Edukasi Penyelaman Aman bagi Nelayan Pesisir Montong Lombok Barat

Penulis

Eustachius Hagni Wardoyo , Yoga Pamungkas Susani , Decky Aditya Zulkarnaen , Ida Ayu Eka Widiastuti , Bayu Tirta Dirja , Dini Suryani , Ika Primayanti , Muhammad Ghalvan Sahidu , Didit Yudhanto , Ardiana Ekawanti

DOI:

10.29303/jpmpi.v5i2.1649

Diterbitkan:

2022-06-06

Terbitan:

Vol 5 No 2 (2022): April-Juni

Kata Kunci:

Edukasi keamanan penyelaman, nelayan penyelam, penyelam tradisional

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Wardoyo, E. H., Susani, Y. P., Zulkarnaen, D. A., Widiastuti, I. A. E., Dirja, B. T., Suryani, D., … Ekawanti, A. (2022). Edukasi Penyelaman Aman bagi Nelayan Pesisir Montong Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 128–132. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i2.1649

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Kegiatan menyelam yang dilakukan penyelam tradisional untuk mencari ikan dengan memanah seringkali tidak memperhatikan aspek keselamatan, sehingga risiko cedera penyelaman meningkat. Cedera penyelaman merupakan cedera yang dapat dicegah, jika panduan penyelaman yang aman dipelajari dan dipatuhi. Cedera penyelaman dapat ringan sampai dengan kematian, sehingga edukasi tentang pencegahan dan pengenalan gangguan-gangguan penyakit yang dapat terjadi akibat penyelaman perlu dilakukan.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam dua kegiatan yang bersamaan: ceramah keamanan penyelaman dan pengobatan gratis. Masyarakat menghadiri kegiatan pengabdian cukup antusias, 30 peserta pengobatan gratis, adapun penyelam tradisional yang berpartisipasi sejumlah 4 orang.  Dari 30 peserta pengobatan gratis didominasi jenis kelamin perempuan (18/30), dengan rentang usia 4 – 60 tahun dengan median usia 37 tahun. Penyakit tersering yang dikelukan adalah infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) (8/30), keluhan kulit (6/30), hipertensi (6/30), diabetes (4/30), sakit kepala (3/30), diare (1/30), keluhan musculoskeletal (1/30) dan sakit gigi (1/30). Edukasi dilakukan kepada semua masyarakat hadir. Media edukasi yang dipergunakan adalah slide projector dan x-banner. Sebanyak 4 penyelam tradisional datang dengan diagnosis 3 penyakit dekompresi dan 1 barotrauma. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait persiapan penyelaman, teknik penyelaman dan do’s and don’t’s setelah menyelam.

Kegiatan pengabdian berlangsung dengan baik dihadiri 34 peserta dan diisi dengan pertanyaan interaktif. Tiga penyakit terbanyak ISPA, keluhan kulit dan hipertensi dengan cedera penyelaman berupa penyakit dekompresi dan barotrauma.

Referensi

DAN. 2018. Giant Stride: The New Diver’s Guide to Safe Diving. Available at: https://dan.org/wp-content/uploads/2020/08/giant-stride-updated-2018.pdf accessed February 2nd 2022

Dinas Kesehatan Angkatan Laut. 2000 . Ilmu Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik. Jakarta : Erlangga

Eichhorn L & Leyk D. Diving Medicine in Clinical Practice. Dtsch Arztebl Int 2015;112:147-58

Ed Thalmann. DAN - Diving Alert Network. Decompression Illness. Available at: https://dan.org/health-medicine/health-resources/diseases-conditions/decompression-illness-what-is-it-and-what-is-the-treatment/

Huchim-Lara O, Chin W, Salas S, Rivera-Canul N, Cordero-Romero S, Tec J, Joo E, Mendez-Dominguez N. Decompression sickness among diving fishermen in Mexico: observational retrospective analysis of DCS in three sea cucumber fishing seasons. Undersea Hyperb Med. 2017 Mar-Apr;44(2):149-156. doi: 10.22462/3.4.2017.8. PMID: 28777905.

Pulley SA. 2019. Decompression Sickness. Medscape. Available at: https://emedicine.medscape.com/article/769717-overview#a4 accessed February 2nd 2022

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1996 Tentang Perairan Indonesia

Wardoyo EH & Tarigan DRM. Acute dysbaric disorders: A case series in the Hyperbaric center in Lombok 2016-2020. 2nd Global Health and Innovation in conjunction with 6th ORL Head and Neck Oncology Conference (ORLHN 2021). Advances in Health Sciences Research, volume 46: 296-300. Atlantis Press.The Author. 2022. DOI: 10.2991/ahsr.k.220206.054

Biografi Penulis

Eustachius Hagni Wardoyo, Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).