Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Pencegahan Stunting Dengan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pola Hidup Sehat

Penulis

Muh. Zubair , Pieter Umbu Resi Ndapamede , Pratiwi , Ramadhania Nur Fadhila , Muhammad Dia’ul Asfani , Novita Sintia Dewi , Muhammad Yazid Zidane Akbar , Mahraen , Aryndi Adrashaofy Flolya , Novia Anggraini , Muh. Faturahman

DOI:

10.29303/jpmpi.v4i3.2043

Diterbitkan:

2022-08-23

Unduhan

Abstrak

Stunting adalah adalah masalah kurang gizi akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Anak balita dengan nilai Z – Score kurang dari -2,00 SD / standar deviasi (stunted) dan kurang dari – 3,00 SD (severely stunted) disebut stunting. Penyusunan artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan, dokumentasi dan studi pustaka yang diolah dan dianalisis sehingga pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan dari data-data tersebut.Kegiatan KKN-T Unram guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat guna mencegah stunting adalah sosialisasi pencegahan stunting sosialisasi makanan sehat, bergizi, dan seimbang, kelas ibu hamil. penyuluhan kesehatan reproduksi kepada remaja, penyuluhan kebersihan diri dan lingkungan, dan pekarangan sehat. Edukasi pada masyarakat di lakukan mulai dari remaja tentang pernikahan dini. Selanjutnya dilakukannya penyuluhan kepada orang tua mengenai penyebab-penyebab stunting dan akibat yang ditimbulkannya serta bagaimana cara mencegahnya yaitu dengan pola asuh yang baik, pemilihan asupan gizi terhadap anak terutama ketika fase 1000 HPK, apa saja bahan dan tekstur makanan yang sesuai dengan umur anak serta menjaga kebersihan lingkungan.

Kata Kunci:

.

Referensi

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, & UNICEF. (2017). Laporan Baseline SDG tentang Anak-Anak di Indonesia. In Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF). BAPPENAS dan UNICEF. https://www.unicef.org/indonesia/id/SDG_Baseline_report.pdf

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.Bandung: Alfabeta.

Dasman, H. (2019). Empat dampak stunting bagi anakdan negara Indonesia. The Conversation, 1. https://theconversation.com/empat-dampak-stunting-bagi-anak-dan-negara-indonesia-110104

Cara Mengutip

Zubair, M. ., Pieter Umbu Resi Ndapamede, Pratiwi, Ramadhania Nur Fadhila, Muhammad Dia’ul Asfani, Novita Sintia Dewi, … Muh. Faturahman. (2022). Pencegahan Stunting Dengan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pola Hidup Sehat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), 96–104. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i3.2043