Kebebasan Perempuan Pada Tokoh Alana Dalam Novel “Alaska” Karya Sitti Annisa Fatmasari: Kajian Feminisme Kekuasaan Naomi Wolf

Authors

Ni Putu Melania , Mar’I , Sitti Rohana Hariana Intiana

DOI:

10.29303/jcar.v4i4.2089

Published:

2022-09-30

Issue:

Vol. 4 No. 4 (2022): November

Keywords:

Kebebasan Perempuan, Feminisme Kekuasaan Naomi Wolf, Novel Alaska.

Articles

Downloads

How to Cite

Melania, N. P. ., Mar’I, & Sitti Rohana Hariana Intiana. (2022). Kebebasan Perempuan Pada Tokoh Alana Dalam Novel “Alaska” Karya Sitti Annisa Fatmasari: Kajian Feminisme Kekuasaan Naomi Wolf . Journal of Classroom Action Research, 4(4), 80–87. https://doi.org/10.29303/jcar.v4i4.2089

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Abstract

Tujuan penelitian  untuk mendeskripsikan kebebasan perempuan pada tokoh Alana dalam novel Alaska karya Sitti Annisa Fatmasari. Novel tersebut menjadi objek kajian penelitian yag digunakan oleh penulis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, berbentuk kualitatif dalam bentuk kata-kata. Adapun data berupa petikan dialog-dialog berdasarkan tokoh perempuan bernama Alana pada novel Alaska. Penelitian merupakan deskripsi dialog karena menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka. Penelitian bermaksud mendeskripsikan hasil analisis  dialog dari tokoh Alana dalam novel Alaska karya Sitti Annisa Fatmasari. Penelitian menggunakan teori feminism kekuasaan dari Naomi Wolf. Feminisme kekuasaan menggunakan prinsip pembangun yaitu (1) perempuan dan laki-laki sama-sama punya arti yang besar dalam kehidupan, (2) perempuan berhak menentukan nasib sendiri, (3) pengalaman-pengalam perempuan punya makna, bukan sekadar omong kosong yang tidak penting, (4) perempuan berhak mengungkapkan kebenaran tentang pengalaman-pengalaman mereka, (5) perempuan layak menerima lebih banyak lagi segala sesuatu yang mereka tak punya hanya karena mereka perempuan: rasa hormat dari orang lain, rasa hormat terhadap diri sendiri, pendidikan, keselamatan, kesehatan, keterwakilan, dan keuangan

References

Agusta, Ivanovich. 2003. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif.

Darmalaksana, Wahyudin. 2020. Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Jurnal Ilmiah. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Indrawan, dkk. 2017. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran untuk Manajemen, Pembangunan dan Pendidikan (Revisi). Bandung: PT. Refika Aditama

Nisaafatm. 2019. Alaska. Depok, Jawa Barat: Bintang Media.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Jakarta: Universitas Duta Wacana.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan (Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wolf, Naomi. 1997. Gegar Gender Kekuasaan Perempuan Menjelang Abad 21. Yogyakarta: Pustaka Semesta Press.

License

Copyright (c) 2022 Ni Putu Melania, Mar’I, Sitti Rohana Hariana Intiana

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

  • Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).