Pelayanan Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Pada Masyarakat Pesisir di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Karang

Penulis

Eka Arie Yuliyani , Hamsu Kadriyan , Didit Yudhanto , Ni Ketut Susilawati , Ika Prasetayningrum , Rista Rahayu Rarasati , Lalu Aditya Haris Pratama

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i4.6193

Diterbitkan:

2023-12-01

Terbitan:

Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023

Kata Kunci:

Health services, Coastal Communities, ENT Health

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Yuliyani, E. A. ., Kadriyan, H. ., Yudhanto, D. ., Susilawati, N. K. ., Prasetayningrum, I. ., Rarasati, R. R. ., & Pratama, L. A. H. . (2023). Pelayanan Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Pada Masyarakat Pesisir di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Karang. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1169–1174. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.6193

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Until now, ENT disease is still a health problem that needs special attention, especially in coastal areas. This can have an impact on various sectors of life both socially, economically, schools and also the quality of life, so it is very necessary to make efforts to improve health status through easy and affordable access to health services. Coinciding with the commemoration of World Cancer Day, ENT Specialists gathered in PERHATI-KL Cab. NTB carried out health social service activities in the western coastal area of ​​Lombok Island. The purpose of this activity is to provide ear health services to the Coastal Communities in Tanjung Karang which include health services in the ENT sector, namely ear cleaning, ENT and head and neck examinations, medication and audiometric examinations. This Social Service activity was attended by approximately 36 people from the community around the Tanjung Karang coastal area. The most dominant health problem was cerumen obturans (36.1%) which occurred in both children and adults, followed by CSOM, Rhinitis, Tinnitus, Pharyngitis, Otitis Externa and others within normal limits. The community is very enthusiastic and welcomes this Social Service activity, because they get direct health services from ENT-KL Specialists and can also consult about various kinds of complaints in the ENT field. The data obtained in this activity can be used as a general description of the health status of coastal communities in the west of Lombok Island.

Referensi

Fitria, E. Z. C., Rumastika, N.S., & Wulandari, P. 2020. Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Karsinoma nasofaring (KNF) di RSD dr. Soebandi Periode January 2017- Maret 2019. Journal of Agromedicine and Medical Sciences. 6(3), hal 130-136.

Hakim, F. A. E., Hidayat, N., & Dewi, R. K. 2018. Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Menggunakan Metode Naive Bayes Berbasis Android. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. 2(4), hal 1492-1500.

Kadriyan, H. (Ed. 1). 2019. Pelayanan kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala dan Leher pada Masa Revolusi Industri 4.0: Refleksi dan Studi Kasus di NTB. Mataram (ID) : Mataram University Press.

Lubis, R. M., & Susilawati. 2022. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Kesehtan Masyarakat Pesisir Di Indonesia. Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan. 13(2), hal 57-69. https://doi.org/10.36418/covalue.v13i2.2002

Martini, E., Probandari, A., Pratiwi, D., & Sumardiyono. 2017. Skrining dan Edukasi Gangguan Pendengaran pada Anak Sekolah. Indonesian Journal On Medical Science. 4(1), hal 110–118.

Mirnawati, Nurfitriani, Febriana, M. Z., & Widya H. C. 2018. Perilaku Merokok pada Remaja Umur 13-14 Tahun. HIGEIA Journal Of Public Health Research And Development. 2(3), hal 396-405. https://doi.org/10.15294/higeia.v2i3.26761

Noviana, A., Riyanti, E., & Widagdo, L. 2016. Determinan Faktor Remaja Merokok Studi Kasus di SMPN 27 Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 4(3), hal 2356- 3346. https://doi.org/10.14710/jkm.v4i3.13702

Sumantri, B., Sriyoto, & Purwoko, A. 2016. Analisis kinerja usaha pembuatan ikan kering di kota Bengkulu. Jurnal AGRISEP. 15(1), hal 15-26. https://doi.org/10.31186/jagrisep.15.1.15-26

Suprayitno, B. A. W., Susianti, & Suharmanto. 2021. Pola Penyakit Di Poliklinik Telinga Hidung Dan Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL) RSUD Ragam Begawe Caram Mesuji. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan. 8(2), hal 120-129. http://dx.doi.org/10.33024/jikk.v8i2.4271

Tamara, Nike, Triansyah, & Amelia, R. 2021. Hubungan Umur dan Jenis Kelamin dengan Pembesaran Tonsil pada Penderita Tonsilitis Kronis di RSUD dr. Rasidin Tahun 2018. Health &Medical Journal. 3(1), hal 29-37. http://dx.doi.org/10.33854/heme.v2i1.299

Tumbol, A. R., Tumbel, R. E. C., & Palandeng, O. I. 2015. Survei Ksehetan Hidung Pada Masyarakat Pesisir Pantai Bahu. Jurnal e-Clinic. 3(1), hal 39-43. https://doi.org/10.35790/ecl.v3i1.6512

Yuliyani, E.A., Rika, H.S., Eva, T., Didit, Y., & Indana, E.A. 2019. Pemeriksaan Telinga Hidung Tenggorok Pada Siswa SDN 16 Mataram. Jurnal Pepadu. 1(3), hal 349-353. https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v1i3.120

Yuliyani, E.A., Hamsu, K., Didit, Y., Triana, D. C., Ni Nyoman, G., Dante, Y., & Ika, P. 2022. Pelayanan Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Pada Masyarakat Daerah Pesisir di Kuta Pulau Lombok. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 5(3), hal 365-369. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i3.2157

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).