Penerapan Hilirisasi Produk Madu Lebah Trigona sp. Menjadi Permen Madu sebagai Sumber Ekonomi Masyarakat Berkelanjutan di Lombok Utara
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16353Diterbitkan:
2026-09-28Unduhan
Abstrak
Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, salah satunya melalui budidaya lebah tanpa sengat (Trigona sp.). Madu yang dihasilkan oleh lebah trigona memiliki nilai ekonomi yang tinggi, namun sebagian besar masyarakat masih memasarkan produk dalam bentuk madu cair sehingga pengembangan nilai tambah produk belum optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi hilirisasi melalui diversifikasi produk agar madu trigona dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki daya saing lebih tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan hilirisasi produk madu lebah trigona menjadi permen madu sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan produk berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan bersama Kelompok Tani Harapan Baru di Desa Batu Rakit, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory community empowerment melalui tahapan identifikasi permasalahan mitra, pelatihan teknologi pengolahan madu, praktik produksi permen madu, pendampingan pengemasan, serta pengenalan strategi pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mitra mampu mengikuti proses pengolahan madu trigona menjadi produk permen madu, mulai dari persiapan bahan, proses produksi, pencetakan, hingga pengemasan produk. Kegiatan ini memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi produk dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Inovasi permen madu memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk pangan lokal yang mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya daerah
Kata Kunci:
Hilirisasi produk, madu trigona, permen madu, pemberdayaan masyarakat, produk lokalReferensi
Abd Jalil, M. A., Kasmuri, A. R., & Hadi, H. (2017). Stingless bee honey, the natural wound healer: A review. Skin Pharmacology and Physiology, 30(2), 66–75. https://doi.org/10.1159/000458416
Biluca, F. C., Braghini, F., Gonzaga, L. V., Costa, A. C. O., & Fett, R. (2016). Physicochemical profiles, minerals and bioactive compounds of stingless bee honey (Meliponinae). Journal of Food Composition and Analysis, 50, 61–69. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2016.05.007
Chuttong, B., Chanbang, Y., Sringarm, K., & Burgett, M. (2016). Physicochemical profiles of stingless bee (Apidae: Meliponini) honey from South East Asia (Thailand). Food Chemistry, 192, 149–155. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2015.06.089
Codex Alimentarius Commission. (2001). Standard for honey (CXS 12-1981, revised 2001). Food and Agriculture Organization of the United Nations and World Health Organization.
Ediset, E., Rusdimansyah, R., Ismet, I., Saputra, D. A., & Anas, A. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya madu galo-galo (Trigona sp.) dan pendirian taman tanaman obat keluarga di Nagari Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 7(4), 473–487. https://doi.org/10.25077/jhi.v7i4.839
Fakih, T. M., Hidayat, A. F., Soewondo, B. P., Darma, G. C. E., Nuzulfikri, R., Radina, F., & Prayitno, R. (2023). Analisis, pengembangan, dan sertifikasi produk madu trigona hasil budidaya masyarakat. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 6(3), 480–491. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i3.19680
Fajarini, L. D. R., Ananta, P. M. A., Wahyudi, I. W., Julyantika, D. P., & Budihartini, N. K. S. (2026). Optimalisasi keamanan pangan, citra, dan daya saing produk UMKM madu Trigona sp. melalui kemasan estetik di Desa Batuan Kaler. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 1235–1241. https://doi.org/10.31949/jb.v7i2.17650
Joshi, L. K., & Yustriawan, R. B. (2023). Empowering trigona honey bee farmers: Community empowerment efforts based on local potential by PT Pertamina EP Sangatta Field–Lapangan Semberah. Progress in Social Development, 5(2). https://doi.org/10.30872/psd.v5i2.102
Kek, S. P., Chin, N. L., Yusof, Y. A., Tan, S. W., & Chua, L. S. (2014). Total phenolic contents and colour intensity of Malaysian honeys from the Apis spp. and Trigona spp. bees. Agriculture and Agricultural Science Procedia, 2, 150–155. https://doi.org/10.1016/j.aaspro.2014.11.022
Nascimento, A. S., Marchini, L. C., Carvalho, C. A. L., Araújo, D. F. D., Olinda, R. A., & Silveira, T. A. (2015). Physical-chemical parameters of honey of stingless bee (Hymenoptera: Apidae). American Chemical Science Journal, 7(3), 139–149. https://doi.org/10.9734/ACSJ/2015/17547
Nordin, A., Sainik, N. Q. A. V., Chowdhury, S. R., Saim, A. B., & Idrus, R. B. H. (2018). Physicochemical properties of stingless bee honey from around the globe: A comprehensive review. Journal of Food Composition and Analysis, 73, 91–102. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2018.06.002
Nursari, S., Suryana, I. G. P., & Alfianti, S. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan pembentukan kelompok ternak madu trigona (Tetragonula clypearis) di Desa Reban Madani Lingsar. Jurnal Wicara, 1(2), 218–231. https://doi.org/10.29303/wicara.v1i2.2420
Ramadhan, R. A. M., Fauzan, H. J., Rahmananda, D., Nurullita, D. S., Ilahiah, T. N., Destin, R., & Nurfahman, Y. (2026). Potensi dan pengembangan UMKM madu lokal Trigona sp. di Desa Lengkongjaya, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Journal of Empowerment Community, 8(1), 160–166. https://doi.org/10.36423/jec.v8i1.2686
Rao, P. V., Krishnan, K. T., Salleh, N., & Gan, S. H. (2016). Biological and therapeutic effects of honey produced by honey bees and stingless bees: A comparative review. Revista Brasileira de Farmacognosia, 26(5), 657–664. https://doi.org/10.1016/j.bjp.2016.01.012
Rozman, A. S., Hashim, N., Maringgal, B., & Abdan, K. (2022). A comprehensive review of stingless bee products: Phytochemical composition and beneficial properties of honey, propolis, and pollen. Applied Sciences, 12(13), 6370. https://doi.org/10.3390/app12136370
Shapla, U. M., Solayman, M., Alam, N., Khalil, M. I., & Gan, S. H. (2018). 5-Hydroxymethylfurfural (HMF) levels in honey and other food products: Effects on bees and human health. Chemistry Central Journal, 12, 35. https://doi.org/10.1186/s13065-018-0408-3
da Silva, P. M., Gauche, C., Gonzaga, L. V., Costa, A. C. O., & Fett, R. (2016). Honey: Chemical composition, stability and authenticity. Food Chemistry, 196, 309–323. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2015.09.051
Vit, P., Pedro, S. R. M., & Roubik, D. W. (Eds.). (2013). Pot-honey: A legacy of stingless bees. Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-4960-7
Wijaya, E. R., Ahmad, N. H., Ramadhani, I. K., Zahrina, N., & Akli, K. (2025). Transformasi UMKM madu Syukri: Solusi inovatif untuk produksi dan pemasaran madu trigona di Kota Pariaman. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 129–138. https://doi.org/10.31599/swe3f417
Zaldivar-Ortega, A. K., Cenobio-Galindo, A. J., Morfin, N., Aguirre-Álvarez, G., Campos-Montiel, R. G., Esturau-Escofet, N., Garduño-García, A., & Angeles-Hernandez, J. C. (2024). The physicochemical parameters, phenolic content, and antioxidant activity of honey from stingless bees and Apis mellifera: A systematic review and meta-analysis. Antioxidants, 13(12), 1539. https://doi.org/10.3390/antiox13121539
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Erwan, Dwi Kusuma Purnamasari, Dwi Kusuma Purnamasari, Dany Alfian Herlambang

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


