Sosialisasi Kesehatan Gratis Dan Konsultasi Laboratorium Lingkungan Oleh Blkpk Di Car Free Day Udayana, Mataram
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16293Diterbitkan:
2026-09-23Unduhan
Abstrak
Pencemaran lingkungan dan rendahnya kesadaran akan deteksi dini penyakit masih menjadi tantangan kesehatan utama di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan lingkungan serta memfasilitasi skrining kesehatan gratis bagi masyarakat melalui pendekatan langsung di ruang publik. Kegiatan dilaksanakan oleh Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi (BLKPK) Provinsi NTB di Car Free Day (CFD) Udayana, Kota Mataram, dengan metode penarikan sampel acak (random sampling) lintas generasi. Hasil kegiatan terhadap 74 partisipan menunjukkan bahwa pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) menjadi layanan yang paling diminati (54 responden), dengan tingkat partisipasi yang meningkat secara linear seiring bertambahnya usia akibat tingginya persepsi risiko penyakit tidak menular. Skrining tekanan darah didominasi oleh kelompok usia di atas 35 tahun, sementara pemeriksaan golongan darah menunjukkan tren berbalik dengan peminat tertinggi dari kelompok anak dan remaja (71,4%). Edukasi menggunakan media leaflet efektif dalam menyebarkan informasi mengenai pengujian parameter lingkungan dan pengendalian vektor penyakit perkotaan. Kegiatan promosi kesehatan di ruang publik ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran preventif masyarakat.
Kata Kunci:
Car Free Day, deteksi dini, edukasi masyarakat, kesehatan lingkungan, leaflet, pemeriksaan vektorReferensi
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. BPS RI. https://www.bps.go.id/publication/2023/02/10/statistik-indonesia-2023.html
Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat. (2022). Profil kesehatan Provinsi NTB tahun 2022. Dinas Kesehatan NTB. https://dinkes.ntbprov.go.id/profil-kesehatan/
Ernawati, E., Nuraini, T., & Utami, S. (2023). Persepsi risiko dan perilaku pemeriksaan kesehatan pada dewasa muda di perkotaan. Jurnal Keperawatan Komunitas, 11(2), 45–52. https://doi.org/10.32584/jkk.v11i2.1894
Fitriani, N., Wahyuningsih, N. E., & Saraswati, L. D. (2021). Hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku masyarakat dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (KEMAS), 16(3), 412–420. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas
Hakim, L., Suryadinata, R. V., & Kusumaningrum, T. (2022). Beban penyakit tular vektor di Indonesia: Tinjauan epidemiologi dan upaya pengendalian. Buletin Penelitian Kesehatan, 50(1), 23–34. https://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/BPK
Handayani, S., Pratiwi, R., & Nugroho, A. (2024). Efektivitas promosi kesehatan berbasis komunitas di ruang publik terhadap perilaku deteksi dini hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(3), 145–153. https://doi.org/10.21109/kesmas.v18i3.7891
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman umum program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/article/view/23111500002/survei-kesehatan-indonesia-2023.html
Kurniawan, D., Sari, I. P., & Lestari, D. (2024). Hubungan usia dan riwayat keluarga dengan perilaku skrining diabetes melitus pada lansia di Puskesmas perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 23–31. https://doi.org/10.26714/jkmi.19.1.2024.23-31
Lestari, P., & Sari, D. M. (2023). Persepsi dan perilaku pemeriksaan tekanan darah pada usia produktif di perkotaan. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 11(2), 98–105. https://doi.org/10.20473/jpk.v11.i2.2023.98-105
Ningrum, D. A., Putra, R. W., & Maharani, S. (2021). Faktor yang memengaruhi minat pemeriksaan golongan darah pada remaja dan dewasa muda di era digital. Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), 112–119. https://doi.org/10.31227/osf.io/8k3z9
Pratiwi, D., & Suryadinata, R. V. (2021). Efektivitas penyuluhan kesehatan lingkungan terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan penyakit berbasis vektor. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(4), 289–297. https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi
Pratiwi, N. D., Arifin, Z., & Suryani, L. (2023). Evaluasi kualitas air sungai perkotaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat berdasarkan parameter BOD dan TSS. Jurnal Teknik Lingkungan, 24(1), 34–42. https://doi.org/10.5614/jtl.2023.24.1.4
Putri, A. D. (2021). Faktor determinan perilaku pencarian kesehatan pada dewasa muda di wilayah perkotaan (Disertasi Doktor, Universitas Indonesia). Universitas Indonesia Library. https://lib.ui.ac.id/detail?id=20523456
Rahayu, S., & Hamidah, H. (2020). Faktor lingkungan yang berhubungan dengan kepadatan vektor nyamuk Aedes aegypti di daerah perkotaan. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 4(2), 67–
75. https://journal.fkm.ui.ac.id/epid
Rizky, M. F., & Hidayat, T. (2022). Faktor determinan perilaku pemeriksaan gula darah sewaktu pada populasi usia produktif dan lansia. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 10(3), 210–218. https://doi.org/10.20473/jpk.v10.i3.2022.210-218
Santoso, B., & Wijaya, K. (2022). Hubungan paparan logam berat Timbal dan Kadmium dalam air dengan fungsi ginjal masyarakat pesisir perkotaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(2), 88–96. https://doi.org/10.14710/jkli.21.2.88-96
Sari, K. Y., & Wulandari, A. (2023). Analisis motivasi masyarakat perkotaan dalam melakukan pemeriksaan golongan darah secara sukarela. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 11(1), 55–62. https://doi.org/10.20473/jpk.v11.i1.2023.55-62
Sulistyawati, S., Dwi Astuti, F., Umniyati, S. R., & Panjang, I. D. (2019). Dengue vector control through community empowerment: Lessons learned from a community-based study in Yogyakarta, Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(6), 1013. https://doi.org/10.3390/ijerph16061013
Wijaya, L. P., & Kurniasari, Y. (2022). Faktor penghambat pemeriksaan kesehatan pada usia produktif. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 10(1), 78–
86. https://doi.org/10.20473/jpk.v10.i1.2022.78-86
World Health Organization. (2017). Global vector control response 2017–2030. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789241512978
World Health Organization. (2023). Preventing disease through healthy environments: A global assessment of the burden of disease from environmental risks (2nd ed.). WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240074026
Yudhastuti, R., & Vidiyani, A. (2021). Hubungan kondisi lingkungan, kontainer, dan perilaku masyarakat dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di daerah endemis demam berdarah dengue. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 8(1), 1–11. https://e-journal.unair.ac.id/JKL
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Nengah Wartinanda Dwi Putra Dananjaya, Muhammad Arkan Yokasyah, Dela Agustin, Bq Dwinta Ajeng Sasmita, Widyadhana Jamalia Putri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


