Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Open Access
Peer Reviewed

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Materi Keberagaman Sosial Dan Buadaya Di Kelas IV Sekolah Dasar

Authors

Maria Angela Abuk , Moh. Farid Nurul Anwar , Muh. Fauzy Emqi , M. Rifa'i

DOI:

10.29303/jcar.v8i2.14726

Published:

2026-04-28

Downloads

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi Keberagaman Sosial dan Budaya di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan berupa keterbatasan bahan ajar yang kontekstual serta kurangnya integrasi nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung memahami materi secara konseptual tanpa mampu mengaitkannya dengan realitas sosial di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang dapat mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks budaya lokal agar pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Kota Malang pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Keberagaman Sosial dan Budaya kelas IV sekolah dasar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas IV SDN Tunggulwulung II Kota Malang. Teknik pengumpulan data meliputi angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket respons peserta didik, serta tes hasil belajar untuk mengukur keefektifan modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan yang tinggi dengan persentase validasi ahli materi sebesar 90%, ahli media 87%, dan ahli bahasa 88%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan respons peserta didik sebesar 90% dengan kategori sangat praktis. Sementara itu, hasil uji coba kelompok besar menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 92% yang termasuk dalam kategori sangat efektif. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Kota Malang dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.

Keywords:

Modul Pembelajaran Kearifan Lokal Pendidikan Pancasila Sekolah Dasar Penelitian Dan Pengembangan

References

Anwar, M. F. N., Ruminiati, R., & SUharjo, S. (2019). Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Sumenep Kelas Iv Subtema Lingkungan Tempat Tinggalku. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(5), 224–236.

Anisah, N., Maryamah, & Jadidah, I. tasya. (2025). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS KEARIFAN LOKAL KELAS IV MI NURUL HUDA KARANG REJO MUSI BANYUASIN. 10(1), 410–417.

Ecca, S., & Kasman, N. (2017). Desain modul ajar berbasis kearifan lokal untuk memperkuat karakter pelajar pancasila. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 15(1), 23–32.

Firsta Bagus Sugiharto, Chusnul Chotimah, & Devi Dominika. (2024). Penggunaan Metode Suku Kata Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SDN Tlogomas 2 Kota Malang. Jurnal Lensa Pendas, 9(1), 125–142. https://doi.org/10.33222/jlp.v9i1.3373

Handayani, N. K. T., Gading, I. K., & Widiana, I. W. (2023). Media Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana Berbantuan Articulate Storyline untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Siswa. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 7(3), 528–536. https://doi.org/10.23887/jipp.v7i3.61599

Hidayat, S., & Nur, L. (2018). Nilai Karakter, Berpikir Kritis Dan Psikomotorik Anak Usia Dini. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 13(1), 29–35. https://doi.org/10.21009/jiv.1301.4

Imania K, & Bariah S. (2020). Pengembangan Flipped Classroom Dalam Pembelajaran Berbasis Mobile Learning Pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran. Jurnal PETIK , 6(2), 122–127.

Nawali, J., Ivtari Savika, H., Kharismatul Mufidah, I., & Susilawati, S. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Di Mi Dan Sd. CAHAYA: Journal of Research on Science Education, 2(1), 37–49. https://doi.org/10.70115/cahaya.v2i1.133

Rozhana, K. M., & Anwar, M. F. N. (2015). Pengembangan Modul Berbasis Daerah Trenggalek untuk Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 3(2), 1–6. http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JBPD

Wicaksono, A. A., Anwar, M. F. N., & Sepia, A. (2023). Penggunaan Media Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Di Sd Negeri 1 Landungsari, Kabupaten Malang. Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 25–30. https://doi.org/10.33366/ilg.v6i1.4688

TOLERANSI MELALUI MEDIA POSTER KERAGAMAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN Abstrak A . Pendahuluan Karakter merupakan aspek kehidupan yang membedakan manusia dari hewan . Manusia tanpa karakter bisa diibaratkan seperti kehilangan s. 9(3), 911–934. https://doi.org/10.26811/didaktika.v9i3.1866

Westomi, J. A., Ibrahim, N., & Sukardjo, M. (2018). Pengembangan Paket Modul Cetak Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk Siswa SMA Negeri 1 Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(2), 138–151. https://doi.org/10.21009/jtp.v20i2.8628

Waruwu, K. K., Telaubanua, S., & Ningsih, W. (2025). PENGEMBANGAN MODUL PROJEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL NIAS UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA FASE D (KELAS 7). 10(Kelas 7).

Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal Dan Penerapannya Di Sekolah. Jurnal Edukasi Sumba (JES), 1(2). https://doi.org/10.53395/jes.v1i2.27

Waruwu, K. K., Telaubanua, S., & Ningsih, W. (2025). PENGEMBANGAN MODUL PROJEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL NIAS UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA FASE D (KELAS 7). 10(Kelas 7).

Author Biography

Maria Angela Abuk, Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Abuk, M. A., Anwar , M. F. N., Emqi , M. F., & Rifa’i, M. (2026). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Materi Keberagaman Sosial Dan Buadaya Di Kelas IV Sekolah Dasar. Journal of Classroom Action Research, 8(2), 730–739. https://doi.org/10.29303/jcar.v8i2.14726