Inovasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Sabut Kelapa

Penulis

Bulkaini , Syamsuhaidi , Yusuf Sutaryono , Dahlanuddin , Fajariswana , Zuana , Maulana , Mutia S , Ardana P , Parwati

DOI:

10.29303/jpmpi.v5i2.1711

Diterbitkan:

2022-06-17

Terbitan:

Vol 5 No 2 (2022): April-Juni

Kata Kunci:

Pupuk organik cair, sabut kelapa, tanaman sayur.

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Bulkaini, Syamsuhaidi, Sutaryono, Y. ., Dahlanuddin, Fajariswana, Zuana, … Parwati. (2022). Inovasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Sabut Kelapa . Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 204–208. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i2.1711

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Sabut kelapa merupakan salah satu limbah dari buah kelapa yang berpotensi untuk dimanfaatkan karena mudah diperoleh dan tersedia dalam jumlah yang banyak serta dapat diolah menjadi pupuk organik cair. Pupuk organik cair berbasis sabut kelapa dapat dimanfaatkan sebagai pupuk karena mengandung unsur Nitrogen(N), Fosfor (P), dan Kalium (K) sehingga dapat memenuhi kebutuhan unsur hara yang sangat diperlukan oleh tanaman sayur-sayuran. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh  pemberian pupuk organik cair berbasis limbah sabut kelapa terhadap  pertumbuhan dan perkembangan tanaman sayur-sayuran  serta melatih masyarakat untuk lebih mandiri dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai pupuk organik cair (POC). Pengabdian telah dilaksanakan di Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program pengabdian adalah metode Participatory Research Appraisal (PRA) yaitu bentuk metode yang melibatkan semua anggota mitra sasaran dalam melakukan program kerja. Dari program yang telah dilaksanakan diperoleh hasil bahwa sekitar 75% anggota kelompok ibu-ibu PKK Desa Sigar Penjalin siap untuk mengolah limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik cair. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa pengolahan limbah sabut  kelapa menjadi pupuk organik cair  secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah tanaman sayur-sayuran yang diberikan pupuk organik  cair berbasis limbah sabut kelapa memberikan perubahan yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman yaitu pertumbuhannya lebih cepat, daunnya lebih lebar dan berwarna hijau segar.

Referensi

Handayani LN. Nurhayati, C Rahmawati

& M. Meliyana. 2019. Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Dapur bagi Ibu-Ibu Desa Paya Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Abdimas, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2):359-365.

Meriatna M., S. Suryati, dan A. Fahri, 2018. Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 pada Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Buah Buahan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 7(1): 13–29.

Novianto, NI. Effendy, dan A. Ami-nurohman, 2020. Respon Pertum-buhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica junceea L.) Terhadap Pupuk Organik Cair Hasil Fermentasi Sabut Kelapa. Agroteknika, 3(1), 35-41.

Sukiman S., K.Sukenti, NI. Julisaniah, & dan R.Kurnianingsih, 2021. Sosia-lisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Tanaman Di Desa Ubung Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4): 320-326.

Syafri, R., R. Hilma, Hasmalina, dan Prasetya, (2017). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Bagi Kelompo Tani Desa Kartama Pekanbaru. Jurnal untuk Mu Negeri, 1(1): 13-18.

Wijaya R., MMB. Damanik dan Fauzi. 2017. Aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sabut Kelapa dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Keter-sediaan dan Serapan Kalium serta Pertumbuhan Tanaman Jagung pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 5(2): 249- 255.

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).