Edukasi Mengenai Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Awal di SMPK Kusuma Mataram

Penulis

muhammad_irfan said , Anak Agung Ayu Niti Wedayani , Dedianto Hidajat , FINSDV , FAADV , Farida Hartati , Novia Andansari Putri

DOI:

10.29303/jpmpi.v7i2.3765

Diterbitkan:

2023-03-24

Terbitan:

Vol 7 No 2 (2024): April-Juni

Kata Kunci:

Infeksi Menular Seksual, Remaja Awal, Komplikasi.

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

said, muhammad_irfan, Wedayani, A. A. A. N., Hidajat, D., FINSDV, FAADV, Hartati, F., & Putri, N. A. (2023). Edukasi Mengenai Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Awal di SMPK Kusuma Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(2), 362–366. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v7i2.3765

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Infeksi Menular Seksual adalah infeksi yang ditularkan dengan berhubungan seksual. Remaja awal sangat rentan mengalami Infeksi menular seksual hal ini dikarenakan rasa kaingin tahuan yang besar, kurangnya pengetahuan tentang IMS, faktor risiko IMS dan komplikasinya. Hal tersebut menyebabkan tingginya kejadian IMS di kalangan remaja awal. Kurangnya pengetahuan Masyarakat terutama remaja awal tentang IMS menyebabkan meningkatkan kejadian IMS dan mengakibatkan komplikasi berbahaya seperti HIV-AIDS. Pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi pada remaja awal (siswa – siswi SMPK Kusuma Mataram) dan mengajak diskusi (FGD). Penyuluhan yang diberikan dilakukan selama 2 hari dan bertempat di Rumah Ret – Ret Ampenan. Pada hari pertama dihadiri oleh 56 siswa dan pada hari kedua 33 siswa. Terdiri dari 52 siswi dan 37 siswa. Sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pre test terlebih dahulu untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang infeksi menular seksual kemudian dilakukan post test untuk mengetahui seberapa pemahaman dari siswa yang mendapatkan penyuluhan. Pengabdian ini penting dilakukan untuk menambah pengetahuan tentang kebersihan infeksi menular seksual, faktor – faktor penyebab dan juga komplikasi yang terjadi.

Referensi

Azinar, M. (2021). Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja Seks (WPS) Usia Remaja. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 5(1), 63-71.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Buku Suplemen Bimbingan Teknis Kesehatan Reproduksi Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS. Jakarta: BKKBN; 2012.

Centers for Disease Control and Prevention. HIV among youth. 2022 [cited 20 September 2022]. Available from: http:// www.cdc.gov/hiv/group/age/youth/index.html

Champion, J. D., Harlin, B., & Collins, J. L. Sexual risk behavior and STI health literacy among ethnic minority adolescent women. Applied nursing research; 2013.

Febrianingsih. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Pasien yang Datang Berobat di Klinik Infeksi Menular Seksual Puskesmas Limba B Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo Tahun 2014

Kementerian Kesehatan RI. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta; 2018.

Naully, P. G., Romlah, S. 2018. Prevalensi HIV dan HBV pada Kalangan Remaja. Jurnal Kesehatan, 9(2), 280-288. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

WHO. 2016. Reproductive Health. www.who.int/mediacentre/factsheets/fs110 /en/

World Health Organization. Sexually transmitted infections (STIs). World Health Organization; 2022.

Yulica, Aridawarni. (2014). Analisis Determinan Wanita Pekerja Seksual dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual. Jurnal Obstretika Scientia. Vol. 2 No. 1. Diakses tgl 27 maret 2016.

Biografi Penulis

muhammad_irfan said, hasanuddin_university

Lisensi

Hak Cipta (c) 2024 muhammad_irfan said, Anak Agung Ayu Niti Wedayani, Dedianto Hidajat, FINSDV, FAADV, Farida Hartati, Novia Andansari Putri

Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).