Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang melalui Pelatihan Pembuatan Produk Bernilai Ekonomis sebagai Implementasi SDG’s 1
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16151Diterbitkan:
2026-09-02Unduhan
Abstrak
Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1 menekankan pentingnya mengentas kemiskinan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemberdayaan masyarakat pesisir dengan memanfaatkan potensi sumber daya laut secara optimal. Cangkang kerang merupakan limbah perikanan yang memiliki nilai ekonomis karena dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan bernilai tambah, sehingga tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan di Balai Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari, pada 1 Agustus 2026 dengan sasaran utama ibu-ibu masyarakat pesisir. Metode pelaksanaan meliputi tahap koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan mampu menghasilkan berbagai produk kerajinan dari limbah cangkang kerang. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang mendukung peningkatan pendapatan keluarga. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga mendukung pengurangan limbah cangkang kerang di lingkungan pesisir sehingga berkontribusi terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan (sustainability of marine and fisheries) serta mendukung implementasi SDG’s 1 melalui pemberdayaan perempuan.
Kata Kunci:
cangkang kerang kerajinanReferensi
Hardianto. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang di Wilayah Teluk Tomini.
Indriastuti, M., Harun, N., Rismaya, O., Kurniasih, N., Yusuf, A. L., & Nugraha, D. (2023). Variasi Formula Sediaan Facemist Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dan Pengaruhnya pada Peningkatan Kelembaban Wajah. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(1), 215-228
Mohamad, I., I. Sudana dan Hasdiana. 2020. Pengembangan Seni Kerajinan Kerang Di Desa Modelomo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Laporan Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.
Sudana, I. W. 2010. “Formulasi Bahan dan Teknik Finishing Untuk Produk Produk Kriya.” Jurnal Teknik, Vol. 8, No. 2, pp. 196-207.
Yahya, M., & Latjompoh, M. (2020). Pengelolaan Limbah Cangkang Kerang untuk Produk Kerajinan Tangan Masyarakat Pesisir di Desa Buluwatu, Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dedy Oetama, Fahmiati, Haslianti Haslianti, La Ode Muhammad Arsal, Chairun Annisa Aryanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


