Pengenalan Konsep Dan Pola Lesson Study For Learning Community (LSLC) Untuk Peningkatan Kompetensi Pedagogis Dosen Politeknik Pariwisata Lombok

Penulis

I Made Sujana , Santi Farmasari , Agus Saputra , Ahmad Junaidi , La Ode Alfin H. Munandar

DOI:

10.29303/jpmpi.v6i4.6495

Diterbitkan:

2023-12-05

Terbitan:

Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023

Kata Kunci:

Profesional development, Kompetensi pedagogis, Lesson Study Learning Community (LSLC).

Artikel

Unduhan

Cara Mengutip

Sujana, I. M. ., Farmasari, S. ., Saputra, A. ., Junaidi, A., & Munandar, L. O. A. H. . (2023). Pengenalan Konsep Dan Pola Lesson Study For Learning Community (LSLC) Untuk Peningkatan Kompetensi Pedagogis Dosen Politeknik Pariwisata Lombok . Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1224–1228. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.6495

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Professional development dosen dalam bidang pembelajaran sangat urgen dilakukan. Dengan input dosen yang berasal dari pendidikan dan non-kependidikan, lembaga harus memikirkan pola pimbinaan dosen-dosen yang baru direkrut untuk memberikan bekal dan pengembangan komptensi pedagogis dalam pembelajaran orang dewasa. Saat ini pembinaan pengembangan kompetensi pedagogis dosen sangat minim dilakukan. PEKERTI dan Applied Approach yang selama ini dilakukan belum memberikan bekal memadai bagi dosen untuk menjalankan dharma pendidikan mengingat kuota setiap tahunnya sangat terbatas serta penekanan lebih kepada pengambangan RPS (Pekerti) dan Buku Ajar (AA).Kegiatan ini menawarkan akselari peningkatan kompetensi pedagogis melalui program studi dengan menerapkan Pola Lesson Studi for Learning Community (LSLC), yaitu model pengembangan profesionalisme guru secara kolaboratif dengan melaksanakan PLAN, DO, SEE, dan REDESIGN secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dosen-dosen Politektik Pariwisata Praya Lombok Tengah dengan Pola LSLC. Khalayak sasaran dari program ini adalah 10 dosen-dosen junior  dan didampingi oleh dosen-dosen senior dari program studi yang memiliki pengalaman LSLC. Kegiatan dilaksanakan dengan memperkenalkan konsep LSLC yang meliputi 4 (empat) tahapan yaitu perencanaan bersama (PLAN), buka kelas (DO), refleksi (SEE), dan perancangan ulang (REDESIGN). 

Referensi

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives: Complete Edition. New York: Longman.

Bautista, A., Tan, L. S., Ponnusamy, L. D., & Yau, X. (2015). Curriculum integration in

Arts Education: Connecting multiple Art forms through the notion of ‘space’.

Journal of Curriculum Studies. DOI: 10.1080/00220272.2015.1089940.

Black, P. and Wiliam, D. (1998) Assessment and classroom learning. Assessment in

Education 5(1), 7-74.

Broadfoot, Patricia & Daugherty, Richard & Gardner, John & Harlen, Wynne & James, Mary & Stobart, Gordon. (2002). Assessment for Learning: 10 Principles. Research-based principles to guide classroom practice Assessment for Learning.

Desimone, L. M. (2009). Improving Impact Studies of Teachers’ Professional Development: Toward Better Conceptualizations and Measures. Educational Researcher, 38(3), 181–199. https://doi.org/10.3102/0013189X08331140.

Dyer, Jeffrey H.; Gregersen, Hal B., and Christensen, Clayton M. (2009). The Innovator’s DNA, Harvard Business Review, December 2009, pp. 1-10.

Hattie, J. and Timperley.H. (2007). The Power of Feedback. Review of Educational

Research, 77, 81-112.

Huang, H. & Shimizu, Y. (2016) Improving Teaching, Developing Teachers and Teacher Education, linking Theory and Practices through Lesson Study in Mathematics: an Internationa Perspective. ZDM, 48(4), 393-409

Orafi, Senussi & Borg, Simon. (2009). Intentions and realities in implementing communicative curriculum reform. System. 37. 243-253. 10.1016/j.system.2008.11.004.

Ortlipp, M. (2008). Keeping and Using Reflective Journal in the Qualitative Reserch Procss. The Qualitative Research Report, Vol 1.3No. 4, December 2008, pp. 695 – 703.

Saito, E. & Atencio, M. (2014). Lesson Study for Learning Community (LSLC): Conceptualizing teachers’ practices within a social justice perspective, Dicourse: Studies in the Cultural Politics of Education, doi:http://dx.doi.org/10.1080/01596306.2014.968095

Sherin, M. G., & Han, S. Y. (2004). Teacher learning in the context of a video club. Teaching and Teacher education, 20(2), 163-183.

Stiggins, R.J. (2008) Assessment Manifesto: A Call for the Development of Balance

Assessment Systems. A position paper published by the ETS Assessment Training

Institute, Portland, Oregon.

Sujana, I M. & Narasintawati, L.S. (2012). Lesson Study sebagai Alternatif Peningkatan Kompetensi Calon dosen di LPTK, Jurnal Ilmu Pendidikan FKIP UNRAM, Vol. 20, No 1, Spetember 2012

Sujana, I M., Asih, L.Y.B., Narasintawati, L. S., Huraiyah, Wachidah, Aliyah, S. (2022) Meningkatkan Kulaitas Pembelajaran Bahasa Inggris di SMPN 14 Mataram melalui Pola Lesson Study for Learning Community (LSLC). Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, Vol. 5 (4). Oktober Desember 2022.

Trilling, B. and Fadel, C. (2009) 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. USA: John Wiley & Sons.

Wiggins, G., and McTighe, J. (2011). The Understanding by Design guide to creating high quality units. Alexandria, VA: ASCD.

Xu, H. & Pedder, D. (2014). Lesson Study: an International Review of the Research. In P. Dudley (ed). Lesson Study: Professional Learning for Our Time (pp. 29-58). London Routledge.

Lisensi

Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  2. Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
  3. Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).