Diseminasi Hasil Penelitian Serapan CO₂ pada Semai Mangrove sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar
DOI:
10.29303/jpmpi.v9i2.3298Diterbitkan:
2026-06-30Unduhan
Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar, Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon dioksida (CO₂) dalam mitigasi perubahan iklim. Kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi, diskusi interaktif, serta diseminasi hasil penelitian terkait estimasi serapan CO₂ pada vegetasi semai mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi semai mangrove memiliki cadangan karbon sebesar 3,19 ton C/ha yang setara dengan serapan sebesar 11,71 ton CO₂/ha. Nilai ini menegaskan bahwa meskipun berada pada fase awal pertumbuhan, mangrove telah berkontribusi signifikan dalam menyerap CO₂ dari atmosfer melalui akumulasi biomassa. Pendekatan partisipatif dalam kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hubungan antara rehabilitasi mangrove dan penurunan emisi gas rumah kaca. Tingginya partisipasi peserta dalam diskusi menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya mangrove sebagai solusi mitigasi perubahan iklim berbasis ekosistem. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya inisiatif lokal dalam pengembangan ekowisata berbasis konservasi. Hasil ini menunjukkan bahwa penyampaian hasil penelitian secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
Kata Kunci:
Ekowisata Mangrove; Bagek Kembar; Serapan Karbon; Kandungan karbon; Mitigasi perubahan iklim;Referensi
Allison, E. H., Perry, A. L., Badjeck, M.-C., et al. (2009). Vulnerability of national economies to the impacts of climate change on fisheries. Fish and Fisheries, 10(2), 173–196. https://doi.org/10.1111/j.1467-2979.2008.00310.x
Alongi, D. M. (2012). Carbon sequestration in mangrove forests. Carbon Management, 3(3), 313–322. https://doi.org/10.4155/cmt.12.20
Berkes, F. (2009). Evolution of co-management: Role of knowledge generation, bridging organizations and social learning. Journal of Environmental Management, 90(5), 1692–1702. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2008.12.001
Donato, D. C., Kauffman, J. B., Murdiyarso, D., et al. (2011). Mangroves among the most carbon-rich forests in the tropics. Nature Geoscience, 4, 293–297. https://doi.org/10.1038/ngeo1123
Environmental Protection Agency (EPA). (2023). Overview of Greenhouse Gases. https://www.epa.gov/ghgemissions/overview-greenhouse-gases
Farista, B., & Virgota, A. (2021). Serapan Karbon Hutan Mangrove di Bagek Kembar Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 9(1), 170-178.
Hadiprayitno, G., Suana, I. W., Santoso, D., Japa, L., Suyantri, E., Wirajagat, G. C., ... & Kawirian, R. R. (2024). Vegetation condition and tourism suitability of natural mangrove in Bagek Kembar, Lombok, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 25(10).
Hidayat, X. Z. A., Santoso, D., & Syukur, A. (2024). Community Structure and Carbon Content of Mangrove Forest In The Bagek Kembar, Sekotong West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 24(1), 880-893.
Hsiung, A. R., Ong, O. X., Teo, X. S., Friess, D. A., Todd, P. A., Swearer, S. E., & Morris, R. L. (2024). Determinants of mangrove seedling survival incorporated within hybrid living shorelines. Ecological Engineering, 202, 107235.
Honey, M. (2008). Ecotourism and sustainable development: Who owns paradise? (2nd ed.). Island Press.
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). (2021). Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Sixth Assessment Report of the IPCC. https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg1
Kauffman, J. B., & Donato, D. C. (2012). Protocols for the measurement, monitoring and reporting of structure, biomass and carbon stocks in mangrove forests. CIFOR.
Lewis, R. R. (2005). Ecological engineering for successful management and restoration of mangrove forests. Ecological Engineering, 24(4), 403–418. https://doi.org/10.1016/j.ecoleng.2004.10.003
Machite, A., & Adams, J. B. (2025). Carbon stocks in vegetated and disturbed mangrove stands. Regional Studies in Marine Science, 104359.
Martha, E. T., Candri, D. A., Ahyadi, H., Ghazali, M., & Munawaroh, A. N. (2025). Mangrove Species Composition in The Mangrove Forest of Cendi Manik Village, Sekotong, West Lombok Regency. Jurnal Biologi Tropis, 25(2), 2321-2329.
Mbow, C., Rosenzweig, C., et al. (2019). Food Security. In: Climate Change and Land: an IPCC special report on climate change, desertification, land degradation, sustainable land management, food security, and greenhouse gas fluxes in terrestrial ecosystems. https://www.ipcc.ch/srccl
Pahrurrozi, P., Hadiprayitno, G., & Suyantri, E. (2025). Estimation of Carbon Stock in Mangrove Seedlings and Sediment in EEA Bagek Kembar, West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 25(3), 4570-4577
Pretty, J. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-L
Yasin, A. (2025). Analisis Spatiotemporal Penyerapan Karbon Biru pada Aspek Kerapatan Hutan Mangrove di Teluk Kendari (2001-2023) dan (2025) Menggunakan Platform Google Earth Engine. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 5695-5704.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eni Suyantri, Imam Bachtiar, Gito Hadiprayitno, Gde Cahyadi Wirajagat, Didik Santoso, Sri Aprilia Nur Larasati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


