Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Inovasi Bioamelioran Berbasis Limbah Pupuk Kandang Sapi Bermikoriza pada Budidaya Jagung Ketan di Moncok Karya, Ampenan
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16240Diterbitkan:
2026-09-06Unduhan
Abstrak
This community service program was conducted from April to June 2026 in collaboration with the Karya Usaha Bersama Farmers Association (Gapoktan) in Moncok Karya, Ampenan Village, involving 20 farmers as participants. The program aimed to enhance farmers' knowledge and skills in the production of mycorrhiza-enriched bioameliorants derived from cattle manure waste and their application in glutinous corn cultivation. The activities were implemented through lectures, Focus Group Discussions (FGDs), and community empowerment approaches. A demonstration plot covering 400 m² of sandy soil was established to evaluate the application of the mycorrhizal bioameliorant under field conditions. Upon completion of the program, participating farmers demonstrated improved theoretical understanding of mycorrhizal bioameliorant production as well as enhanced practical knowledge and skills in its application on sandy soils. The cultivated glutinous corn exhibited vigorous growth and improved productivity. Furthermore, the partner farmer group actively participated in all stages of the program, contributing to the successful implementation and adoption of the introduced technology.
Kata Kunci:
community empowerment; bioameliorant; mycorrhiza; cattle manure waste; glutinous corn; sandy soilReferensi
Astiko, W. (2015). Peranan mikoriza indigenus pada pola tanam berbeda dalam meningkatkan hasil kedelai di tanah berpasir. Arga Puji Press.
Astiko, W. (2016). Status unsur hara dan populasi mikoriza pada beberapa pola tanam berbasis jagung dengan memanfaatkan mikoriza indigenus di tanah berpasir. CV. Al-Haramain.
Astiko, W. (2019). Peranan mikoriza pada beberapa pola tumpangsari jagung–kedelai di lahan suboptimal Lombok Utara. CV. Al-Haramain.
Astiko, W. (2021). Optimalisasi produktivitas lahan suboptimal melalui pengaturan tumpangsari jagung–kedelai dengan kombinasi nutrisi dan pupuk hayati asal Lombok Utara. CV. Al-Haramain.
Astiko, W. (2022). Produktivitas jagung dan kedelai dengan aplikasi bioamelioran berbasis pupuk hayati mikoriza indigenus Lombok Utara. CV. Al-Haramain.
Dariah, A., Sutono, S., Nurida, N. L., Hartatik, W., & Pratiwi, E. (2015). Pembenah tanah untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Balai Penelitian Tanah.
Hasibuan, A. S. Z. (2015). Pemanfaatan bahan organik dalam perbaikan beberapa sifat tanah pasir pantai selatan Kulon Progo. Planta Tropika: Journal of Agro Science, 3(1), 31–40.
Lehmann, J., & Joseph, S. (Eds.). (2015). Biochar for Environmental Management: Science, Technology and Implementation (2nd ed.). Routledge.
Mardikanto, T. (2010). Konsep-konsep pemberdayaan masyarakat. Surakarta. Fakultas Pertanian UNS.
Maryamah, U., Sutjahjo, S. H., & Nindita, A. (2017). Evaluasi penampilan sifat hortikultura dan potensi hasil pada jagung ketan. Buletin Agrohorti, 5(1), 88–97.
Nairfana, I. (2020). Analisis mutu kimia dan organoleptik snack bar dengan kombinasi tepung jagung ketan (Zea mays var. ceratina), tepung hunkwe, dan jambu mete. Food and Agro-Industry Journal, 1(1), 41–48.
Smith, S. E., & Read, D. J. (2008). Mycorrhizal symbiosis (3rd ed.). Academic Press.
Widowati, S. (2023). Prospek pemanfaatan pangan lokal dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan. Dalam Diversifikasi pangan lokal untuk ketahanan pangan: Perspektif ekonomi, sosial, dan budaya (hlm. 1–13).
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Wahyu Astiko, M. Taufik Fauzi, Sudirman, Ni Made Laksmi Ernawati, Irwan Muthahanas

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


