Pelatihan Membuat Alat Peraga Menentukan Luas Daerah Poligon Bagi Para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada

Penulis

Ketut Sarjana , Nurul Hikmah , Nourma Pramestie Wulandari , Ulfa Lu’Luilmaknun , Wahidaturrahmi

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i2.3995

Diterbitkan:

2023-04-24

Terbitan:

Vol 6 No 2 (2023): April-Juni

Kata Kunci:

Membuat, Alat peraga, Luas daerah Poligon.

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Sarjana, K. ., Hikmah, N. ., Wulandari, N. P. ., Lu’Luilmaknun, U. ., & Wahidaturrahmi. (2023). Pelatihan Membuat Alat Peraga Menentukan Luas Daerah Poligon Bagi Para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 63–70. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i2.3995

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Para guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada  belum pernah merancang Alat peraga dalam membelajarkan siswa menentukan rumus luas daerah Poligon. Jadi masalah yang muncul adalah para guru Sekolah dasar di Desa Lembuak Kecamatan Narmada keterampilan membuat alat peraga untuk menentukan luas daerah polygon  masih rendah. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah :  1) Meningkatkan   kemampaun  guru  SD di  Desa Lembuak  Kecamatan  Narmada  tentang konsep dan prinsip luas  daerah Poligon, 2) Meningkatkan  kemampuan  merancang  alat peraga  menentukan Formula atau prinsip  luas daerah polygon. Permasalahan yang dialami oleh para guru terkait dengan merancang Alat Peraga, maka solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini :1) Memberikan pemahaman  tentang merancanag alat peraga menentukan luas daerah bangun datar, 2) Simulasi dan praktek merancang pengembangan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah dan 3) Diskusi dalam kelompok kerja  dan presentasi tentang hasil kontruksi alat peraga dan langka-langkah pengembangannya. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan melalui metode yang telah ditatapkan. Hasil dari kegiatan ini ternyata  sangat efektif yakni terjadi perubahan kearah perbaikan yang signifikan hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata pre-tes = 4,12 lebih kecil dari skor rata-rata post-tes = 7,27. Dari hasil uji diperoleh = -2,0601 pada taraf signifikasi 0,05 atau dilihat dari Sig = 0,000 < α = 0,05. Jadi pelatihan membuat alat Peraga menentulan luas  daerah Poligon bagi para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada meningkat secara meyakinkan. Dengan diperolehnya hasil dari kegiatan ini  diharapkan  pelatihan ini diperluas dalam rangka memperkuat pelaksanaan kurikulum 2013 dan para pemerhati pendidikan turut serta mengambil peran untuk mewujudkan kegiatan ini untuk mengantisipasi  pembelajaran matematika abad 21

Referensi

Aisyah, N, dkk. 2007. Pengembangan Pembelajaran Matematika SD. Jakarta :

Departemen Pendidikan Nasional.

Asra, Deni Darmawan, Cepi Riana. 2007. Komputer dan Media Pembelajaran di SD.

Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasioanal. Jakarta.

Hudoyo, H (2008). Pengembangan Kurikulum Matematika di depan Kelas, Usaha

Nasional Surabaya.

Marie-Christine Opdenakker, Jan Van Damme. 2006. Teacher Characteristic and

Teaching Style Effectiveness Enhancing Factors of Classroom

Practice, Teaching and Teacher Education 22 :

www.Elsevier.com/locate/tate.

Suherman dan Winataputra ,(1993) . Strategi Belajar Mengajar Matematika.

DEPDIKBUD DirDirjen Dikdasmen Bagian Proyek Penataran

Guru SLTP. Jakarta.

Russefendi ET ( 1996). Pendidikan Matematika III Modul 1-9, Depdikbud, Proyek

Tenaga Kependidikan, Jakarta.

Sarjana Ketut, Sridana Nyoman, M. Turmuji (2018). Desain Media Peraga dan Bantu

Pembe lajaran Geometri bagi siswa Sekolah Dasar Kelas

Tinggi, Hasil Penelitian yang dibiayai dari dana PNBP UNRAM

Suwaji, Untung Trisna. (2008). Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan

Alternatif pemecahannya. Yogyakarta : P4TK Matematika.

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).