A Penguatan Environmental Awareness Melalui Sosialisasi SDGs dan Aksi Tanam Mangrove Mahasiswa KKN Tematik di Desa Sorue Jaya
Penguatan Environmental Awareness Melalui Sosialisasi SDGs dan Aksi Tanam Mangrove Mahasiswa KKN Tematik di Desa Sorue Jaya
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16228Diterbitkan:
2026-09-17Unduhan
Abstrak
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Sorue Jaya dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan environmental awareness masyarakat melalui sosialisasi Sustainable Development Goals (SDGs) dan aksi penanaman mangrove. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konsep pembangunan berkelanjutan, khususnya keterkaitan SDGs dengan pelestarian ekosistem pesisir, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove. Pendekatan edukasi lingkungan kepada masyarakat merupakan strategi yang penting karena peningkatan pengetahuan mengenai fungsi mangrove dapat mendorong perubahan dari sekadar kesadaran menuju tindakan konservasi yang lebih aktif dan berbasis masyarakat (Gunawan et al., 2025). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, penyampaian materi mengenai SDGs dan fungsi ekologis mangrove, diskusi bersama masyarakat, serta aksi penanaman mangrove secara langsung. Pendekatan partisipatif dalam pengelolaan mangrove memungkinkan masyarakat lokal terlibat secara langsung dalam proses perlindungan dan pemulihan ekosistem serta memanfaatkan pengetahuan lokal dalam kegiatan konservasi (FAO, 2024). Hasil Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat Desa Sorue Jaya terhadap keberadaan serta keberlanjutan ekosistem mangrove. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan penanaman diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun partisipasi dan tanggung jawab bersama terhadap pengelolaan lingkungan pesisir secara berkelanjutan, sebagaimana pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam kegiatan perlindungan dan restorasi mangrove
Kata Kunci:
Environmental awareness, SDGs, Mangrove, Masyarakat pesisir, KKN Tematik, Desa Sorue JayaReferensi
Alongi, D. M. (2018). Blue Carbon: Coastal Sequestration for Climate Change Mitigation. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-91698-9.
Basyuni, M., Sasmito, S. D., Analuddin, K., Ulqodry, T. Z., Saragi-Sasmito, M. F., Eddy, S., et al. (2022). Mangrove biodiversity, conservation and roles for livelihoods in Indonesia. Dalam Mangroves: Biodiversity, Livelihoods and Conservation. Springer.
Damastuti, E., de Groot, R., Debrot, A. O., & Silvius, M. J. (2022). Effectiveness of community-based mangrove management for biodiversity conservation: A case study from Central Java, Indonesia. Trees, Forests and People, 7, 100202. https://doi.org/10.1016/j.tfp.2022.100202.
Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). (2014). Ecological Mangrove Rehabilitation: A Field Manual for Practitioners. FAO.
Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). (2026). Mangroves Restoration and Management. Sustainable Forest Management Toolbox. FAO.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2021). Forest-water nexus and mangroves. FAO.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2023). Coastal area rehabilitation for climate change mitigation: The role of mangroves and subnational emissions reductions. FAO.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2024). Mangrove ecosystem restoration and management. FAO Sustainable Forest Management Toolbox.
FAO. (2023). Best practice guidelines for mangrove restoration. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
FAO. (2024). Standards of practice to guide ecosystem restoration: A contribution to the United Nations Decade on Ecosystem Restoration 2021–2030. Food and Agriculture Organization of the United Nations. https://doi.org/10.4060/cc9106en.
Fadhilah, N., Pranata, E. O., Febrita, L. V., & Smaradhani, I. I. (2025). Community-based mangrove restoration for coastal ecosystem sustainability: A case study of Mangrove Park Lampulo in Banda Aceh. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1093–1100. https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2757.
Gunawan, H., Basyuni, M., Subarudi, Suharti, S., Kustanti, A., Wahyuni, T., Arifanti, V. B., Yeny, I., Affandi, O., Sugiarti, Zuhriana, D., Lastini, T., Herawati, T., Riswati, M. K., & Effendi, R. (2025). Empowering conservation: The transformative role of mangrove education in Indonesia’s climate strategies. FAO AGRIS.
Lewis, R. R., & Brown, B. (2014). Ecological mangrove rehabilitation: A field manual for practitioners. Blue Forests/FAO.
Lewis, R. R., Milbrandt, E. C., Brown, B. M., Krauss, K. W., Rovai, A. S., Diefenderfer, H. L., & Adams, J. B. (2016). Stress in mangrove ecosystems: Hydrological classification, a practical tool for mangrove restoration. Wetlands, 36, 1–12.
Listiana, I., & Ariyanto, D. (2024). Enhancing coastal community participation in mangrove rehabilitation through structural equation modeling. Global Journal of Environmental Science and Management, 10(2), 873–890.
Murdiyarso, D., & Ambo-Rappe, R. (2023). Coastal area rehabilitation for climate change mitigation: The role of mangroves and subnational emissions reductions. CIFOR-ICRAF/FAO.
Mulyana, A., Fahrudin, A., & Susilo, S. B. (2015). Collaborative efforts on mangrove restoration in Sedari Village, Karawang District, West Java Province. Procedia Environmental Sciences, 23, 48–57. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.01.008.
Nurhati, I. S., & Murdiyarso, D. (2023). National strategy for mangrove ecosystem management: A reference for the conservation and rehabilitation of coastal areas to achieve Sustainable Development Goals and Low Carbon Development. CIFOR-ICRAF.
Purnomo, M. B., Hizbaron, D. R., & Damen, M. (2015). Community-based analysis on mangrove forest changes in Rembang District, Central Java Province, Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.14203/jki.v10i1.51
Supriharyono, et al. (2022). Effectiveness of community-based mangrove management for biodiversity conservation: A case study from Central Java, Indonesia. Trees, Forests and People, 7, 100202. https://doi.org/10.1016/j.tfp.2022.100202
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. United Nations.
United Nations. (2023). The Sustainable Development Goals Report 2023: Goal 14—Life Below Water. United Nations.
United Nations Department of Economic and Social Affairs. (2026). Goal 14: Conserve and sustainably use the oceans, seas and marine resources for sustainable development. United Nations.
United Nations. (2026). Goal 13: Climate Action. United Nations Department of Economic and Social Affairs
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sjamsu Alam Lawelle, La Ode Muh. Yasir Haya, Wa Jali, Wa Ode Piliana, La Ode Muh. Arsal, Wa Ode Intiyani Mangurana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


