Pemanfaatan Media Permainan Ular Tangga Edukatif untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Pesisir pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Lapulu
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16349Diterbitkan:
2026-09-30Unduhan
Abstrak
Kelurahan Lapulu adalah kawasan pesisir dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Kecamatan Abeli, Kota Kendari, dan menghadapi permasalahan sampah yang menumpuk di area pantai. Sebagai bagian dari KKN Tematik bertema "Eco-Coastal Village", kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadikan edukasi lingkungan bagi anak sekolah dasar sebagai salah satu program utama guna membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba, Kelurahan Lapulu, kegiatan ini melibatkan 30 siswa Sekolah Dasar dengan memanfaatkan permainan ular tangga yang dimodifikasi untuk memuat pesan-pesan pelestarian lingkungan pesisir. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan partisipatif serta rekreatif-edukatif, dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN Tematik. Tiga capaian utama teridentifikasi dari kegiatan ini: meningkatnya pemahaman siswa terhadap isu-isu lingkungan pesisir, tumbuhnya kepekaan mereka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya, serta terbentuknya peran siswa sebagai agen perubahan lingkungan, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa metode belajar sambil bermain menunjukkan potensi sebagai pendekatan yang efektif untuk edukasi lingkungan pesisir pada anak usia sekolah dasar, serta memiliki potensi untuk direplikasi secara berkelanjutan oleh pihak sekolah maupun masyarakat setempat
Kata Kunci:
edukasi lingkungan; permainan ular tangga; sampah pesisir; anak sekolah dasar; Kelurahan LapuluReferensi
Badan Pusat Statistik (BPS). 2024. Kecamatan Abeli Dalam Angka 2024. BPS Kota Kendari: Kendari.
Baroroh, E.Z., Wardani, D.A., dan Andini, F. 2024. Pengaruh Permainan Ular Tangga dalam Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Perilaku Membuang Sampah di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia. 4(2): 181-192.
Chawla, L. 1998. Significant Life Experiences Revisited: A Review of Research on Sources of Environmental Sensitivity. The Journal of Environmental Education. 29(3): 11-21.
Cordova, M.R., Falahudin, D., Puspitasari, R., Purbonegoro, T., Iskandar, M.R., dan Rositasari, R. 2019. Inisiasi Data Sampah Laut Indonesia Melengkapi Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut Sesuai Peraturan Presiden RI No. 83 Tahun 2018. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI): Jakarta.
Jambeck, J.R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T.R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., dan Law, K.L. 2015. Marine Pollution. Plastic Waste Inputs from Land into the Ocean. Science. 347(6223): 768-771.
Kendarinews.com. 2026. Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN Tematik FPIK UHO Hadirkan Edukasi Lingkungan Pesisir bagi Anak-anak di Kelurahan Lapulu, https://kendarinews.com, diakses 5 Agustus 2026.
Morganti, L., Pallavicini, F., Cadel, E., Candelieri, A., Archetti, F., dan Mantovani, F. 2017. Gaming for Earth: Serious Games and Gamification to Engage Consumers in Pro-Environmental Behaviours for Energy Efficiency. Energy Research & Social Science. 29: 95-102.
Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Sawitri, D. R., Noersasongko, E., & Izzati, D. N. (2019). “Eco Green Ular Tangga (EGUT)” game as tools of teaching to improve environmental care for early childhood in Tunas Bangsa and Jati Asih play groups in Semarang. Journal of Vocational Career Education, 4(1), 61–66.
UNESCO. 2020. Education for Sustainable Development: A Roadmap. Paris: UNESCO Publishing.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ermayanti Ishak, Halili, Asriyana, Waode Nilda Arifiana Effendy, A. Ginong Pratikino, Adi Imam Wahyudi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


