Diseminasi Informasi Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau 5 September 2026
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16309Diterbitkan:
2026-09-29Unduhan
Abstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh peristiwa erupsi eksplosif Gunung Anak Krakatau (GAK) pada 4-6 September 2026 yang menyemburkan abu vulkanik hingga menyelimuti Kota Bandar Lampung dan sekitarnya. Kehadiran abu vulkanik ini menimbulkan kepanikan publik akibat rendahanya literasi masyarakat terkait karakteristik dan bahaya fisik abu vulkanik pasca-erupsi. Tujuan dari kegiatan PkM situastional ini adalah untuk memberikan edukasi berbasis bukti ilmiah (evidence-based information) guna meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam meminimalkan risiko kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama: (1) pengambilan sampel abu vulkanik pasca-erupsi di Bandar Lampung, (2) analisis kualitatif morfologi dan komponen abu di Laboratorium Petrologi, Teknik Geologi, ITERA, menggunakan mikroskop polarisasi Nikon Eclips E200 (perbesaran 10x), serta (3) diseminasi informasi krisis melalui kemitraan media massa. Hasil Pengamatan laboratorium menunjukkan bahwa abu vulkanik berukuran mirko (10-20) dan tersusun atas gelas vulkanik, mineral, serta litik dengan morfologi ireguler bersudut tajam. Karakteristik fisik yang tajam ini menjadi pemicu utama iritasi mata dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Diseminasi massif melalui platform digital media terbukti efektif meredakan kepanikan, mendorong penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta meningkatkan literasi mitigasi bencana masyarakat Lampung.
Kata Kunci:
abu vulkanik Gunung anak krakatau diseminasi informasi bahaya kesehatan literasi mitigasiReferensi
Badan Geologi. (2026, September 5). Laporan Aktivitas Gunung Api. Https://Magma.Esdm.Go.Id/v1/Gunung-Api/Laporan. https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan/search/q?code=KRA&start=2026-09-01&end=2026-09-07&page=2#
Badan Meteorologi, K. dan G. (2026, September 6). BMKG Terus Pantau Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau - Siaran Pers - BMKG. Https://Www.Bmkg.Go.Id/Siaran-Pers. https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/bmkg-terus-pantau-dampak-erupsi-gunung-anak-krakatau
Cook, R. J., Barron, J. C., Papendick, R. I., & Williams, G. J. (1981). Impact on Agriculture of the Mount St. Helens Eruptions. Science, 211(4477), 16–22. https://doi.org/10.1126/SCIENCE.211.4477.16
Dahren, B., Troll, V. R., Andersson, U. B., Chadwick, J. P., Gardner, M. F., Jaxybulatov, K., & Koulakov, I. (2012). Magma plumbing beneath Anak Krakatau volcano, Indonesia: Evidence for multiple magma storage regions. Contributions to Mineralogy and Petrology, 163(4), 631–651. https://doi.org/10.1007/s00410-011-0690-8
Guffanti, M., Casadevall, T. J., & Budding, K. (2010). Encounters of Aircraft with Volcanic Ash Clouds: A Compilation of Known Incidents, 1953-2009. http://www.usgs.gov/pubprod
Institut Teknologi Sumatera. (2026). Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau - ITERA. https://www.itera.ac.id/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau/
Kementerian Pendidikan Tinggi, S. dan T. (2026, September 7). Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Https://Kemdiktisaintek.Go.Id/News/Article/Kemdiktisaintek-Terapkan-Pjj-Di-Perguruan-Tinggi-Terdampak-Abu-Vulkanik-Anak-Krakatau. https://kemdiktisaintek.go.id/news/article/kemdiktisaintek-terapkan-pjj-di-perguruan-tinggi-terdampak-abu-vulkanik-anak-krakatau
KompasTV Lampung. (2026). Pakar Vulkanologi Amati Kandungan Abu Vulkanik - YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=w0KAsgfdX2Q
RRI Lampung. (2026). DIALOG LAMPUNG MENYAPA || Rabu, 09 September 2026 - YouTube. https://www.youtube.com/live/1T6PT8dmEeo
Ruggieri, F., Forte, G., Bocca, B., Casentini, B., Bruna Petrangeli, A., Salatino, A., & Gimeno, D. (2023). Potentially Harmful Elements Released by Volcanic Ash of the 2021 Tajogaite Eruption (Cumbre Vieja, La Palma Island, Spain): Implications for Human Health. Science of The Total Environment, 905, 167103. https://doi.org/10.1016/J.SCITOTENV.2023.167103
Setiawati, T. C., Nurcholis, M., Basuki, Budiman, S. A., & Yudiantoro, D. F. (2024). Elemental Composition and Mineralogical Characteristics of Volcanic Ash and Soil Affected by the Eruption of Mount Semeru, East Java. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 11(3), 5741–5753. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2024.113.5741
Tomašek, I., Damby, D. E., Stewart, C., Horwell, C. J., Plumlee, G., Ottley, C. J., Delmelle, P., Morman, S., El Yazidi, S., Claeys, P., Kervyn, M., Elskens, M., & Leermakers, M. (2021). Development of A Simulated Lung Fluid Leaching Method to Assess the Release of Potentially Toxic Elements from Volcanic Ash. Chemosphere, 278, 130303. https://doi.org/10.1016/J.CHEMOSPHERE.2021.130303
Tribun Lampung. (2026, September). Mengenal Abu Vulkanik GAK: Bukan Sekadar Debu, Ada ‘Beling Mikro.’ https://lampung.tribunnews.com/lampung/1217721/mengenal-abu-vulkanik-gak-bukan-sekadar-debu-ada-beling-mikro
Witham, C. S., Oppenheimer, C., & Horwell, C. J. (2005). Volcanic Ash-leachates: Q Review and Recommendations for Sampling Methods. Journal of Volcanology and Geothermal Research, 141(3–4), 299–326. https://doi.org/10.1016/J.JVOLGEORES.2004.11.010
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Happy Christin Natalia, Evan Rosyadi Ogara, Sakilla Gia Mentari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


