Sosialisasi Pembelajaran Kimia Berbasis Kasus dalam Pencapaian Pembelajaran Bermakna

Penulis

Yunita Arian Sani Anwar , Agus Abhi Purwoko , Syarifa Wahidah Al Idrus , Jeckson Siahaan , Sunniarti Ariani

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i3.4998

Diterbitkan:

2023-08-15

Terbitan:

Vol 6 No 3 (2023): Juli - September

Kata Kunci:

Kurikulum merdeka, Pendidikan abad 21, pembelajaran bermakna

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Anwar, Y. A. S. ., Purwoko, A. A. ., Idrus, S. W. A. ., Siahaan, J. ., & Ariani, S. . (2023). Sosialisasi Pembelajaran Kimia Berbasis Kasus dalam Pencapaian Pembelajaran Bermakna. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(3), 591–596. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i3.4998

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh survei awal terkait pelaksanaan PLP 1 dan 2 yang kurang memahami penerapan pembelajaran inovatif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang pembelajaran berbasis kasus sebagai bagian dari pembelajaran inovatif yang relevan dengan pembelajaran masa sekarang. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan minat siswa dalam menyelesaikan soal kimia berbasis kasus. Responden dari kegiatan ini adalah mahasiswa calon guru kimia dan siswa sekolah menengah atas. Kegiatan ini terdiri dari tahap penelusuran informasi awal, tahap perencanaan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi kegiatan. Respon peserta setelah kegiatan ini sangat positif terhadap empat aspek yaitu relevansi materi kegiatan dengan kondisi Pendidikan kimia saat ini, pembelajaran bermakna, penerapan kurikulum merdeka, dan pembelajaran berbasis kasus. Respon bebas menunjukkan adanya kegiatan workshop terkait implementasi pembelajaran berbasis kasus. pada siswa sekolah menengah di Mataram menunjukkan antusias dalam mencoba memahami soal-soal dengan penggunaan kasus. Respon siswa peserta olimpiade di dua sekolah tempat pelaksanaan pengabdian ini menunjukkan antusias dalam menyelesaikan soal-soal kimia berbasis kasus.

Referensi

Anwar, Y.A.S., & Muti’ah, M. (2022). Exploration of critical thinking and self-regulated learning in online learning during the COVID-19 pandemic. Biochemistry and Molecular Biology Education, 50(5), 502-509.

Anwar, Y.A.S., & Muti’ah, M. (2021). Exploration of the scientific papers and self-assessment of students using the COVID-19 case on biochemistry course. Biochemistry and Molecular Biology Education, 49(3), 326-332.

Ausubel, D. P. (1968) Educational Psychology: A Cognitive View, Holt, Rinehart, & Winston, New York.

Grabe, M., Grabe, C. (2007) Integrating Technology for Meaningful Learning, 5th ed. , Houghton Mifflin Company, New York.

Grove, N. P., Bretz, S. L. (2012) A continuum of learning: from rote memorization to meaningful learning in organic chemistry. Chem. Educ. Learn. Pract. 13(3), 201– 208.

Jonassen, D. H. (1995) Supporting communities of learners with technology: A vision for integrating technology with learning in schools. Educ. Technol. 35(4), 60– 63.

Kemdikbudristekdikti. (2023). Opsi Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Satuan Pendidikan. https://pusatinformasi.guru.kemdikbud.go.id/

Saavedra, A., & Opfer, V. (2012). Teaching and Learning 21st Century Skills: Lessons from the Learning Sciences. A Global Cities Education Network Report, New York: Asia Society. http://asiasociety.org/files/rand-0512report.pdf

Valadares, J. A. C. S. (2013) Concept maps and the meaningful learning of science. J. Educ. Teach. Train. 4(1), 164– 179.

Williams, B. (2005). Case based learning-a review of the literature: is there scope for this educational paradigm in prehospital education? Emerg Med J, 22, 577-581.

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).