, E., Ramakrishna, B. S., Goh, K. L., Thomson, A., Khan, A. G., Krabshuis, J., & LeMair, A. (2013). Acute diarrhea in adults and children: A global perspective. World Gastroenterology Organisation.
Guarino, A., Ashkenazi, S., Gendrel, D., Lo Vecchio, A., Shamir, R., & Szajewska, H. (2020). European Society for Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition guidelines for the management of acute gastroenteritis in children. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, 71(1), 109–139. https://doi.org/10.1097/MPG.0000000000002733
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil kesehatan Indonesia tahun 2024. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lazzerini, M., & Wanzira, H. (2016). Oral zinc for treating diarrhoea in children. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2016(12), Article CD005436. https://doi.org/10.1002/14651858.CD005436.pub5
Ningsih, M. U., Yuniarti, Y., & Lestari, W. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan penatalaksanaan diare pada balita: Tinjauan sistematis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 85–94.
Siregar, P. A., Harahap, W. A., & Nasution, S. S. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan diare pada balita di posyandu. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 32–39. https://doi.org/10.14710/jpki.17.1.32-39
Troeger, C., Blacker, B. F., Khalil, I. A., Rao, P. C., Cao, S., Zimsen, S. R. M., Albertson, S. B., Deshpande, A., Farag, T., Abebe, Z., Alvis-Guzman, N., Amare, A. T., Amini, S., Aremu, O., Asfaw, E. T., Atey, T. M., Atique, S., Avokpaho, E. F. G. A., Bacha, U., ... Mokdad, A. H. (2020). Estimates of the global, regional, and national morbidity, mortality, and aetiologies of diarrhoeal diseases: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2019. The Lancet Infectious Diseases, 20(8), 909–948. https://doi.org/10.1016/S1473-3099(20)30362-1
United Nations Children's Fund. (2023). Diarrhoea: Prevention, treatment, and control strategies. New York, NY: UNICEF.
World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
World Health Organization. (2024). Guideline for the management of acute diarrhoea in children. Geneva, Switzerland: World Health Organization.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ziza Putri Aisyia Fauzi, Cut Intan Annisa Puteri, Rahmadani, Kiki Rawitri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


