Pelatihan Penerapan Alat Peraga Berbasis STEM Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa di SMP Negeri 1 Aikmel Lombok Timur

Penulis

I Wayan Gunada , Ahmad Busyairi , Syahrial Ayub

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i2.4186

Diterbitkan:

2023-06-09

Terbitan:

Vol 6 No 2 (2023): April-Juni

Kata Kunci:

Teaching Aids, STEM, Scientific Attitude

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Gunada, I. W. ., Busyairi, A. ., & Ayub, S. . (2023). Pelatihan Penerapan Alat Peraga Berbasis STEM Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa di SMP Negeri 1 Aikmel Lombok Timur . Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 231–237. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i2.4186

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

This activity aims to improve students' scientific attitudes by conducting training on the application of STEM-based teaching aids. This activity was carried out at Aikmel Public Middle School 1 East Lombok, West Nusa Tenggara on Saturday 3 December 2022. The participants in this activity were class IV students, totaling 38 people. This activity is generally carried out in 2 (two) stages, namely the preparation stage and the implementation stage. In the preparatory stage, the preparation of teaching materials, teaching aids, and observation sheets was carried out and consolidated with the school. The implementation stage generally involves delivering material by utilizing teaching materials and teaching aids that have been prepared previously. This training activity went well in accordance with the expected goals and received a positive response from the partner schools. Based on the results of observations during the activity, it appears that STEM-based visual aids can stimulate students' scientific attitudes. This can be observed from the attitude of curiosity, objective attitude towards data/facts, open-minded attitude, critical thinking attitude, and student cooperation attitude.

Referensi

Anggraini, F. I., & Huzaifah, S. (2017, October). Implementasi STEM dalam pembelajaran IPA di sekolah menengah pertama. In Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021, 1 (1), 722-731.

Dewi, N. L., Dantes, N., & Sadia, I. W. (2013). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA (Doctoral dissertation, Ganesha University of Education).

Iqball, M., & Pratiwi, G. F. (2021). Rancangan Pemodelan Prototype Pembangki Listrik Tenaga Microhidro (PLTMH). Jurnal Tera, 1(2), 139-154.

Kapila, V., & Iskander, M. (2014). Lessons learned from conducting a K-12 project to revitalize achievement by using instrumentation in Science Education. Journal of STEM Education, 15(1), 46-50.

Munandar, K. 2016. Pengenalan Laboratorium IPA-Biologi Sekolah.Bandung: PT Refika Aditama

Permanasari, A. (2016). STEM education: Inovasi dalam pembelajaran sains. In Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 3 (), 23-34.

Purbaningrum, D. (2020). Penggunaan Alat Peraga Sederhana Berbasis STEM dalam Pembelajaran Sain Pada SD. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 5(2), 50-57.

Rosidin, U., Maulina, D., & Suane, W. (2020). Pelatihan pengelolaan laboratorium dan penggunaan alat peraga IPA bagi guru-guru IPA Di SMP/MTS se-kota Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA Dan Pendidikan MIPA, 4(1), 52-60.

Swasono, F., Suyatna, A., & Sesunan, F. (2013). Pengembangan Alat Konversi Energi Sebagai Alat Peraga Materi Perubahan Energi. Jurnal Pembelajaran Fisika, 1 (4),

Widiyatmoko, A., & Pamelasari, S. D. (2012). Pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan alat peraga IPA dengan memanfaatkan bahan bekas pakai. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1), 51-56

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).