Sosialisasi Penerapan Keluarga Berencana (KB) Kalender Untuk menekan Fertilitas Terhadap Pasangan Suami Istri Masa Subur di Desa Lenek Daya Lombok Timur
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i3.16364Diterbitkan:
2026-09-30Unduhan
Abstrak
Populasi penduduk Desa Lenek Daya berjumlah 7.005 jiwa, terdiri dari 3.474 laki-laki dan 3.531 perempuan dengan 1.972 KK. Pasangan suami istri yang masih subur atau produktif melahirkan anak sebanyak 328. Pasangan suami istri tersebut sebagian besar tidak ikut program Keluarga Berencana (KB), karena takut terhadap efek samping yang ditimbulkan. Salah satu bentuk untuk meningkatkan pemahaman meraka dengan cara menerapkan KB Kalender atau Pantang Berkala. KB kalender adalah salah satu metode kontrasepsi alami, tanpa menimbulkan efek samping terhadap kesehatan. Metode KB kalender dapat diterapkan pada pasangan suami istri untuk menekan jumlah kelahiran. Dengan membantu menentukan hari terbaik untuk menghindari hubungan intim tanpa kondom. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi 3 tahapan. Tahap pertama adalah persiapan menginventarisis pasangan suami istri yang masih masa subur. Kegiatan kedua adalah melaksanakan sosialisasi dengan cara memaparkan/menjelaskan materi, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ketiga adalah melakukan evaluasi, dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan secara langsung untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. Pengabdian ini dapat disimpulkan, pasangan suami istri masa subur sebagai peserta pengabdian telah memiliki pemahaman secara baik dan komprehensif serta dapat menerapkan sistim KB Kalender atau Pantang Berkala pada pasangan suami istri.
Kata Kunci:
KB kalender, fertilitas, masa suburReferensi
Guyton, dan Hall. 2014. Fisiologi Kedokteran Edisi ke 12. Jakarta: EGC.
Pearce, EC. (2007). Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Jakarta: Gramedia.
Price & Wilson. 2006. Patofisiologi. Jakarta : EGC.
Setiadi. 2007. Anatomi dan Fisiologi Manusia. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.
Sherwood, Laurale. 2012. Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem Edisi Ke 6. Jakarta: EGC.
Syaifuddin (2006). Fisiologi tubuh manusia untuk mahasiswa keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Syaifuddin (2012). Anatomi fisiologi untuk keperawatan dan kebidanan. Edisi 4. Jakarta:
Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Sulaiman Sastrawinata (1983). Obstetri Fisiologi, Bagian Obstetri Dan Ginekologi. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Penerbit Eleman Bandung.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Rizki Assamsuli, Dian Susila Purnama, Baiq Fira Oktaviana, Yahya Efendi, Lalu Gilang Daffa Nugroho, Irfan, Ni Luh Shanti Adriani, Nur Khalisa Pratiwi, Antya Citta Sekar Ganitri, Rizkika Maulida, I Wayan Merta

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


