Validitas Modul Pelatihan Keterampilan Interpersonal Sebagai Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Peserta Didik
DOI:
10.29303/jcar.v7i2.10534Published:
2025-05-14Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas modul pelatihan keterampilan interpersonal yang ditujukan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba pada siswa Tingkat SMK. Modul ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan interpersonal siswa sehingga mereka dapat melawan tekanan lingkungan yang dapat mendorong penyalahgunaan zat adiktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap kelayakan modul keterampilan interpersonal. Validasi dilakukan dengan cara menganalisis aspek media dan materi yang berkaitan oleh para ahli dan calon pengguna yaitu guru Bimbingan dan Konseling. Instrumen pengumpulan data dilakukan dalam bentuk angket yang telah divalidasi menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan dengan menggunakan indeks Gregory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini memiliki tingkat nilai yang sangat tinggi dengan nilai koefisien sebesar 10. Modul ini dinilai layak digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung pembelajaran interaktif dan kreatif pada layanan BK guna membantu siswa mengembangkan ketahanan dalam menghadapi tantangan penyalahgunaan narkoba.
Keywords:
Modul Keterampilan Interpersonal Bimbingan dan KonselingReferences
Anjali, A. R., Rahayu, G. P., & Widiyaningsih, I. T. (2023). Peran Guru Bimbingan Konseling Terhadap Kenakalan Remaja di SMA Negeri Ambulu Kabupaten Jember. EDUCATION: Scientific Journal of Education, 1(2), 81-95.
Annas, A. N., & Mas, S. R. (2022). Transformasi Pendidikan Karakter Pada Sekolah Boarding Di Era Disruptif. Penerbit NEM.
Damanik, F. H. S. (2023). Mengembangkan Keterampilan Resolusi Konflik melalui Pembelajaran Sosiologi dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Menegah Atas. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(4), 983-992.
Dewi, R. S. (2023). Analisis penggunaan media bimbingan dan konseling pada pemberian layanan informasi. An-Nadwah, 29(1), 34-38.
Hakim, R. (2023). Penegakan hukum tindak pidana penyalahgunaan narkotika oleh anak dalam perspektif undang-undang nomor 35 tahun 2009. Jurnal Preferensi Hukum, 4(2), 279-291.
Hasanah, S. U., Yulia, C., Natalia, N., & Masril, M. (2024). PENGEMBANGAN MODUL KONSELING COGNITIVE READINESS SISWA SMK. Research and Development Journal of Education, 10(2), 790-803.
Hastuti, K. W. (2024). Pengembangan Modul Pelatihan Asertif Untuk Meningkatkan Keterampilan Asertif Sebagai Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Napza Pada Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Bk Unesa. 14(2), 26-32
Krismanja, H., & Dani, H. (2021). Studi Literatur Tentang Kelayakan Pengembangan Media Pembelajaran 3D Sketchup Di Smk. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB), 7(1), 1-8.
Lukman, G. A., Alifah, A. P., Divarianti, A., & Humaedi, S. (2021). Kasus narkoba di Indonesia dan upaya pencegahannya di kalangan remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 405-417.
Mulyani, R., Hernawati, D., & Ali, M. (2021). Keterampilan komunikasi interpersonal dan hasil belajar: Sebuah studi korelasi siswa menengah atas. Bio Educatio, 6(1), 378175.
Mustari. (2018). Fenomena keterlibatan remaja terhadap narkoba.
Nuryono, W., Christiana, E., & Purwoko, B. (2023). Teknik Motivational Interviewing Untuk Mengurangi Adiksi Game Online. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 6(1), 109-119.
Purwanti, S., Utami, S. W., & Latifah, L. (2022). Konseling Sebaya Pada Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Komunikasi Interpersonal. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 2(2), 47-55.
Putri, R. A., & Nugraha, S. (2022). Pengembangan Media Bimbingan Konseling Interaktif Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa. Journal of Classroom Action Research, 4(1), 45–52. https://doi.org/10.29303/jcar.v4i1.204
Ramadhani, Y., & Dewi, N. K. (2022). Efektivitas Media Modul dalam Layanan Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kesadaran Diri Siswa. Journal of Classroom Action Research, 4(1), 10–20. https://doi.org/10.29303/jcar.v4i1.190
Retnawati, H. (2016). Analisis kuantitatif instrumen penelitian (panduan peneliti, mahasiswa, dan psikometrian). Parama publishing.
Sari, Y. P. (2024). Kompetensi sosial dan interpersonal faktor utama memperkuat ketahanan diri remaja terhadap penyalahgunaan narkotika di Provinsi Sumatera Selatan. Journal of National Paradigm-Based Resilience Strategy, 1(1), 54-76.
Syahputra, D., & Dewi, K. (2022). Implementasi Model Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa. Journal of Classroom Action Research, 4(1), 60–66.
Syamsuddin, A. (2020). Peran Guru BK dalam Menanggulangi Perilaku Menyimpang Remaja di Sekolah Menengah. Jurnal Konseling Pendidikan, 8(2), 112–119.
Umar, H., & Masnawati, E. (2024). Peran lingkungan sekolah dalam pembentukan identitas remaja. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 191-204.
Yuliana, E., & Anam, M. (2022). Pengaruh Media Audio Visual terhadap Efektivitas Layanan Informasi dalam Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah Menengah Pertama. Journal of Classroom Action Research, 4(1), 20–28.
License
Copyright (c) 2025 Azrina Khalwa Hanani Hanani, Wiryo Nuryono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


