Perancangan Aktivitas Pembelajaran Mendalam Bahasa Inggris di Sekolah Dasar yang Minim Fasilitas di Kabupaten Lombok Timur
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16311Diterbitkan:
2026-09-23Unduhan
Abstrak
Keterbatasan fasilitas pembelajaran masih menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris yang aktif dan bermakna di sekolah dasar. Selain itu, sebagian guru belum memahami penerapan Pembelajaran Mendalam secara praktis dan masih menganggap bahwa pembelajaran inovatif bergantung pada penggunaan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru sekolah dasar di Kabupaten Lombok Timur dalam merancang dan menerapkan aktivitas Pembelajaran Mendalam Bahasa Inggris berbasis low-tech dan konteks lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, praktik perancangan aktivitas, simulasi mengajar, serta refleksi dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah 20 guru dari beberapa sekolah dasar di Desa Timbanuh, Kabupaten Lombok Timur yang menghadapi keterbatasan fasilitas pembelajaran Bahasa Inggris. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif peserta terhadap pemahaman dan keterampilan praktis guru dalam menerjemahkan prinsip Pembelajaran Mendalam ke dalam aktivitas yang kontekstual, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Guru mampu merancang dan mempraktikkan aktivitas dengan memanfaatkan media sederhana dan sumber daya di lingkungan sekolah, seperti kertas, kardus, kartu kata, gambar, benda-benda di sekitar, serta unsur lingkungan alami. Materi pelatihan juga dibagikan kepada seluruh peserta agar dapat digunakan, diadaptasi, dan dikembangkan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, pendekatan low-tech dapat menjadi alternatif yang relevan dan mudah direplikasi untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang bermakna di sekolah dasar dengan fasilitas terbatas.
Keywords: Pembelajaran mendalam; Bahasa Inggris sekolah dasar; pembelajaran low-tech; pengembangan kompetensi guru; konteks lokal
Kata Kunci:
Pembelajaran mendalam; Bahasa Inggris sekolah dasar; pembelajaran low-tech; pengembangan kompetensi guru; konteks lokalReferensi
Daud, A. 2024. English instruction challenges and opportunities in Indonesian primary schools: A systematic review. Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim), 6(1), 1–18. https://doi.org/10.26418/jeltim.v6i1.72178
Dwiyanti, V. P., dan Saputra, E. R. 2024. Refleksi praktik mengajar bahasa Inggris di sekolah dasar negeri. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 9(1), 87–95. https://doi.org/10.47435/jpdk.v9i1.2541
Faizin, H. A., Permatasari, I., dan Aziz, M. 2022. The value of local content in ELT materials in Indonesia. Journal of English Language and Education, 7(2), 19–26. https://doi.org/10.31004/jele.v7i2.243
Farmasari, S. 2021. From an international English language assessment framework to a teacher-based assessment: A study of primary English teachers’ agentive perspectives and projections. REID (Research and Evaluation in Education), 7(1), 35–45. https://doi.org/10.21831/reid.v7i1.38850
Farmasari, S. 2022. Peer-learning in young learners English speaking tasks: An ecological analysis. International Journal of Language Education, 6(3), 254–266. https://doi.org/10.26858/ijole.v6i3.32000
Farmasari, S., Baharuddin, Elmiana, D. S., Riyanto, A. A., dan Wahab, A. D. A. 2023. Potencies of exercising agency amongst pre-service English teachers in micro teaching. IJEE (Indonesian Journal of English Education), 10(1), 23–36. https://doi.org/10.15408/ijee.v10i1.30873
Farmasari, S., Herayana, D., Suryaningsih, H., Munandar, L. O. A. A., dan Aditia, Y. 2025. EFL teacher agency across contexts: A mixed-methods study of instructional problem-solving in urban and rural schools. Script Journal: Journal of Linguistics and English Teaching, 10(2), 371–390. https://doi.org/10.24903/sj.v10i2.2216
Farmasari, S., Mahyuni, Nurtaat, L., dan Wardana, L. A. 2021. Pelatihan percakapan bahasa Inggris pariwisata melalui permainan luar ruang bermakna (meaningful outdoor plays) untuk anak-anak di sekitar lokasi pembangunan sirkuit MotoGP Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2), 86–92. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i2.673
Farmasari, S., Wardana, L. A., Baharuddin, Amrullah, Isnaeni, M., dan Lail, H. 2023. Pre-service teachers’ agentive projections toward innovation in online English Language Teaching (ELT) classes. REID (Research and Evaluation in Education), 9(1), 13–23. https://doi.org/10.21831/reid.v9i1.51393
Farmasari, S., Wardana, L. A., Baharuddin, dan Suryaningsih, H. 2026. Predicting future identity of English for Young Learner (EYL) teachers: Investigating how coursework shapes pre-service teachers’ identities and teaching readiness. Script Journal: Journal of Linguistics and English Teaching, 11(1), 138–153. https://doi.org/10.24903/sj.v11i1.2344
Ferdiant, A. G., Ghofur, A., Aziziy, Y. N., dan Vargheese, K. J. 2026. Reinterpreting learning preferences through deep learning practices in Indonesian senior high school English classrooms. Script Journal: Journal of Linguistics and English Teaching, 11(1), 118–137. https://doi.org/10.24903/sj.v11i1.2361
Hanafi, N., Farmasari, S., Mahyuni, Amin, M., dan Lestari, Y. B. 2021. Pelatihan pengembangan model penilaian otentik (authentic assessment) pada pembelajaran bahasa Inggris sekolah dasar bagi guru-guru bahasa Inggris sekolah dasar di Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2). https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i2.855
Jakfar, A. E., dan Rahmatillah, R. 2023. A systematic review on the significance of reflective teaching in teaching performance. EnJourMe (English Journal of Merdeka): Culture, Language, and Teaching of English, 8(2), 158–163. https://doi.org/10.26905/enjourme.v8i2.11785
Mafulah, S., Panggala, O. B. A., dan Herawati, S. 2025. How storytelling enhanced elementary students’ English proficiency. Teaching English as Foreign Language, Literature and Linguisticss, 5(1), 30–35. https://doi.org/10.33752/teflics.v5i1.8976
Sujana, I. M., Farmasari, S., Sahuddin, Fitriana, E., Munandar, L. O. A. H., dan Ryanto, A. A. 2024. Pengembangan kompetensi pedagogis di perguruan tinggi dengan menerapkan Lesson Study for Learning Community (LSLC). Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(1), 59–66. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v7i1.6928
Sumakul, D. T. Y. G. 2025. Pelatihan low-tech bagi guru bahasa Inggris di Soe, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 9(2), 229–236. https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i2.9229
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Santi Farmasari, Lalu Ali Wardana, Hartati Suryaningsih, Desi Herayana, Adibah Adibah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


