Pemanfaatan Irigasi Tetes Sederhana Untuk Mengatasi Efisiensi Penyiraman Pada Tanaman Sayur Di Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat

Penulis

Lalu Imam Wahyudi , Maulia Sustiana , Darojatun Fikri , Arjan Ningrat , Arista Rizkika Putri Salsabila , Fardiah Hidayati , Julia Antasari , Siti Ulfah Syafaatul Khair , Sofiyatul Khumaera , Whella Widhyasari Erpa , Yaris Saefi , Muhammad Marzuki

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i2.3456

Diterbitkan:

2023-06-24

Terbitan:

Vol 6 No 2 (2023): April-Juni

Kata Kunci:

Desa Gegelang, irigasi tetes, penyiraman.

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Wahyudi, L. I., Sustiana, M. ., Fikri, D. ., Ningrat, A. ., Salsabila, A. R. P. ., Hidayati, F. ., … Marzuki, M. . (2023). Pemanfaatan Irigasi Tetes Sederhana Untuk Mengatasi Efisiensi Penyiraman Pada Tanaman Sayur Di Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 434–438. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i2.3456

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Masyarakat di desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat saat ini banyak menafaatkan polybag atau wadah lain untuk menanam sayuran atau lainnya di sekitar pekarangan rumah. Tumbuhan agar dapat berkembang harus disiram setiap harinya. Salah satu metode penyiraman yang efisien adalah metode irigasi tetes. Pengabdian kepada masyarakat kali ini akan memanfaatkan irigasi tetes sederhana untuk menyirami tanaman sayur dan lainnya dengan efisien. Pengabdian ini dilakukan di Dusun Bantek, Desa Gegelang Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan praktik langsung mengenai penggunaan irigasi tetes sederhana oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Mataram. Sebanyak 10 orang pengurus KWT (Kelompok Kerja Tani) menjadi sasaran dari kegiatan ini. Harapannya semua masyarakat di Desa Gegelang juga dapat menerapkan irigasi tetes sederhana ini. Adanya irigasi tetes sederhana ini dapat menjadi solusi atas permasalahan kekurangan air saat musim kemarau. Keunggulan lain dari irigasi tetes ini adalah masyarakat tidak memerlukan waktu yang lama untuk menyirami tanaman sehingga dapat mengefisiensikan jumlah air, waktu, dan tenaga.

Referensi

Ekaputra, E.G., Yanti, D., Saputra, D., & Irsyad, F. 2016. Rancang Bangun Sistem Irigasi Tetes untuk Budidaya Cabai (Capsicum annum L.) dalam Green House di Nagaro Biaro, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Jurnal Irigasi, 11(2):103-112.

Hadiutomo, K. 2012. Mekanisme Pertanian. Bogor: IPB Press.

Haryati, U., Abdurachman, A., & Subagyono, K. 2011. Efisiensi Penggunaan Air Berbagai Teknik Irigasi untuk Pertanaman Cabai di Lahan Kering pada Typic Kanhapludult Lampung. Prosiding Seminar Nasional.

Tenggara, F. L., Rinuastuti, B. H., Handayani, Z., dan Anjani, B. P. T. 2022. Pemanfaatan Metode Irigasi tetes Sederhana UntukBudidaya Tanaman Hortikultura di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2): 267-271.

Witman. (2021). Penerapan Metode Irigasi Tetes Guna Mendukung Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Kering. Jurnal Triton, 12(1): 20-27.

Biografi Penulis

Lalu Imam Wahyudi, Universitas Mataram

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).