Pengembangan E-modul Ajar Terintegrasi Ekowisata Gerabah dengan Model Pembelajaran Etnopedagogi untuk Melatih Kemandirian Belajar dan Berpikir Kritis Peserta Didik
DOI:
10.29303/jcar.v7i4.13610Published:
2025-12-19Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul kimia terintegrasi ekowisata gerabah Banyumulek melalui model pembelajaran etnopedagogi dalam melatih kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subjek penelitian meliputi 34 siswa kelas XI IPA SMAN 3 Mataram pada uji coba terbatas dan 51 siswa kelas XI IPA SMAN 2 Mataram pada uji coba skala luas. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar validasi ahli, angket kemandirian belajar, angket respons guru dan peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes berpikir kritis dengan format pretest–posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul memiliki tingkat validitas sangat baik (0,97) dan reliabilitas baik (0,81). Uji coba menunjukkan bahwa e-modul praktis digunakan dengan skor respons siswa sebesar 3,91. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kemandirian belajar sebesar 63,65% dan peningkatan kemampuan berpikir kritis sebesar 72%. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi ekowisata dalam e-modul kimia tidak hanya memperkuat pemahaman konsep termokimia, tetapi juga mengembangkan kesadaran budaya lokal serta mendorong pembelajaran kontekstual yang lebih bermakna. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan perangkat ajar berbasis kearifan lokal yang dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran kimia di era Kurikulum Merdeka.
Keywords:
E-modul, Ekowisata, Gerabah Banyumulek, Etnopedagogi, Kemandirian Belajar, Berpikir Kritis, Pembelajaran Sains.References
Alfiyani, N., & Rahayu, N. D. (2021). Development of e-module based on local wisdom to improve students' conceptual understanding. Journal of Chemistry and Research (JCAR), 5(2), 89–98.
Borg, W. R., & Gall, M. D. (2003). Educational Research: An Introduction (7th ed.). Boston: Allyn & Bacon.
Dewi, L. P., Wahyuni, S., & Hidayatullah, M. (2022). Pengembangan e-modul IPA berbasis Socio-Scientific Issues untuk meningkatkan motivasi dan literasi sains peserta didik. Journal of Classroom Action Research, 6(2), 112–123.
https://doi.org/10.29303/jcar.v6i2.8830
Djayadin, C., & Fathurrahman, F. (2020). Teori Humanisme sebagai Dasar Etika Religius (Perspektif Ibnu Athā'illah Al-Sakandarī). Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian. 15(1), 28. https://doi.org/10.31332/ai.v0i0.1788
Elis, D., Mulyana, A., & Ramdani, I. (2019). Integrasi ekowisata dalam pendidikan lingkungan hidup sebagai upaya pelestarian alam dan budaya lokal. Jurnal Geografi Gea, 19(2), 105–114.
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
Hidayah, N., Arifin, M., & Rukmini, I. (2023). Integrasi konteks budaya lokal dalam modul ajar untuk meningkatkan relevansi dan literasi sains siswa. Journal of Classroom Action Research, 7(2), 89–98.
(Link repositori UNRAM / akses PDF program penelitian dosen)
Hidayati, S., Wibowo, A., & Saputra, R. (2022). E-module integration in chemistry learning: A study on students’ motivation and learning autonomy. Journal of Chemistry and Research (JCAR), 6(1), 15–26.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2019). Joining Together: Group Theory and Group Skills (13th ed.). Boston: Pearson.
Milala, M., Sitorus, E., & Sari, D. (2022). Pengembangan E-Modul Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Termokimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 6(2), 85–94.
Nieveen, N. (2013). An Introduction to Educational Design Research. Netherlands Institute for Curriculum Development (SLO).
Plomp, T., & Nieveen, N. (2013). Educational Design Research: Part A – An Introduction. Enschede: SLO Netherlands Institute for Curriculum Development.
Rahayu, I. F., & Aini, I. N. (2021). Analisis kemandirian belajar dalam pembelajaran matematika pada siswa SMP. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(4), 789- 798. https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i4.789-798.
Rahmawati, Y., Ridwan, A., Faustine, S., & Mawarni, P. C. (2020). Pengembangan Soft Skills Siswa Melalui Penerapan Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT) dalam Pembelajaran Kimia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 6(1), 86–96. doi:10.29303/jppipa.v6i1.317
Rahmawati, Y., (2021). Etnopedagogi dalam Pembelajaran Sains: Membangun Integrasi Nilai Budaya dan Konsep Ilmiah. Jurnal Pendidikan Sains dan Inovasi, 9(1), 12–25.
Rahmayanti, H., Muntari, M., & Andayani, Y. (2023). Analisis miskonsepsi dan kebutuhan media pembelajaran berbasis kontekstual pada pembelajaran kimia SMA. Journal of Classroom Action Research, 7(1), 55–63.
https://doi.org/10.29303/jcar.v7i1.4614
Sakti, S. A., Endraswara, S., & Rohman, A. (2024). Revitalizing local wisdom within character education through ethnopedagogy apporach: A case study on a preschool in Yogyakarta. Heliyon, 10 (10), e31370. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e31370
Sihombing, R. A., Muslim, M., & Rahman, T. (2024). From awareness to action: a systematic literature review of teaching materials based on education for sustainable development (esd). Jurnal Pembelajaran Sains, 8(1), 22. https://doi.org/10.17977/um033v8i1p22-30
Suparwati, N. M. A. (2022). Analisis reduksi miskonsepsi kimia dengan pendekatan multi level representasi: systematic literature review. Jurnal Pendidikan Mipa, 12(2), 341-348. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.591
Thiagarajan, S. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Whasington DC: National Center for Imptovement Educational System.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wijayanti, S. (2023). Pengembangan brimolang (aplikasi belajar geometri molekul budaya palembang) untuk pembelajaran kimia dengan pendekatan etnopedagogi. Alotrop, 7(2), 10-22. https://doi.org/10.33369/alo.v7i2.29760.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a Self-Regulated Learner: An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2
License
Copyright (c) 2025 Nurhidayat Martin, Yayuk Andayani, Aliefman Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


