Pemberdayaan Masyarakat Glagahwero Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Upaya Mendukung Keberlanjutan Pertanian Di Desa Glagahwero

1. Introduction, 2. Implementation Method, 3. Discussion, 4. Conclusion, 5. Suggestions, 6. Acknowledgments, 7. Bibliography

Penulis

Ahmad Tantowi , Budianto , Siti Maimunah , Aprilia Pangestu , Ramadhan Abdullah , Nabila Chika , Ihza Fahimullu’ayin , Muhammad Iqyan Naufal , Arti Hana , Cindy Kurnia

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i3.5086

Diterbitkan:

2023-09-24

Terbitan:

Vol 6 No 3 (2023): Juli - September

Kata Kunci:

Petani, pupuk, dan teknologi tepat guna.

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Tantowi, A. ., Budianto, Maimunah, S., Pangestu, A. ., Abdullah, R. ., Chika, N. ., … Kurnia, C. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Glagahwero Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Upaya Mendukung Keberlanjutan Pertanian Di Desa Glagahwero: 1. Introduction, 2. Implementation Method, 3. Discussion, 4. Conclusion, 5. Suggestions, 6. Acknowledgments, 7. Bibliography. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(3), 890–894. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i3.5086

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Glagahwero Village is a village located in Panti District, Jember Regency. The majority of the population earn a living as farmers. Farmers in Glagahwero village in agricultural management still use conventional systems that require abundant availability of fertilizer. The problem faced by farmers is the difficulty of obtaining subsidized fertilizers. So at this time, the way to address this is with knowledge of the application of appropriate technology to increase agricultural productivity. In addition, in increasing agricultural productivity, it can utilize limited land by using technology. Examples of appropriate technology such as the manufacture of liquid organic fertilizers, vegetable pesticides and hydroponics. The materials used in liquid organic fertilizers and vegetable pesticides are obtained from nature that are safe for the surrounding environment. Materials that are easy to find and affordable prices to make it easier to make liquid organic fertilizers and vegetable pesticides. In its application in the community by socializing and making liquid organic fertilizer, vegetable pesticides and hydroponics with the community. We hope to be able to support agricultural sustainability in Glagahwero Village.

Referensi

Waslah, W., Lilawati, E., Rohmaniatasari, A., dkk. 2021. Pemanfaatan Lahan Sempit Untuk Meningkatkan Kreativitas Santri dengan Menggunakan Hidroponik di Pesantren. Jurnnal Pengabdian Masyarakat. 2(1): 4-7.

Nasrulloh, M. F., Muhammad, R., Afrina, H. A., dkk. 2022. Pelatihan Bertani Hidroponik dengan Memanfaatkan Lahan Pekarangan untuk Meningkatkan Kreativitas dan Ekonomi. Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 3(2): 54-58.

Biografi Penulis

Muhammad Iqyan Naufal, iqyan

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).