Pelatihan membuat Storytelling Atraksi Wisata Alam: Merangkai Cerita Atraktif Tentang Sungai Larangan Di Desa Wisata Hijau Bilebante Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16173Diterbitkan:
2026-09-15Unduhan
Abstrak
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, dengan fokus pada pengembangan keterampilan storytelling untuk atraksi wisata baru Sungai Larangan. Melanjutkan program tahun 2022 dan 2023, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat lokal dalam merancang dan menyampaikan promosi wisata berbasis narasi. Program dilakukan melalui pelatihan dan lokakarya interaktif bersama anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan para pemangku kepentingan desa. Materi yang diberikan meliputi struktur narasi, teknik komunikasi, integrasi nilai ekologi dan budaya, serta pemanfaatan media digital untuk promosi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi atribut utama Sungai Larangan, merumuskan kerangka storytelling luring maupun daring, serta mempraktikkan penyampaian narasi secara efektif. Pelatihan ini meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menciptakan cerita wisata yang autentik, atraktif, dan berorientasi konservasi, sehingga mendukung posisi Sungai Larangan sebagai destinasi unik berkelanjutan. Tahap tindak lanjut yang diusulkan mencakup pelatihan pembuatan konten digital, perhitungan jasa lingkungan, serta analisis daya dukung wisata untuk menjamin keberlanjutan jangka panjang dan pemberdayaan masyarakat.
Kata Kunci:
Pariwisata Community EmpowermentReferensi
Algharabat, R. (2017). Social media in marketing: a review and analysis of existing literature. Telematics and Informatics, Vol. 34 No. 7, pp. 1177-1190.
Barnes, S. J., Mattsson, J., & Sørensen, F. (2016). Remembered experiences and revisitintentions: A longitudinal study of safari park visitors. Tourism Management, 57(0),286–294. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.06.014
Benford R., D & Snow, D., A. (2000). Framing processes and social movements: An overview and assessment. Annual Review of Sociology, Volume 26, Pages 611 – 639. https://doi.org/10.1146/annurev.soc.26.1.61
BPS Lombok Tengah. (2019). Statistik dan Spasial Kecamatan Pringgarata. In B. L. T. d. D. K. d. I. L. Tengah (Ed.).
Chamboko-Mpotaringa, M. and Tichaawa, T.M. (2021), “Tourism digital marketing tools and views onfuture trends: a systematic review of literature”, African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, Vol. 10 No. 2, pp. 712-726.
Chan, J. K. L., Tay, K. X., & Phang, I. G. (2024). Exploring local community perspectives on the development of river tourism along the Petagas-Putatan River in Sabah, Malaysia. Heliyon, 10(14). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e34313
Chen, S. and Lin, C. (2019). Understanding the effect of social media marketing activities: the mediation of social identification, perceived value, and satisfaction. Technological Forecasting and Social Change. Vol. 140 pp. 22-32. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2018.11.025.
Deb, S. K., Nafi, S. M., & Valeri, M. (2024). Promoting tourism business through digital marketing in the new normal era: a sustainable approach. European Journal of Innovation Management, 27(3), 775–799. https://doi.org/10.1108/EJIM-04-2022-0218
Go, F., & Govers, R. (2012). International place branding yearbook 2012: Managing smart growth and sustainability. Berlin: Springer.
Gössling, S. (2002). Global environmetal consequences of tourism. Global Environmental Change, 12, 283-302.
Gössling, S., & Hall, C. M. (2006). An introduction to tourism and global environmental change. In S. Gössling & C. M. Hall (Eds.) Touriam and Global Environmental Change: Ecological, social and economic and political relationships (pp). 1-33). Oxon: Routledge.
Hannam, K., & Ryan, E. (2019). Time, authenticity and photographic storytelling in the Museum of Innocence. Journal of Heritage Tourism, 14(5–6), 436–447. https://doi.org/10.1080/1743873X.2019.1622707
Hsiao, K.-L., Lu, H.-P. and Lan, W.-C. (2013). The influence of the components of storytelling blogs on readers travel intentions. Internet Research. Vol. 23 No. 2, pp. 160-182.
Kim, J. H., & Youn, H. (2017). How to design and deliver stories about tourism destinations. Journal of Travel Research, 56(6), 808–820. https://doi.org/10.1177/0047287516666720
Kotoua, S. and Ilkan, M. (2017). Tourism destination marketing and information technology in Ghana. Journal of Destination Marketing and Management. Vol. 6 No. 2, pp. 127-135, https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2017.04.007.
