Perbandingan Efektivitas Inquiry Learning dan Problem Based Learning Pada Pembelajaran IPAS
DOI:
10.29303/jcar.v8i2.14753Published:
2026-06-14Downloads
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa, sehingga diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model Pembelajaran Berbasis Penyelidikan dan Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest–posttest pada dua kelompok. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDIT Ar-Rahmah Pacitan tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif dan dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa, namun terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Nilai N-Gain pada kelas Pembelajaran Berbasis Masalah sebesar 0,7 (kategori tinggi), sedangkan pada kelas Pembelajaran Berbasis Penyelidikan sebesar 0,5 (kategori sedang). Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Masalah lebih efektif dibandingkan Pembelajaran Berbasis Penyelidikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
Keywords:
Pembelajaran Berbasis Penyelidikan Pembelajaran Berbasis Masalah Hasil PembelajaranReferences
Afifah, A. K., Sari, D. A. P., & Surayanah. (2025). Improving IPAS learning outcomes through the scramble method for fourth grade students of SD Negeri 3 Sentul. Proceedings Series of Educational Studies: The 4th International Conference on Educational Management and Technology (ICEMT) 2025.
Alifa, S., Subarinah, S., Kurniawan, E., & Soeprianto, H. (2024). Efektivitas model problem based learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Journal of Classroom Action Research, 6(4), 738–744.
Aprilita, T. D., & Handican, R. (2023). Persepsi Siswa Terhadap Implementasi Model Problem Based Learning pada Mata Pelajaran Matematika. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 3(3), 546-560. DOI: https://doi.org/10.29303/griya.v3i3.353
Darmaji, D., Astalini, A., Kurniawan, D. A., & Rini, E. F. S. (2022). Gender analysis in measurement materials: Critical thinking ability and science processing skills. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 11(1), 113-128. DOI: https://doi.org/10.24042/jipfalbiruni.v11i1.11509
Firmansyah, Husni, M., Rosad, A., Al Ghozali, M. I., & Muvid, M. B. (2025). Efektivitas Inquiry Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran PAI. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(1), 380-397. DOI: https://doi.org/10.61227/arji.v7i1.301
Hadi, Yulianto, Yuan Remanita, Leo Lestere Mollaneda Tao-Tao, and Ahmad Sunoko. 2025. “Teacher-Centered Learning and Creative Reflection Approaches in Deaf Islamic Education Learning”. Journal of Educational Research and Practice 3 (1). Tulungagung, Indonesia:69-89. DOI: https://doi.org/10.70376/jerp.v3i1.294
Harahap, R. (2024). Perbandingan model pembelajaran inquiry learning dan problem based learning terhadap hasil belajar siswa Kelas VIII di MTs Negeri 1 Padangsidimpuan (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).
Hikmawati, H., Suastra, I. W., Sudiatmika, A. A. I. A. R., & Mardiana, I. (2024). Penerapan pembelajaran IPA dengan konteks budaya lokal untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Journal of Classroom Action Research, 6(2), 271–277.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemdikbud.
Mahrelin, Hidayah, N., & Mulyono, Y. (2025). Perbandingan model inkuiri dan problem-based learning dalam pembelajaran IPA: Systematic literature review meta-analisis. MetaBio: Jurnal Pendidikan, 7(1), 16–23. DOI: https://doi.org/10.36985/dc73a735
Manalu, D., wanti Sinambela, H., Tamba, N., Anumerta, H. W., Silalahi, T. V., Salsalina, P., & Naibaho, Y. V. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V. Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 4(2), 795-811.
Pratama, A. I., Yunus, M., & Agusniati, A. (2025). Perbandingan Model Project Based Learning dan Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah IPAS Siswa UPT SPF SD Inpres Mandai Kota Makassar. Bosowa Journal of Education, 6(1), 106-117. DOI: https://doi.org/10.35965/bje.v6i1.6230
Rahman, A., Suharyat, Y., Zulyusri, Z., Yastati, U., Santosa, T. A., Gunwan, R. G., ... & Ilwandri, I. (2023). Pengaruh flipchart terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa di Indonesia: Sebuah meta-analisis. Jurnal Sustainable, 6(1), 95-107. DOI: https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i1.3391
Rosida, F. A., & Nuvitalia, D. (2024). Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV SDN Gayamsari 02 Semarang. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 7954-7963.
Sianturi, R. (2025). Uji normalitas sebagai syarat pengujian hipotesis. Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS), 11(1), 1-14. DOI: https://doi.org/10.36987/jpms.v11i1.7091
Siswanto, E., Rahayu, W., & Meiliasari, M. (2025). Optimalisasi kemampuan pemecahan masalah matematika melalui implementasi pembelajaran Problem Based Learning (PBL): Systematic literature review. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 9(1), 181-195. DOI: https://doi.org/10.35706/sjme.v9i1.185
Solihah, R. (2023). Peningkatan sikap ilmiah melalui penerapan model pembelajaran penemuan (discovery learning). Journal of Classroom Action Research, 5(1).
Suryaman, M. (2020). Orientasi pengembangan pendidikan karakter dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 189–198.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).Jakarta:Depdiknas.
License
Copyright (c) 2026 Widia Kumara, Sri Sami Asih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


