Pengembangan Garam Lokal Menjadi Produk Spa Kecantikan Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Desa Pijot

Penulis

Embun Suryani , Serifudin , Siti Aisyah Hidayati , Muhamammad Ahyar , Khairunnisa , Gilang Ramdani , Pramana Wahyu Hidayat

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i4.5398

Diterbitkan:

2023-10-24

Terbitan:

Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023

Kata Kunci:

Desa Pijot;garam;produk spa kecantikan

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Suryani, E. ., Serifudin, Hidayati, S. A. ., Ahyar, M. ., Khairunnisa, Ramdani, G. ., & Hidayat, P. W. . (2023). Pengembangan Garam Lokal Menjadi Produk Spa Kecantikan Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Desa Pijot . Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1183–1187. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.5398

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Desa Pijot berada di pesisir pantai dengan ketinggian dari permukaan laut sebesar 500 mdpl menyebabkan sumber penghasilan masyarakat sebagian besar dari hasil laut. Salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir di Desa Pijot yaitu sebagai petani garam,dimana dalam pengolahan produksi garam masyarakat belum bisa memaksimalkan garam yang mereka produksi. Potensi ini meningkat dengan mulai beroperasinya Sirkuit Internasional Mandalika, karena Desa Pijot sebagai salah satu desa penyangga memiliki peran penting untuk mendukung pengembangan pariwisata di Pulau Lombok. Potensi garam di Desa Pijot sangat besar, dimana desa ini menjadi salah satu penghasil garam terbesar di Pulau Lombok. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal dan professional. Produk garam Desa Pijot hanya dipasarkan seputar Pulau Lombok, tidak dilakukan pengemasan yang hygienis dan hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Untuk itu, melalui kegiatan pengabdian ini akan dilakukan upgrading produk garam yang dihasilkan petani garam di Desa Pijot secara professional dan berkelanjutan. Target yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) terbentuknya produk garam spa kecantikan; 2) terbentuknya produk garam rumah tangga yang dikemas secara hygienis; 3) terbentuknya produk oleh-oleh khas Desa Pijot; dan 4) meningkatnya pendapatan petani garam Desa Pijot. Kegiatan ini dilaksana dengan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program.

Referensi

Aref, F., & Gill, S.S. (2009). Rural Tourism Development through Rural Cooperatives. Nature and Science. 7(10): 68–73.

(BPS, 2017).

Che, D., Veeck, A., & Veeck, G. (2005). Sustaining production and strengthening the agritourism product: Linkages among Michigan agritourism destinations.

Desbiolles, F.H. (2009). Indigenous Ecotourism role in Transforming Ecological Consciousness. Journal of Ecotourism. 8(2): 144–160.

Suryani, E., S.A. Hidayati, Sarifudin, M. Akhyar dan L.M. Furkan. (2022). Pengembangan Budidaya Tanaman Sayuran dengan Sistem Hidroponik sebagai Atraksi Wisata di Destinasi Wisata Muara Selayar Desa Pijot. Jurnal Gema Ngabdi, vol. 4 No.2 pp:188-194.

Hakim L., & Nakagoshi N. (2008). Planning for Nature-Based Tourism In East Java: Recent Status Of Biodiversity, Conservation And Its Implication For Sustainable Tourism. ASEAN Journal on Hospitality and Tourism. 7(2): 155–167.

Kuswiati, W. (2008). A Case Study of Participatory Development in the One Village One Product Movement: Green Tourism in Ajimu Town, Oita, Japan and Agro Tourism in Pasuruan, East Java, Indonesia. Journal of OVOP Policy. 1(11): 67–75.

Laverack, G., & Thangphet, S. (2009). Building Community Capacity for Locally Managed Ecotourism in Northern Thailand. Community Development Journal. 44(2): 172–185.

Riyanti, D. A., I.K. Satriawan dan C.A. Sadyasmara. (2019). Analisis Pemasaran Garam Kusamba, di Kecamatan Dawan, kabupaten Klungkung. Jurnal Rekayasa dan Manajemen agroindustri 7(2): 169-180.

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).