Validasi E-Modul IPA Berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Literasi Sains Peserta Didik

Authors

Baiq Fitri Rahmayanti , Muntari , Yayuk Andayani

DOI:

10.29303/jcar.v5i2.4614

Published:

2023-08-24

Issue:

Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus 2023

Keywords:

E-Modul, SSI, Motivasi, Literasi Sains.

Articles

Downloads

How to Cite

Rahmayanti, B. F. ., Muntari, & Andayani, Y. . (2023). Validasi E-Modul IPA Berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Literasi Sains Peserta Didik. Journal of Classroom Action Research, 5(3), 293–299. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i2.4614

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Abstract

Tantangan revolusi industri 4.0 harus memiliki keterampilan abad 21 yaitu empat keterampilan yang dikenal dengan 4C. Pengembangan keterampilan berpikir kreatif dan berpikir kritis dan pemecahan masalah membutuhkan kemampuan literasi. Literasi sains peserta didik dapat disebabkan oleh, model pembelajaran yang digunakan guru, sarana dan prasarana pembelajaran, serta rendahnya motivasi belajar peserta didik. Upaya yang dapat dilakukan adalah mengembangkan bahan ajar berbasis elektronik, yaitu e-modul berbasis socio-scientific issue dengan pendekatan pembelajaran yang mengangkat topik sains yang bersifat kontroversial, dilematis dan tidak terstruktur.  Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan e-modul IPA berbasis SSI untuk meningkatkan motivasi belajar dan literasi sains yang layak untuk digunakan ditinjau dari kevalidan. Jenis penelitian ini ialah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Validasi e-modul melibatkan tiga validator ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi RPP memperoleh skor rata-rata 82 dengan kategori sangat valid, validasi e-modul berbasis SSI memperoleh skor rata-rata 80 dengan kategori sangat valid, validasi angket motivasi belajar memperoleh skor rata-rata 95 dengan kategori sangat valid, dan validasi tes literasi sains memperoleh skor rata-rata 79 dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil validasi tersebut e-modul berbasis SSI sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.

References

Basuki, A., Churiyah, M., Arief, M., & Dharma, B. A. Electronic Module Practices Development for Office Technology Course to Produce Advanced Administrative Teachers. In The Fifth Padang International Conference On Economics Education, Economics, Business and Management, Accounting and Entrepreneurship (PICEEBA-5 2020) (pp. 356-365): Atlantis Press; 2020.

Cohen, R., Zafrani, E., & Yarden, A. (2020). Science teachers as proponents of socio-scientific inquiry-based learning: From professional development to classroom enactment. Science Teacher Education for Responsible Citizenship: Towards a Pedagogy for Relevance through Socioscientific Issues, 117-132.

Fitriani, F., & Indriaturrahmi, I. (2020). Pengembangan e-modul sebagai Sumber Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X MAN 1 Lombok Tengah. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 4(1), 16-25.

Fraenkel, J., Wallen, N., & Hyun, H. How to Design and Evaluate Research in Education, 10e; 2019.

Gulo, A. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPA. Educativo: Jurnal Pendidikan. 2022; 1(1): 334-341.

Herawati, N. S. Pengembangan modul elektronik (e-modul) interaktif pada mata pelajaran kimia kelas XI IPA SMA. At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. 2020; 4(1): 57-69.

Israil, I. Implementasi model pembelajaran cooperative learning tipe STAD untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Kayangan. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran. 2019; 5(2): 117-123.

Izzatunnisa, I., Andayani, Y., & Hakim, A. Pengembangan LKPD berbasis pembelajaran penemuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik pada materi kimia SMA. Jurnal Pijar Mipa. 2019; 14(2): 49-54.

Kamaruddin, A. N. Pengembangan Elektronik Modul s (e-Modul) berbasis Socio Scientific Issue (SSI) Terintegrasi Flip PDF Corporate Edition pada Materi Biologi Kelas XI Sekolah Mengah Atas. Universitas Negeri Makassar. Universitas Negeri Makassar; 2021.

Kartika, I., Kurniasih, S., & Pursitasari, I. D. Pengembangan bahan ajar berbasis socio-scientific issues pada materi bioteknologi untuk meningkatkan literasi sains peseta didik. Journal of Science Education and Practice. 2019; 3(1): 1-12.

Kumalasani, K. & M. P. Digital Skill Guru Melalui E-Modul Sebagai Inovasi Bahan Ajar di Era Disrupsi 4.0. Jurnal Pendidikan Dasar. 2020; 1(1).

Lestari, E., Nulhakim, L., & Suryani, D. I. Pengembangan e-modul berbasis flip pdf professional tema global warming sebagai sumber belajar mandiri peserta didik kelas VII. PENDIPA Journal of Science Education. 2022; 6(2): 338-345.

Mahardika, H. C., Ismawati, R., & Rahayu, R. Penerapan LKPD berbantuan simulasi PhET untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif IPA peserta didik SMP. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika. 2022; 10(1): 61-70.

Pratiwi, I., Azizah, A., Akbar, S. Z. M., Pratama, R. A., & Sitepu, M. S. (2022). Pengembangan E-Modul Discon Berbasis Android (E-Modul Disroid) pada Materi Cahaya bagi Siswa Sekolah Dasar. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 4(3), 209-222.

Pratiwi, N., Wildan, W., Loka, I. N., & Muntari, M. (2021). Hubungan antara Penggunaan Fasilitas Belajar dengan Motivasi Belajar Kimia pada Era Wabah Covid-19. Chemistry Education Practice, 4(3), 281-286.

Queiruga-Dios, M. Ã., López-Iñesta, E., Diez-Ojeda, M., Sáiz-Manzanares, M. C., & Vazquez Dorrio, J. B. Citizen science for scientific literacy and the attainment of sustainable development goals in formal education. Sustainability. 2020; 12(10): 4283.

Rahayu, I. D., Permanasari, A., & Heliawati, L. (2022). The Effectiveness of Socioscientific Issue-Based Petroleum Materials Integrated with The Elsmawar Website on Students’ Scientific Literacy. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 3(2), 279-286.

Rahman, M. H., Latif, S., & Haerullah, A. Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Menggunakan Model Discovery Learning. Edukasi. 2022; 20(2): 218-230.

Raqiztya, F. A., & Agung, A. A. G. E-Modul Berbasis Pendidikan Karakter Sebagai Sumber Belajar IPA Siswa Kelas VII. Jurnal Edutech Undiksha. 2022; 10(1): 108-116.

Saraswati, S., & Linda, R. Development of Interactive E-Module Chemistry Magazine Based on Kvisoft Flipbook Maker for Thermochemistry Materials at Second Grade Senior High School. Journal of Science Learning. 2019; 3(1): 1-6.

Setyosari, P. (2013). Ranah Kognitif dalam Pembelajaran. Malang: Unmal.

Sutrisna, N. Analisis kemampuan literasi sains peserta didik SMA di Kota Sungai Penuh. Jurnal Inovasi Penelitian. 2021; 1(12): 2683-2694.

License

Copyright (c) 2023 Baiq Fitri Rahmayanti, Muntari, Yayuk Andayani

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

  • Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).