Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Sosialisasi Penerapan Keluarga Berencana (KB) Kalender Untuk menekan Fertilitas Terhadap Pasangan Suami Istri Masa Subur di Desa Lenek Daya Lombok Timur

Penulis

Muhammad Rizki Assamsuli , Dian Susila Purnama , Baiq Fira Oktaviana , Yahya Efendi , Lalu Gilang Daffa Nugroho , Irfan , Ni Luh Shanti Adriani , Nur Khalisa Pratiwi , Antya Citta Sekar Ganitri , Rizkika Maulida , I Wayan Merta

DOI:

10.29303/jpmpi.v9i3.16364

Diterbitkan:

2026-09-30

Unduhan

Abstrak

Populasi penduduk Desa Lenek Daya berjumlah 7.005 jiwa, terdiri dari 3.474 laki-laki dan 3.531 perempuan dengan 1.972 KK. Pasangan suami istri yang masih subur atau produktif melahirkan anak  sebanyak 328. Pasangan suami istri tersebut sebagian besar tidak ikut program Keluarga Berencana (KB), karena takut terhadap efek samping yang ditimbulkan. Salah satu bentuk untuk meningkatkan pemahaman meraka dengan cara menerapkan KB Kalender atau Pantang Berkala. KB kalender adalah salah satu metode kontrasepsi alami, tanpa menimbulkan efek samping terhadap kesehatan. Metode KB kalender dapat diterapkan pada pasangan suami istri untuk menekan jumlah kelahiran. Dengan membantu menentukan hari terbaik untuk menghindari hubungan intim tanpa kondom. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi 3 tahapan. Tahap pertama adalah persiapan menginventarisis pasangan suami istri yang masih masa subur. Kegiatan kedua adalah melaksanakan sosialisasi dengan cara memaparkan/menjelaskan materi, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ketiga adalah melakukan evaluasi, dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan secara langsung untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. Pengabdian ini dapat disimpulkan, pasangan suami istri  masa subur sebagai peserta pengabdian telah memiliki pemahaman secara baik dan komprehensif serta dapat menerapkan sistim KB  Kalender atau Pantang Berkala pada pasangan suami istri.

Kata Kunci:

KB kalender, fertilitas, masa subur

Referensi

Guyton, dan Hall. 2014. Fisiologi Kedokteran Edisi ke 12. Jakarta: EGC.

Pearce, EC. (2007). Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Jakarta: Gramedia.

Price & Wilson. 2006. Patofisiologi. Jakarta : EGC.

Setiadi. 2007. Anatomi dan Fisiologi Manusia. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.

Sherwood, Laurale. 2012. Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem Edisi Ke 6. Jakarta: EGC.

Syaifuddin (2006). Fisiologi tubuh manusia untuk mahasiswa keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Syaifuddin (2012). Anatomi fisiologi untuk keperawatan dan kebidanan. Edisi 4. Jakarta:

Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Sulaiman Sastrawinata (1983). Obstetri Fisiologi, Bagian Obstetri Dan Ginekologi. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Penerbit Eleman Bandung.

Cara Mengutip

Assamsuli, M. R., Dian Susila Purnama, Baiq Fira Oktaviana, Yahya Efendi, Lalu Gilang Daffa Nugroho, Irfan, … I Wayan Merta. (2026). Sosialisasi Penerapan Keluarga Berencana (KB) Kalender Untuk menekan Fertilitas Terhadap Pasangan Suami Istri Masa Subur di Desa Lenek Daya Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 9(3), 1261–1268. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v9i3.16364