Sosialisasi Good Dairy Farming Practice Kambing Perah pada Peternakan CV Muda Bakti Barokah Dan Peternak Kambing PE di Desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah

Penulis

  • I. N. Sadia
  • M. Dohi
  • I.K.G. Wiryawan
  • Hasma

DOI:

https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.6575

Kata Kunci:

Sosialisasi, good farming practice kambing perah, CV. Muda Bakti Barokah Farm, Peternak Kambing PE

Abstrak

Dengan telah diterbitkannya Peraturan  Menteri  No.64/Permentan/OT.140/5/2014  tentang  Pedoman Budidaya Kambing Perah yang Baik (Good Farming Practice) maka perlu disosialisasikan agar peternak memahami pedoman dan  syarat  minimal   budidaya  kambing  perah  serta  bentuk dukungan  pemerintah  terhadap pengembangan usaha peternakan kambing perah di Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan berbagai aspek tatalaksana budidaya kambing perah meliputi : Prasarana dan sarana (perkandangan), Cara budi daya (bibit kambing  perah,  ransum dan pemberian pakan, pemeliharaan, reproduksi dan  perkawinan, pemerahan dan penanganan susu), Kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (biosecurity-desinfeksi dan sanitasi kandang), Pelestarian fungsi lingkungan hidup, Sumber daya manusia, Pembinaan, pengawasan dan Pelaporan berupa catatan (recording) data-data peternakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada CV. Muda Bakti Barokah (MBB) Farm Dusun Lelong Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah. Pelaksana kegiatan  pengabdian  kepada masyarakat  terdiri  atas  dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Mataram, mahasiswa  Program  Studi Peternakan dan Alumni. Metode  pengabdian adalah direct method dengan bentuk kegiatan  penyuluhan dan praktek. Penyuluhan terkait semua aspek budidaya kambing perah yang baik.  Praktek  yang  dilakukan: penyusunan  ransum dan cara pemberian pakan serta praktek penerapan biosecurity-desinfeksi dan sanitasi kandang. Hasil pre test kegiatan menunjukkan bahwa owner CV MBB Farm dan peternak disekitarnya belum pernah mengetahui adanya Peraturan Menteri No.64/ Permentan/ OT.140/5/2014 tentang Pedoman Budidaya Kambing Perah yang Baik. Namun pada post test setelah sosialisasi GDFP terjadi peningkatan pemahaman oleh Owner CV MBB Farm (Edi Sanjaya) rata-rata sebesar 60,12% meliputi aspek Prasarana dan Sarana (78.49%), Cara Budidaya/Pemeliharaan (70.00%) serta Kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (68.75%), sedangkan pemahaman oleh peternak kambing di sekitar MBB Farm masih rendah yaitu sebesar 20% hanya pada aspek perkandangan saja. Kesimpulan dari kegiatan PKM adalah adanya peningkatan pengetahuan sebesar 60,12% oleh Owner CV MBB Farm (Edi Sanjaya) dan 20% oleh peternak kambing di sekitarnya terhadap penyuluhan materi yang disampaikan. Praktek penyusunan ransum dan cara pemberian pakan secara rutin telah diterapkan sebagai upaya menekan biaya pakan. Demikian pula praktek penerapan biosecurity-desinfeksi dan sanitasi kandang secara rutin telah diterapkan sebagai upaya menjamin kesehatan bagi peternak dan produk yang dihasilkan secara Aman, Sehat, Utuh, Halal (ASUH). Perlu dilakukan pendampingan dan komunikasi secara kontinyu untuk memantau penerapan hasil transfer pengetahuan dan praktek yang telah dilakukan oleh peternak mitra CV MBB Farm dan peternakan disekitarnya.

Referensi

Anonim. 2015. SNI 7352.1:2015.: Bibit kambing-Bagian 1 : Peranakan Etawah, ICS 65.020.30. Badan Standardisasi Nasional.

Badriyah A, Siswanto, Erwanto, Qisthon A. 2018. Pengaruh Manipulasi Suhu Kandang terhadap Kadar Glukosa dan Urea dalam Darah Pada Kambing Boer Dan Peranakan Ettawa (PE). Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan. 3 (2) : 39-44.

Fajar, A. (2009). Study Performen Bibit Kambing PE yang Diintroduksi dari Jawa ke Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Skripsi Fakultas Peternakan Universitas Mataram, Mataram.

FAO, 2011. Animal Production and Health : Guide to dairy farming practices. Food and Agriculture Organization of the United Nations and International Dairy Federation, Rome.

Hasnudi, Ginting N, Patriani P, Hasanah U. 2018. Pengelolaan Ternak Kambing dan Domba. Program Studi Peternakan Universitas Utara.

Handarini R, Winugroho M, Kardaya D, Sudrajat D, Baharun A, Jatmiko. 2021. Sosialisasi Good Farming Practice Kambing Perah di Peternakan Berkah Family Kelurahan Cibuluh Bogor Utara. Jurnal Qardhul Hasan : Media Pengabdian kepada Masyarakat. 7(1) 12-18.

Kementerian Pertanian. 2014. Lampiran Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 64/Permentan/OT.140/5/2014 tentang Pedoman Budidaya Kambing Perah yang Baik.

Kementerian Pertanian. 2014a. Lampiran Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 102/Permentan/OT.140/7/2014 tentang Pedoman Pembibitan Kambing dan Domba yang Baik.

Puspasari,S., 2007. Studi Performans Reproduksi Kambing Peranakan Etawa Sebagai Penghasil Anak dan Susu (dwiguna) di Kecamatan Gerung. Kabupaten Lombok Barat. Produksi Penelitian Fakultas Peternakan Universitas Mataram, Mataram.

Qisthon A, Hartono M. 2019. Respons Fisiologis dan Ketahanan Panas Kambing Boerawa dan Peranakan Ettawa Pada Modifikasi Iklim Mikro Kandang Melalui Pengkabutan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 7 (1): 206 – 211.

Zuroida R, Azizah R. 2018. Sanitasi Kandang Dan Keluhan Kesehatan Pada Peternak Sapi Perah di Desa Murukan Kabupaten Jombang Jurnal Kesehatan Lingkungan. 10 (4): 434-440

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-12-14

Cara Mengutip

Sadia, I. N., M. Dohi, I.K.G. Wiryawan, & Hasma. (2023). Sosialisasi Good Dairy Farming Practice Kambing Perah pada Peternakan CV Muda Bakti Barokah Dan Peternak Kambing PE di Desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1249–1259. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.6575