Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Bimbingan Teknis Pembuatan Sosis dengan Penambahan Jamur Tiram untuk Meningkatkan Nilai Gizi sebagai Pangan Fungsional di Desa Banyumulek, Kediri, Lombok Barat

Penulis

Djoko Kisworo , Haryanto , Bulkaini , Yulianto, W , Bq. Rani, DW , Fahrullah , Rabiatul Adawiyah

DOI:

10.29303/jpmpi.v7i4.9996

Diterbitkan:

2024-12-12

Unduhan

Abstrak

Sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Barat Berkembang dengan pesat, untuk mendukung hal tersebut produk olahan hasil ternak menjadi salah satu faktor pendukung dalam upaya pengembangan berbagai jenis Home Industri. Dalam upaya untuk mempercepat pembangunan sektor peternakan dan hasil olahannya di Lombok Barat, dipandang perlu untuk melakukan Pemberdayaan Kelompok Penggerak PKK Desa Banyumulek Kecamatan Kediri, melalui kegiatan “Bimbingan Teknis Pembuatan Sosis Dengan Tambahan Jamur Tiram Sebagai Sumber Serat Pangan”, sehingga dapat Meningkatkan Nilai Gizi Sebagai Pangan Fungsional”. Dalam hal gizi, jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan komoditas pangan dengan kandungan senyawa β-glucan yang cukup tinggi, merupakan kelompok serat pangan yang baik untuk kesehatan, antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kolesterol, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker usus. Sosis dengan tambahan jamur tiram merupakan paduan bahan yang uniq sebagai pangan fungsional bergizi tinggi, sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak-anak, serta dalam rangka penurunan kasus stanting khususnya di Desa binaan Unram tersebut. Pelaksanaan PkM oleh fasilitator/Dosen dibantu mahasiswa, dan teknisi langsung bersama peserta. Sedangkan Metode Partisipatif lebih menekankan peran aktif peserta pelatihan dalam melakukan proses pengolahan daging yang baik. Seluruh sarana dan prasarana yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dipersiapkan oleh tim bekerjasama dangan kelompok penggerak PKK Desa Banyumulek. Peserta berjumlah 25 orang yang tergabung dalam kelompok PKK hadir mengikuti pelatihan sampai selesai sesuai target. Kegiatan pelatihan ini menghasilkan produk dengan kualitas baik  dari segi tekstur, rasa, warna, aroma, dan kemasan yang didesain khusus. Para peserta berkomitmen untuk menerapkan metode pembuatan sosis dengan formula khusus ini yang dituangkan dalam surat pernyataan oleh ketua penggerak PKK Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Kata Kunci:

Sosis, jamur tiram, Pangan fungsional, Desa Banyumulek.

Referensi

Anissa, D., dan Radiati, L. E. 2018. Effect Of The Addition Of White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus) Extract on The Manufacture of Yogurt Drink in Terms Of Physical Quality. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak 13[2], 1118-1125. https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2018.013.02.6

Fajri, P.Y., Putri, N.E., Novita, R., Gusmalini., dan Muchrida, Y. 2021. Alih Teknologi Pengolahan Pangan Lokal di Kenagarian Andaleh, Limapuluh Kota. Logista Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 5(1): 81-86.

Kusumayanti, H., Triaji, R., dan Bagus, S. 2018. Pangan Fungsional dari Tanaman Lokal Indonesia. Jurnal Metana. 12 (1): 26-30.

Soeparno, 2009. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Triandita, N., Maifianti, K.S., Rasyd, M.I., Yuliani, H., dan Angraeni, L. 2020. Pengembangan Produk Pangan Fungsional dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Suak Pandan Aceh Barat. Logista-Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 4 (2): 457- 464.

Cara Mengutip

Kisworo, D., Haryanto, Bulkaini, Yulianto, W, Bq. Rani, DW, Fahrullah, & Rabiatul Adawiyah. (2024). Bimbingan Teknis Pembuatan Sosis dengan Penambahan Jamur Tiram untuk Meningkatkan Nilai Gizi sebagai Pangan Fungsional di Desa Banyumulek, Kediri, Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(4), 1742–1745. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v7i4.9996