Kuvan, Y., & Akan, P. 2005. Residents' attitudes toward general and forest-related impacts of tourism: the case of Belek, Antalya. Tourism Management 26(5): 691-706
Leong, A. M. W., Yeh, S. S., Zhou, Y., Hung, C. W., & Huan, T. C. (2024). Exploring the influence of historical storytelling on cultural heritage tourists’ value co-creation using tour guide interaction and authentic place as mediators. Tourism Management Perspectives, 50. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2023.101198
Lin, Y., Jin, Y., Lin, M., Wen, L., Lai, Q., Zhang, F., Ge, Y., & Li, B. (2024). Exploring the spatial and temporal evolution of landscape ecological risks under tourism disturbance: A case study of the Min River Basin, China. Ecological Indicators, 166. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2024.112412
Long, Y., & Chan, C. S. (2024). Do destination personality and self-congruity matter for the pro-environmental behavioral intention? Nature-based pro-environmental behavior. International Journal of Tourism Cities, 10(2), 528–544. https://doi.org/10.1108/IJTC-05-2023-0100
Mandelbaum. S., J. (1991). Telling Stories. Journal of Planning Education and Research, Vol 10, Issue 3, Pages 209 – 214. https://doi.org/10.1177/0739456X9101000308
Marson, D. (2011). From mass tourism to niche tourism. in P., Robinson, S., Heitmann and P. Dieke (Eds). Research Themes for Tourism, Wallingford: CABI Publishing, pp. 1-15.
Mayers, D., & Kitsuse. A. (2000). Constructing the future in planning: A survey of theories and tools. Journal of Planning Education and Research. Volume 19, Issue 3, Pages 221 – 231
Mossberg, L. (2008). Extraordinary experiences through storytelling. Scandinavian Journal of Hospitality and Tourism. Vol. 8 No. 3, pp. 195-121.
Olsson, A. K., Therkelsen, A., & Mossberg, L. (2016). Making an effort for free - volunteers’ roles in destination-based storytelling. Current Issues in Tourism, 19(7),659–679. https://doi.org/10.1080/13683500.2013.784242
Pueyo-Ros, J. (2018). The role of tourism in the Ecosystem Services Framework. Land, 7(3). https://doi.org/10.3390/land7030111
Styvén, M.E. and Wallstrom, A. (2019). Benefits and barriers for the use of digital channels among small tourism companies. Scandinavian Journal of Hospitality and Tourism, Vol. 19 No. 1, pp. 27-46.
Tercia, C., Teichert, T., Sirad, D. A., & Murniadi, K. (2022). Storytelling in the communication of dark tourism. Consumer Behavior in Tourism and Hospitality, 17(1), 107–126. https://doi.org/10.1108/CBTH-06-2021-0152
Throgmorton, J. A., (2003). Planning as persuasive storytelling in a geobal-scale web of relationships. Planning Theory, Vol 2, Issue 2, Pages 125 – 151. https://doi.org/10.1177/14730952030022003
Valeri, M. (2022). New Governance and Management in Tourist Destinations. IGI Global Publishing, Hershey, PA.
Valeri, M. and Katsoni, V. (2021). Gender and Tourism: Challenges and Entrepreneurial Opportunities. Emerald Publishing.
van Dijk, T. (2011). Imagining future places: How designs co-constitute what is, and thus influence what will be. Planning Theory, 10(2), 124-143. https://doi.org/10.1177/1473095210386656
Weaver, D., & Lawton, L. (2014). Tourism Management. Milton QLD: Wiley.
Widiani, H. B. T., Rosidi, M., Surenggana, M. M. D., & Putus, L. A. (1997). Dampak Pengembangan Pariwisata terhadap Kehidupan Sosial di Daerah Nusatenggara Barat. Mataram: Favorit
Woodside, A.G. (2010). Brand–consumer storytelling theory and research: introduction to a psychology and marketing special issue. Psychology & Marketing. Vol. 27 No. 6, pp. 531-540.
Zhang, X., & Ramayah, T. (2024). Solving the mystery of storytelling in destination marketing: A systematic review. Journal of Hospitality and Tourism Management, 59, 222–237. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2024.04.013
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Akhmad Saufi, Budi Santoso, Baiq Handayani Rinuastuti, Diswandi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


