Penguatan Kesadaran Masyarakat dalam Pelestarian Ekosistem Mangrove Wilayah Pesisir di Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16297Diterbitkan:
2026-09-18Unduhan
Abstrak
Penguatan kesadaran Masyarakat dalam pelestarian ekosistem mangrove wilayah pesisir ini adalah program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Mitra dalam program KKN Tematik ini adalah Pemerintah Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, yang merupakan salah satu desa yang dikembangkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, yaitu kawasan percontohan pengembangan ekonomi biru. Desa Sorue Jaya memiliki wilayah pesisir dengan keberadaan hutan nipah (Nypa fruticans) dan ekosistem mangrove yang memiliki tutupan sedang hingga padat. Potensi ekosistem tersebut memiliki nilai ekologis dan sosial-ekonomi yang penting bagi keberlanjutan pesisir. Namun demikian, pemanfaatan dan pelestarian potensi mangrove masih menghadapi permasalahan berupa belum tersedianya perencanaan konservasi mangrove di tingkat desa serta rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait fungsi dan manfaat mangrove bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Program KKN Tematik ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi mangrove sekaligus mendukung penguatan identitas Desa Sorue Jaya sebagai kawasan KNMP berbasis ekonomi biru. Pelaksanaan program dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi konservasi mangrove kepada masyarakat, khususnya anak usia sekolah, kegiatan penanaman mangrove, serta penyebarluasan media informasi dan edukasi. Kegiatan penanaman dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Sorue Jaya, masyarakat, dan siswa sekolah, dengan jumlah 300 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. yang ditanam pada lokasi pesisir desa. Selain itu, mahasiswa mengembangkan dan menyebarluaskan poster edukasi mengenai fungsi dan pentingnya ekosistem mangrove yang ditempatkan di sekolah-sekolah, sekretariat Karang Taruna, dan kantor Pemerintah Desa Sorue Jaya. Kegiatan kolaboratif tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya konservasi di tingkat masyarakat dan mendukung pengembangan KNMP Sorue Jaya yang berkelanjutan, berbasis masyarakat, dan selaras dengan prinsip ekonomi biru.
Kata Kunci:
Mangrove KKN Rehabilitasi Sorue JayaReferensi
Albino, T., & Utama, S. P. (2025). Analisis kerusakan lingkungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di sekitar Pulau Baai Kota Bengkulu. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2), 2991-2998.
Bengen, D. G. (2005). Pedoman teknis pengenalan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) - Institut Pertanian Bogor.
Harahap, N. (2010). Penilaian ekonomi ekosistem hutan mangrove dan aplikasinya dalam perencanaan wilayah pesisir. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Muallim, & Irma. (2025). Implementasi traffic funopoly sebagai media edukasi keselamatan lalu lintas dan pengembangan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Pesisir dan Lingkungan.
Prihadi, D. J., Riyantini, I., & Ismail, M. R. (2018). Pengelolaan kondisi ekosistem mangrove dan daya dukung lingkungan kawasan wisata bahari mangrove di Karangsong Indramayu. Jurnal Kelautan Nasional, 13(1), 53-64.
Rizki, M., & Novi, R. (2018). Evaluasi tingkat keberhasilan tumbuh bibit mangrove pada kegiatan rehabilitasi pesisir. Jurnal Ilmu Pertanian dan Lingkungan, 6(2), 101-109.
Rusdiana, O., Fakuara, Y., & Kusmana, C. (2016). Kriteria kualitas bibit mangrove Rhizophora mucronata pada persemaian polybag. Jurnal Silvikultur Tropika, 7(3), 145-152.
Setyaningrum, P., Hudaifah, A., Noviasri, R., Prasetya, F. A., & Cholilie, I. A. (2021). Community Based Cooperative melalui pengembangan Desa Wisata Mangrove berbasis edu eco wisata di Desa Banyu Urip, Ujung Pangkah, Gresik. Inspirasi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 74-88.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muh. Zamrun F, Viska Inda Variani, Haeruddin, Amadhan Takwir, Arwan Arif Rahman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


