Pemberdayaan Pemuda Desa Sandubaya Lombok Barat Melalui Penerapan Konsep Circular Agriculture Pengolahan Limbah Peternakan Berbasis Bioaktivator
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16296Diterbitkan:
2026-09-18Unduhan
Abstrak
Pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik merupakan strategi utama dalam menerapkan prinsip ekonomi di wilayah pedesaan untuk mengatasi risiko pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan kemandirian petani dan peternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan teknis para pemuda dan pelajar di Desa Sandubaya, Kabupaten Lombok Barat, dalam mengolah limbah feses sapi dan kambing menjadi pupuk kompos. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan: diskusi kelompok terarah (FGD), sosialisasi dan edukasi, pelatihan praktik pembuatan kompos bioaktivator (EM4 dan molases). Bahan utama yang digunakan meliputi 50 kg feses sapi, 25 kg feses kambing, 20 kg sekam padi sebagai bahan kaya karbon, 1 liter molases, dan 100 ml EM4 sebagai bioaktivator mikrobia. Evaluasi dilakukan melalui uji mutu fisik kompos. Hasil kegiatan menunjukkan kompos yang dihasilkan terfermentasi sempurna selama 14 hari dengan karakteristik fisik warna coklat tua kehitaman, aroma khas tanah (earthy), bertekstur remah. Program pengabdian ini membuktikan bahwa pengolahan limbah lokal berbasis integrasi bioaktivator efisien dalam mewujudkan regenerasi petani muda teknopreneur dan keberlanjutan agroekosistem pedesaan di NTB.
Kata Kunci:
Bioaktivator Circular Agriculture Kompos Organik Limbah Peternakan community engagementReferensi
Adi, I. P. C. W., Wirawan, I. P. S., & Madrini, I. A. G. B. (2023). Effect of addition of EM4 and molasses bioactivator in making liquid organic fertilizer from Balinese restaurant waste. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 11(2), 353–363. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p13
Arsic, M., Abdalla, A. L., Dong, H., Loyon, L., Packer, A. P. C., Saha, C. K., Si, B., Meo Zilio, D., & Amon, B. R. (2025). Circular bioeconomy approaches for livestock manure and post-consumer wastes: opportunities for biofertilizers and bioenergy. Animal Frontiers, 15(4), 54–64. https://doi.org/10.1093/af/vfaf017
Bernal, M. P., Alburquerque, J. A., & Moral, R. (2009). Composting of animal manures and chemical criteria for compost maturity assessment: A review. Bioresource Technology, 100(22), 5444–5453. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2009.01.035
Devault, M., Woolf, D., Lohmann, P., Brentrup, F., Yang, X., Houlton, B. Z., & Lehmann, J. (2025). Nutrient recycling potential of excreta for global crop and grassland production. Nature Sustainability, 8, 99–111. https://doi.org/10.1038/s41893-024-01467-8
Duan, H., Ji, M., Chen, A., Zhang, B., Shi, J., Liu, L., & Zhao, Y. (2021). Evaluating the impact of rice husk on successions of bacterial and fungal communities during cow manure composting. Environmental Technology & Innovation, 24, 102084. https://doi.org/10.1016/j.eti.2021.102084
Onwosi, C. O., Igbokwe, V. C., Odimba, J. N., Eke, I. E., Nwankwoala, M. O., Iroh, I. N., & Ezeogu, L. I. (2017). Composting technology in waste stabilization: On the methods, challenges and future prospects. Journal of Environmental Management, 190, 140–157. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2016.12.051
Pugliese, G., Puvača, N., Passantino, L., Perillo, A., Laudadio, V., Tateo, A., Piemontese, L., Dimuccio, M. M., Lauriola, S., Tufarelli, V., & Losacco, C. (2026). Drawing a circle for the livestock and agrifood sector: Fundamentals to a sustainable supply chain. Frontiers in Animal Science, 7, 1765104. https://doi.org/10.3389/fanim.2026.1765104
Sadeghpour, A., & Afshar, R. K. (2024). Livestock manure: From waste to resource in a circular economy. Journal of Agriculture and Food Research, 17, 101255. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2024.101255
Septiyani, S., & Natalina. (2026). Green Phoskko and EM4 activators on compost from goat manure and tapioca waste. Ambidextrous Journal of Innovation Efficiency and Technology in Organization, 4(01), 1–11. https://doi.org/10.61536/ambidextrous.v4i01.446
Sriraj, P., & Butnan, S. (2024). Lasting effects of the co-application of rice husk biochar with cattle manure and compost on soil and corn. Soil Science Annual, 75(4), 1–14. https://doi.org/10.37501/soilsa/195816
Vebriyanti, E., Qarahma, B., & Novia, D. (2024). Effect of adding sawdust and husk ash on N, P, K and C-organic content in making goat manure compost. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan, 12(2), 160–166. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i2.11139
Wang, L., Li, Y., & Li, X. (2024). Microbe-aided thermophilic composting accelerates manure fermentation. Frontiers in Microbiology, 15, 1472922. https://doi.org/10.3389/fmicb.2024.1472922
Xing, S., et al. (2024). Evaluation of compost quality and the environmental effects of semipermeable membrane composting with poultry manure using sawdust or mushroom residue as the bulking agent. Journal of Environmental Management, 353, 120162. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.120162
Zhang, Y., et al. (2023). Unraveling impacts of inoculating novel microbial agents on nitrogen conversion during cattle manure composting: Core microorganisms and functional genes. Bioresource Technology, 390, 129887. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2023.129887
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zaid al Gifari, ikhwan Firhamsah, M. Ashari, Rina Andriati, Khairil Anwar, Ryan Aryadin Putra, Luluk Lailatun Nurjanah, Rezki Amalyadi, Ine Karni, Ica Ayu Wandira, I Gede Nano Septian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


