Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Open Access
Peer Reviewed

Pengembangan Kegiatan Mozaik Untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun

Authors

Nur Istiqamah , I Nyoman Suarta , I Made Suwasa Astawa , Nurhasanah

DOI:

10.29303/jcar.v5i1.2644

Published:

2023-05-17

Downloads

Abstract

Kegiatan mozaik adalah pilihan yang tepat untuk melatih motorik anak, karena di dalam proses pelaksanaan mozaik terdapat kegaiatan menempel potongan bahan menggunakan lem pada pola yang telah dibuat sehingga koordinasi motoriknya akan terlatih. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development dengan tujuan untuk mengembangkan motorik halus anak melalui kegiatan mozaik. Metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Rancangan penelitian melalui 3 tahap pengembangan yang masing-masing tahapan terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi/analisis. Hasil penelitian dengan tahap pengembangan I langkah kegiatan mozaik mulai terlaksana dengan persentase 51,7% dengan perkembangan motorik halus anak mulai berkembang 51,7%, pada tahap pengembangan II langkah kegiatan mozaik terlaksana dengan baik mencapai jumlah persentase 67,8% dan perkembangan motorik halus anak meningkat menjadi 66,6%, sedangkan tahap pengembangan III langkah kegiatan mozaik mencapai 85,7% dan perkembangan motorik halus anak berkembang sangat baik dengan jumlah persentase 88,3%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan kegiatan mozaik dapat meningkatkan perkembangan motorik halsu anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa Mataram.

Keywords:

Pengembangan, Kegiatan Mozaik, Motorik Halus

References

Affandi, M. (2006). Seni Menggambar dan Kerajinan Tangan. Yogyakarta: PGTKI Press Yogyakarta.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Fitriani, R., & Adawiyah, R. (2018). Perkembangan fisik motorik anak usia dini. Jurnal Golden Age, 2(01), 25-34.

Jhon W. Santrock. (2007). Perkembangan Anak. Jilid I Edisi Kesebelas. Jakarta : PT. Erlangga.

Marrison, G. (2012). Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta:PT.Indeks.

MS Sumantri (2005), Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta:Dinas Pendidikan.

Novikasari, M. (2012). Kolase, Mozaik, Montase. Diakses dari: http://melyloelhabox.blogspot.com/2012/10/kolase-mozaik-dan-montase.html?m=1, Pada Tanggal 20 Februari 2022.

Putri, S. H., Astawa, I. M. S., Rachmayani. I., & Suarta, I. N. (2021). Mengembangkan Kegiatan Menganyam Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun: Studi Kasus Di Desa Mekar Sari Gerung Tahun 2020. Indonesia Jurnal of Elementary and Childhood Education, 2(1), 202-207

Restiyani. (2018). Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik Pada Kelompok B Taman Kanak-Kanak AT Tawakal Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Skripsi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung 1439 H/2018 M.

Sari, Y., Anisa, A., Afgani, J. J., & Yandri, S. (2021). Pengenalan Arsitektur Melalui Ketrampilan Dwimatra menggunakan Media Mosaik pada Anak Santri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik, 3(1), 25-30.

Selviana. (2019). Implementasi Teknik Mozaik Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di Paud Mandiri I Desa Hargo Pancuran Lampung Selatan. Skripsi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung 1441 H/2019 M.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV Alfabeta.

Sujiono, Yuliani Nuraini. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks

Sumanto. (2005). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Suyadi. (2011). Panduan Penelitian Tindakan Kelas Buku Panduan Wajib bagi Para Pendidik. Yogyakarta: DIVA Press.

Zulkifli, L. (2005). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Istiqamah, N. ., Suarta, I. N. ., Astawa, I. M. S. ., & Nurhasanah. (2023). Pengembangan Kegiatan Mozaik Untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Classroom Action Research, 5(1), 101–108. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i1.2644