Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Problem Based Learning pada Materi Ajar Struktur Bumi di Kelas VIII SMP Negeri 2 Weru Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
DOI:
10.29303/jcar.v7i2.11323Published:
2025-05-31Downloads
Abstract
Motivasi belajar merupakan elemen krusial dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pemetaan awal, motivasi belajar peserta didik kelas VIII B teridentifikasi rendah karena materi pembelajaran dianggap kurang menarik, sehingga menurunkan antusiasme mereka dalam mengikuti pelajaran. Oleh karena itu, diterapkan pembelajaran sosial emosional (PSE) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan media Augmented Reality (AR) pada materi Struktur Bumi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu suatu pendekatan penelitian yang bersifat reflektif dan bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara profesional melalui siklus perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dalam penelitian ini, metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel, yaitu dengan memilih kelas VIII B yang teridentifikasi memiliki motivasi belajar rendah sebagai subjek penelitian berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian.dengan dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Subjek yaitu kelas VIII B SMPN 2 Weru. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, lalu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan pembelajaran sosial emosional (PSE) yang didukung media Augmented Reality (AR) berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII B secara signifikan. Peningkatan motivasi belajar yang tercermin dari kenaikan rata-rata skor motivasi dari 35% pada Siklus I menjadi 60,3% pada Siklus II, dengan nilai signifikansi di bawah 0,0005, menegaskan efektivitas pendekatan ini. Selain itu, mayoritas peserta didik (87,5%) mengaku merasa lebih termotivasi, yang menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan mampu membangkitkan minat dan antusiasme belajar siswa secara nyata.
Keywords:
Pembelajaran Berbasis Masalah Pengajaran yang Responsif Secara Budaya Pembelajaran Sosial Emotional Motivasi Belajar IPAReferences
Ayudhityasari, R., M. Widayanti, dan K. R. 2022. (2022). Peningkatan Motivasi dan hasil Belajar Menggunakan Powerpoint Interaktif di Sekolah Dasar. 4(20), 73–80.
Cowen, E. L. (1998). Promoting social and emotional learning: Guidelines fo r educators. Alexandria, VA: Association for Supervision and Curriculum Development. In Project C.A.R.E.. Journal o f Community Psychology.
Fitriana, D. (2023). Pengaruh penggunaan media video animasi berbasis YouTube terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif pada pembelajaran IPA. Pedagogika: Jurnal Pedagogik Dan Dinamika Pendidikan, 12(1), 169–174. https://doi.org/https://doi.org/10.30598/pedagogikavol12issue1year2024
Hamzah, U. (2011). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan (Cetakan ke-2). Bumi Aksara.
Hidayanti, N. (2024). Implementasi Kompetensi Kepribadian Guru Untuk Mengembangkan Sikap Mandiri Peserta Didik Dalam Merealisasikan Profil Pelajar Pancasila Di SDN Bujanggadung Kota Cilegon. Jurnal Pendidikan, 12(1).
Mandasari, J. (2024). Pengaruh pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa. EKSAKTA: Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran MIPA, 9(1), 104–112.
Marisa, S. (2019). Pengaruh motivasi dalam pembelajaran siswa upaya mengatasi permasalahan belajar. Jurnal Taushiah, 9(2), 20–27. https://doi.org/https://doi.org/10.30743/taushiah.v9i2.1786
Nasution. (2023). Implementasi pendekatan culturally responsive teaching dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal MIPA, 18(2), 145–156.
Ni Putu, S. (2018). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VI semester I di SD 1 Darmasaba. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 2(3).
Ningsih, N. (2021). Developing English teaching and learning materials for mathematics study program. Edukatif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1112–1119.
Pangestuti, T. (2024). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VIII G di SMP Negeri 3 Semarang. Journal of Classroom Action Research, 2(2), 45–56.
Ramdani, A., Jufri, A. W., Gunawan, G., Fahrurrozi, M., & Yustiqvar, M. (2021). Analysis of students' critical thinking skills in terms of gender using science teaching materials based on the 5E learning cycle integrated with local wisdom. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(2), 187-199.
Sadirman, A. . (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar (Edisi revisi). Rajawali Pers.
Sanda, N. (2023). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 42 Pekanbaru. Journal of Classroom Action Research2, 2(2), 329–340.
Sardiman, A. M. (2012). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Sharfina, Q. . (2018). Profil motivasi belajar dalam pembelajaran fisika siswa SMP. Prosiding Seminar Nasional Quantum, 6 Halaman, Pendidikan Fisika UAD.
Shulman, L. (1987). Knowledge and teaching: foundation of new reform. Harvard Educational Review.
Suhada, R. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan E-Modul SSI Terintegrasi Nilai Keislaman untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Siswa pada Materi Lapisan Bumi dan Bencana. Journal of Classroom Action Research, 2(2).
Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori Belajar Humanistik Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177-193.
Sutrisna, N. (2022). Pengembangan Buku Siswa Berbasis Inkuiri pada Materi IPA untuk Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8).
Utara, B. G. P. S. (2023). Uji Coba Modul Pengelolaan Emosi dalam Menjalankan Peran sebagai Pendidik yang dilaksanakan di Sulawesi Utara.
Westley, K. E. (2011). Teacher quality and student achievement. Teacher Quality and Student Achievement, 8(1), 1–215. https://doi.org/10.14507/epaa.v8n1.2000
Winkel, W. S. (1987). Psikologi pengajaran (Edisi ke-3). grasindo.
Yustiqvar, M., Hadisaputra, S., & Gunawan, G. (2019). Analisis penguasaan konsep siswa yang belajar kimia menggunakan multimedia interaktif berbasis green chemistry. Jurnal Pijar Mipa, 14(3), 135-140.
License
Copyright (c) 2025 Wahyu Indah Julika, Sati, Nurwanti Fatnah, Iwan Andayana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


